Arti Kedutan Mata Berdasarkan Jam Kejadian Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Farah Nabilla

Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:10 WIB
Arti Kedutan Mata Berdasarkan Jam Kejadian Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?
Ilustras kedutan mata (Google Studio AI)
baca 10 detik
  • Dalam kepercayaan primbon Jawa, kedutan mata berdasarkan jam kejadian sering ditafsirkan sebagai pertanda datangnya kabar, rezeki, atau peristiwa tertentu.
  • Secara medis, kedutan mata atau myokymia disebabkan oleh kelelahan, kurang tidur, stres, konsumsi kafein, serta mata kering.
  • Kedutan mata sebaiknya dipahami sebagai warisan budaya tradisional dan memerlukan pemeriksaan dokter jika berlangsung terus-menerus serta mengganggu penglihatan.

Bagi pembaca yang mengalami kedutan pada jam tersebut, sebaiknya tafsir ini ditempatkan sebagai bagian dari pengetahuan budaya, bukan kepastian mengenai apa yang akan terjadi.

Penelitian mengenai primbon Jawa menunjukkan bahwa petung atau perhitungan dalam primbon merupakan bagian dari sistem pengetahuan tradisional dan kearifan lokal yang berkembang dari pengalaman serta pengamatan masyarakat.

5. Kedutan Mata Pukul 12.00–15.00
Dalam kepercayaan primbon, kedutan pada siang hari dapat dikaitkan dengan kabar, pertemuan, maupun perubahan dalam kehidupan seseorang.

Namun, dari sisi kesehatan, waktu terjadinya kedutan tidak menjadi parameter utama untuk menentukan penyebabnya. Faktor seperti aktivitas mata, kelelahan dan konsumsi stimulan justru lebih relevan secara medis.

6. Kedutan Mata Pukul 15.00–18.00
Kedutan pada sore hari juga dapat ditafsirkan sebagai sebuah pertanda dalam kepercayaan tradisional.

Jika kedutan muncul setelah seharian bekerja di depan komputer atau menggunakan ponsel, ada penjelasan yang lebih sederhana. Mata yang mengalami kelelahan dan stres dapat berkaitan dengan munculnya kedutan kelopak mata.

EyeWiki dari American Academy of Ophthalmology mencatat bahwa kecemasan, stres, kurang tidur dan penggunaan layar dalam waktu lama termasuk faktor yang dapat berkaitan dengan eyelid myokymia.

7. Kedutan Mata Pukul 18.00–21.00
Dalam tafsir tradisional, kedutan pada awal malam dapat dikaitkan dengan kabar atau pertemuan dengan orang tertentu.

Kepercayaan seperti ini merupakan bagian dari tradisi primbon yang masih dikenal masyarakat Jawa. Kajian akademik mengenai primbon menyebutkan bahwa primbon merupakan warisan pengetahuan lokal yang dahulu digunakan dalam berbagai aspek kehidupan dan ritual masyarakat Jawa.

baca juga

8. Kedutan Mata Pukul 21.00–00.00
Kedutan pada malam hari dapat kembali dikaitkan dengan pertanda tertentu berdasarkan kepercayaan masyarakat.

Namun, jika kedutan sering muncul ketika malam tiba, perhatikan juga pola tidur dan aktivitas sepanjang hari. Kurang tidur, kelelahan, stres dan konsumsi kafein merupakan pemicu yang lebih didukung oleh penjelasan medis.

Primbon sebaiknya dipahami sebagai bagian dari warisan pengetahuan tradisional Jawa. Kajian dalam jurnal Litera terhadap Kitab Primbon Betaljemur Adammakna menjelaskan bahwa petung dalam primbon tidak semata-mata dapat dipahami dari arti harfiahnya. Di dalamnya terdapat sistem kognisi dan konsep ilmu titen, yaitu pengetahuan yang berkembang melalui pengamatan berulang dan kemudian menjadi bagian dari kearifan lokal.

Kajian lain mengenai Kitab Primbon Betaljemur Adammakna juga menempatkan primbon sebagai bagian dari tradisi pengetahuan Jawa yang memuat ajaran mistik, praktik spiritual dan ramalan.

Dengan demikian, arti kedutan mata berdasarkan jam kejadian lebih tepat diposisikan sebagai tafsir budaya atau kepercayaan tradisional, bukan sebagai metode ilmiah untuk memprediksi masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arti Kupu-Kupu Masuk Rumah di Malam Hari, Benarkah Sebuah Pertanda?

Arti Kupu-Kupu Masuk Rumah di Malam Hari, Benarkah Sebuah Pertanda?

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Mimpi Sakit Pertanda Apa? Ternyata Tak Selalu Buruk, Ini Arti Tersembunyinya

Mimpi Sakit Pertanda Apa? Ternyata Tak Selalu Buruk, Ini Arti Tersembunyinya

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:58 WIB

Macam-Macam Arti Mimpi Sholat, Pertanda Apa? Ini Penjelasan Lengkapnya

Macam-Macam Arti Mimpi Sholat, Pertanda Apa? Ini Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Minggu, 17 Agustus 2025 | 17:00 WIB

Mpok Alpa Wafat di Hari Jumat, Benarkah Pertanda Baik? Ini Dalilnya dan Perdebatan Ulama

Mpok Alpa Wafat di Hari Jumat, Benarkah Pertanda Baik? Ini Dalilnya dan Perdebatan Ulama

Entertainment | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 14:17 WIB

Apa Arti Mimpi Gigi Copot? Diyakini akan Mendapat Kabar Buruk atau Kehilangan Orang Tersayang

Apa Arti Mimpi Gigi Copot? Diyakini akan Mendapat Kabar Buruk atau Kehilangan Orang Tersayang

Lifestyle | Kamis, 14 Agustus 2025 | 17:15 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×