- Brush makeup yang kotor dapat menjadi tempat menumpuknya sisa kosmetik, minyak, debu, dan kotoran sehingga berpotensi mengganggu hasil makeup serta kebersihan kulit.
- Mencuci brush secara rutin membantu menjaga kebersihan sekaligus kualitas bulu brush agar tidak cepat rusak, rontok, atau berubah bentuk.
- Artikel ini membahas cara membersihkan brush makeup yang benar serta jenis sabun yang dapat digunakan agar brush tetap awet.
Suara.com - Brush makeup yang sering digunakan bisa menjadi tempat menumpuknya sisa kosmetik, minyak, debu, dan kotoran jika tidak rutin dibersihkan.
Jika dibiarkan terlalu lama, alat makeup seperti brush yang kotor dapat mengganggu hasil riasan dan berpotensi membuat kulit terpapar kotoran yang menempel pada bulu brush.
Karena itu, mencuci brush makeup secara rutin menjadi salah satu bagian penting dalam merawat peralatan makeup.
Selain membuat brush tetap bersih, cara mencuci yang tepat juga membantu menjaga bulunya agar tidak cepat rusak, rontok, atau berubah bentuk.
Berikut akan dijelaskan cara membersihkan brush makeup yang benar. Kira-kira, brush sebaiknya dicuci menggunakan sabun apa ya biar awet?
Cara Membersihkan Brush Makeup, Dicuci Pakai Sabun Apa?

Menurut panduan dalam laman Avoskin dan Wardah, brush makeup bisa dicuci menggunakan sabun cair yang lembut, sampo bayi, atau brush cleanser khusus.
Setelah memilih pembersih, pastikan proses mencuci dilakukan secara lembut dan tidak membuat air masuk terlalu banyak ke bagian ferrule atau gagang brush.
Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam membersihkan brush makeup dari awal hingga akhir:
1. Basahi Bulu Brush
Mulailah dengan membasahi bulu brush menggunakan air mengalir. Wardah menyarankan menggunakan air hangat dan memastikan air tidak masuk ke bagian ferrule atau gagang karena bagian tersebut dapat menyimpan kelembapan dan berisiko merusak lem yang merekatkan bulu brush.
Air hangat juga dapat membantu meluruhkan sisa makeup yang menempel pada bulu brush. Avoskin turut menyarankan membasahi brush dengan air mengalir agar kotoran yang terangkat tidak kembali mengendap pada brush.
2. Gunakan Sabun Cair, Sampo Bayi, atau Brush Cleanser
Setelah bulu brush basah, tuangkan sedikit pembersih ke telapak tangan atau alat khusus seperti brush cleansing pad. Pilihan yang dapat digunakan antara lain sabun cair, sampo bayi, atau brush cleanser khusus.
Jika memiliki brush cleanser khusus, produk tersebut bisa menjadi pilihan praktis untuk membersihkan sisa makeup. Wardah juga menyarankan penggunaan sabun cair atau brush cleanser pada tahap ini.
3. Gosok dengan Gerakan Memutar secara Perlahan
Putar-putar kepala brush secara lembut pada telapak tangan atau alat pembersih untuk meluruhkan sisa makeup.
Laman Avoskin menyarankan gerakan memutar secara perlahan agar kotoran yang terperangkap di dalam bulu brush dapat terangkat.
Jika menggunakan brush egg atau alat pembersih sejenis, kamu bisa memanfaatkannya untuk membantu membersihkan bulu brush dengan lebih menyeluruh.
Namun, jika tidak memilikinya, telapak tangan tetap dapat digunakan selama proses dilakukan secara lembut.
4. Bilas sampai Tidak Ada Sisa Sabun dan Makeup
Setelah dirasa cukup bersih, bilas brush menggunakan air mengalir hingga busa dan sisa kotoran benar-benar hilang.
Jika masih terlihat sisa makeup pada bulu brush, ulangi proses pemberian pembersih dan gosok perlahan sampai brush bersih.
Pada tahap ini, hindari mengucek atau menarik bulu brush dengan kasar. Cara yang terlalu keras dapat membuat bulu mudah rontok dan bentuk brush berubah.

5. Keluarkan Sisa Air dengan Lembut
Setelah dibilas, tekan atau peras sisa air secara perlahan menggunakan jari, handuk bersih, atau tisu yang cukup kuat. Avoskin menyarankan menekan bulu brush dengan lembut untuk mengeluarkan air, bukan menguceknya.
Wardah juga menyarankan menepuk-nepuk bulu brush menggunakan handuk bersih dan kering hingga tidak ada air yang menetes. Hindari menarik bulu karena tindakan tersebut dapat membuatnya mudah lepas.
6. Keringkan Brush dengan Posisi yang Tepat
Setelah dicuci, jangan langsung menyimpan brush dalam kondisi lembap. Letakkan brush secara horizontal di atas handuk bersih dengan bagian bulu sedikit menggantung di tepi permukaan agar sirkulasi udara tetap baik.
Hindari mengeringkan brush dalam posisi tegak dengan bulu berada di atas karena air dapat mengalir ke bagian gagang dan berpotensi merusak lem yang merekatkan bulu.
7. Hindari Hair Dryer dan Sinar Matahari Langsung
Meskipun menggunakan hair dryer atau menjemur brush di bawah sinar matahari langsung dapat membuatnya cepat kering, cara tersebut sebaiknya dihindari.
Keterangan di laman Wardah menyebut panas dapat membuat bulu brush menjadi kaku, kasar, bahkan berisiko rusak, terutama jika bulunya terbuat dari bahan sintetis.
Sebaiknya biarkan brush mengering secara alami di tempat yang sejuk dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
Pastikan brush benar-benar kering sebelum disimpan agar tidak menjadi tempat berkembangnya bakteri atau jamur.
8. Cuci Brush Secara Rutin
Frekuensi mencuci brush dapat disesuaikan dengan jenis produk dan seberapa sering brush digunakan.
Menurut panduan Wardah, brush yang digunakan untuk produk cair atau krim seperti foundation dan concealer dibersihkan setidaknya seminggu sekali, sedangkan brush untuk produk bubuk dapat dicuci setiap satu hingga dua minggu.
Jika memiliki kulit sensitif, berminyak, atau sedang berjerawat, frekuensi mencuci dapat dibuat lebih sering, misalnya setiap dua hingga tiga hari.
Dengan membersihkan brush secara rutin dan menggunakan teknik yang lembut, peralatan makeup dapat tetap bersih sekaligus lebih awet digunakan.