Teknologi Mengubah Cara Belajar, Guru Kini Jadi Inovator di Era Digital

Vania Rossa

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:19 WIB
Teknologi Mengubah Cara Belajar, Guru Kini Jadi Inovator di Era Digital
Diskusi bersama Pakar Pendidikan Itje Chodidjah. (dok. Mentari Group)
baca 10 detik
  • Mentari Group menyelenggarakan ajang Mentari National Awards for Educators 2026 di Jakarta untuk mengapresiasi guru inovatif.
  • Sebanyak 770 pendidik dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti seleksi, dan 20 orang terpilih sebagai penerima penghargaan.
  • Para pemenang memperoleh beasiswa S2, program peningkatan kompetensi selama satu tahun, serta total hadiah uang tunai.

Suara.com - Ruang belajar kini tidak lagi terbatas pada kelas dan papan tulis. Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), ikut mengubah cara pendidik menjalankan proses pembelajaran sekaligus memperluas ruang bagi guru untuk berbagi pengetahuan.

Perubahan tersebut membuat guru dituntut tidak hanya mampu menyampaikan materi, tetapi juga terus beradaptasi, menciptakan inovasi pembelajaran, dan memanfaatkan teknologi agar proses belajar tetap relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Hal inilah yang menjadi perhatian dalam Mentari National Awards for Educators (MNAE) 2026. Ajang apresiasi tersebut memberikan penghargaan kepada pendidik yang dinilai menunjukkan kepemimpinan, inovasi pembelajaran, serta pemanfaatan platform digital dalam pendidikan.

Tahun ini, sebanyak 770 pendidik dari 679 sekolah di 228 kota di Indonesia mengikuti MNAE 2026. Setelah melalui proses seleksi dan penjurian, sebanyak 20 pendidik terpilih sebagai penerima penghargaan dari tiga kategori.

Ketiga kategori tersebut adalah Mentari Leadership Awards untuk kepala sekolah visioner, Mentari Changemaker Awards bagi guru inovatif, serta Mentari Educreator Awards untuk guru yang memberikan dampak melalui pemanfaatan platform digital dalam bidang pendidikan.

Para pendidik terpilih berasal dari berbagai daerah, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Purwakarta, Medan, Riau, hingga Labuan Bajo.

Ketika Teknologi Mengubah Cara Guru Mengajar

Executive Director of Mentari Group, Natalina Rimba, mengatakan perkembangan teknologi dan AI turut mengubah kebutuhan dunia pendidikan. Kondisi tersebut membuat pendidik perlu terus mengembangkan kompetensi dan beradaptasi.

“Pendidikan saat ini tidak hanya berbicara tentang capaian akademik, tetapi juga karakter, kreativitas, kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi. Karena itu, Mentari Group berkomitmen untuk terus mendukung pendidik melalui inovasi, kolaborasi, dan berbagai program pengembangan agar dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi pendidikan Indonesia,” ujar Natalina.

baca juga

Menurut Pakar Pendidikan Itje Chodidjah, perubahan dalam pendidikan pada dasarnya berawal dari pendidik yang hadir dan bekerja langsung di ruang kelas.

Karena itu, apresiasi terhadap guru tidak semestinya berhenti pada pemberian penghargaan. Dukungan tersebut juga penting untuk mendorong guru terus berkembang, berinovasi, dan berbagi pengalaman dengan pendidik lainnya.

“Transformasi pendidikan pada akhirnya berawal dari pendidik yang hadir dan bekerja di ruang kelas. Mereka memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kompetensi, dan kesiapan generasi masa depan,” ujar Itje.

“Karena itu, apresiasi menjadi penting bukan sekadar sebagai penghargaan, tetapi sebagai bentuk dukungan agar para pendidik terus berkembang, berinovasi, dan saling menginspirasi,” lanjutnya.

Guru Punya Ruang Baru untuk Berbagi

Teknologi juga menghadirkan perubahan lain dalam dunia pendidikan. Pengetahuan yang sebelumnya hanya dibagikan di ruang kelas kini dapat menjangkau lebih banyak orang melalui berbagai platform digital.

Educreator dan Praktisi Pendidikan Galih Sulistyaningra melihat perkembangan tersebut sebagai peluang bagi guru untuk mengambil peran lebih luas sebagai educreator.

“Di era digital, ruang belajar tidak lagi terbatas pada ruang kelas. Setiap pendidik memiliki peluang untuk menjadi educreator, berbagi pengetahuan, dan menginspirasi lebih banyak orang melalui teknologi,” kata Galih.

Menurutnya, kemampuan berinovasi, beradaptasi, dan berbagi praktik baik menjadi hal penting bagi pendidik di tengah perubahan tersebut.

Dengan demikian, teknologi tidak sekadar menjadi alat bantu mengajar. Pemanfaatannya juga membuka kesempatan bagi guru untuk membagikan pengalaman dan praktik pembelajaran kepada masyarakat yang lebih luas.

Apresiasi yang Berlanjut ke Pengembangan Kompetensi

Upaya mendorong inovasi pendidik juga dilakukan melalui pengembangan kompetensi setelah penghargaan diberikan.

Sebanyak 20 penerima penghargaan MNAE 2026 mendapatkan kesempatan mengikuti program peningkatan kompetensi selama satu tahun melalui Mentari Teachers Academy (MTA).

Mereka juga berkesempatan memperoleh beasiswa S2 Manajemen Pendidikan melalui kolaborasi dengan Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Asia, Malang, dengan total nilai beasiswa mencapai Rp100 juta.

Selain itu, para penerima penghargaan mendapatkan plakat, sertifikat, serta total hadiah uang tunai senilai Rp60 juta.

Head of Marketing Communication Mentari Group Bunga Mega mengatakan MNAE 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ruang untuk memberikan apresiasi, tetapi juga memperkenalkan praktik baik yang telah dilakukan para pendidik.

“MNAE 2026 tidak hanya menjadi ruang untuk memberikan apresiasi, tetapi juga untuk mengangkat dan membagikan praktik baik para pendidik. Kami berharap apresiasi ini dapat mendorong semakin banyak pendidik untuk terus berinovasi dan menginspirasi ekosistem pendidikan di Indonesia,” ujar Bunga.

Pembahasan mengenai inovasi, kepemimpinan, dan pemanfaatan teknologi tersebut menjadi bagian dari media gathering “Celebrating Educators, Inspiring Change” yang digelar Mentari Group di Sotis Residence, Pejompongan, Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Rangkaian MNAE 2026 akan mencapai puncaknya melalui awarding ceremony pada 26 September 2026 di Fairmont Hotel, Jakarta.

Lebih dari sekadar penghargaan, rangkaian tersebut menunjukkan bahwa di tengah perubahan teknologi yang begitu cepat, peran guru tetap menjadi bagian penting dalam menentukan seperti apa pengalaman belajar generasi berikutnya. Bedanya, kini semakin banyak cara bagi guru untuk mengajar, berkreasi, sekaligus membagikan pengetahuan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum Siswa Makan MBG, Guru Kini Wajib Cicipi Terlebih Dahulu dan Bakal Digaji

Sebelum Siswa Makan MBG, Guru Kini Wajib Cicipi Terlebih Dahulu dan Bakal Digaji

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:24 WIB

Guru Honorer Cemas Nasibnya Usai 2026, DPR Janji Kawal Kepastian Status Mereka

Guru Honorer Cemas Nasibnya Usai 2026, DPR Janji Kawal Kepastian Status Mereka

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:28 WIB

Bertahap Selama 3 Tahun, Menkeu Purbaya Ungkap Skema Angkat Guru PPPK Jadi PNS

Bertahap Selama 3 Tahun, Menkeu Purbaya Ungkap Skema Angkat Guru PPPK Jadi PNS

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:56 WIB

Terkini

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 17:56 WIB

Sabun Apa yang Bisa Mencerahkan dan Memutihkan Badan? Ini 3 Pilihan Terjangkau

Sabun Apa yang Bisa Mencerahkan dan Memutihkan Badan? Ini 3 Pilihan Terjangkau

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 17:55 WIB

Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?

Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 17:50 WIB

Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga

Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 17:47 WIB

KMP Virgo Transport 8 Tenggelam, 107 Orang Selamat dan 6 Meninggal

KMP Virgo Transport 8 Tenggelam, 107 Orang Selamat dan 6 Meninggal

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 17:37 WIB

Bertabur Bintang! Kim Yeon Koung, Lee Junho, dan Kazuha Resmi Jadi Staf Baru di Kian's Bizarre B&B 2

Bertabur Bintang! Kim Yeon Koung, Lee Junho, dan Kazuha Resmi Jadi Staf Baru di Kian's Bizarre B&B 2

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 17:34 WIB

BRI Hadirkan Tiket Pertandingan Tribun Laga Kandang Hanya Rp1

BRI Hadirkan Tiket Pertandingan Tribun Laga Kandang Hanya Rp1

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 17:28 WIB

Dari The Changcuters hingga Doel Sumbang, Timeless Project Live Rayakan Warna Musik Bandung

Dari The Changcuters hingga Doel Sumbang, Timeless Project Live Rayakan Warna Musik Bandung

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 17:21 WIB

Bukan Hanya Romance: Bagaimana Trilogi 'Before' Memotret Realisme Hubungan

Bukan Hanya Romance: Bagaimana Trilogi 'Before' Memotret Realisme Hubungan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 17:20 WIB

Usaha dan Daya dalam Fisika: Pengertian, Rumus, dan Contoh Soalnya

Usaha dan Daya dalam Fisika: Pengertian, Rumus, dan Contoh Soalnya

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 17:05 WIB

×