Feng Shui Agar Uang yang Masuk Tidak Cepat Habis, Coba 7 Cara Ini di Rumah

Farah Nabilla

Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:43 WIB
Feng Shui Agar Uang yang Masuk Tidak Cepat Habis, Coba 7 Cara Ini di Rumah
ilustrasi uang (magnific/stockking)
baca 10 detik
  • Tradisi Feng Shui asal Tiongkok digunakan untuk menata lingkungan tempat tinggal, aliran qi, serta keserasian arsitektur.
  • Penerapan Feng Shui di rumah mencakup pembersihan pintu masuk, kerapian dompet, penataan dapur, dan kelancaran sirkulasi udara.
  • Praktik penataan ruang tersebut merupakan warisan budaya dan bukan metode ilmiah atau jaminan finansial untuk mencegah keuangan habis.

Ini bukan berarti kondisi dompet secara langsung menentukan jumlah uang seseorang. Namun, kebiasaan tersebut dapat menjadi pengingat visual untuk memperlakukan uang secara lebih teratur.

4. Jangan Menumpuk Barang Rusak di Rumah
Barang rusak yang dibiarkan menumpuk bisa membuat ruangan terlihat sesak dan tidak terawat.

Dalam penerapan Feng Shui berbasis form, keserasian antara bentuk bangunan, lingkungan, dan tata ruang merupakan bagian penting. Penelitian dari Universitas Gadjah Mada juga menjelaskan bahwa Feng Shui tidak semata-mata berkaitan dengan formula atau perhitungan, tetapi turut menekankan aspek bentuk dan keserasian dengan lingkungan.

Karena itu, singkirkan barang yang benar-benar sudah tidak dapat digunakan. Barang yang masih bisa diperbaiki sebaiknya segera diperbaiki agar tidak menjadi tumpukan.

5. Jaga Area Dapur Tetap Bersih
Dapur juga dapat menjadi perhatian ketika menerapkan Feng Shui di rumah.

Dalam tradisi Feng Shui, dapur sering dikaitkan dengan aspek kesejahteraan dan kehidupan rumah tangga. Karena itu, menjaga kompor, meja dapur, tempat penyimpanan makanan, dan area sekitar wastafel tetap bersih dapat menjadi bagian dari penataan.

Selain alasan Feng Shui, dapur yang bersih tentu lebih nyaman dan mudah digunakan.

Hindari pula membiarkan makanan basi, tempat sampah penuh, atau peralatan dapur rusak menumpuk terlalu lama.

6. Atur Kamar agar Tidak Terlalu Penuh
Kamar tidur sebaiknya menjadi ruang yang tenang dan nyaman. Jangan memenuhi kamar dengan terlalu banyak barang, terutama benda yang tidak lagi digunakan.

baca juga

Kajian mengenai Feng Shui modern menemukan bahwa sejumlah prinsipnya dapat dikaitkan dengan aspek fungsional desain, termasuk tata ruang dan kenyamanan lingkungan.

Dalam konteks "uang tidak cepat habis", kamar yang rapi juga dapat membantu menciptakan suasana yang lebih teratur. Dengan demikian, penerapan Feng Shui dapat diposisikan sebagai bagian dari kebiasaan menata lingkungan, bukan sebagai jaminan finansial.

7. Sisakan Ruang untuk Sirkulasi
Jangan membuat seluruh ruangan penuh dengan furnitur.

Dalam Feng Shui, hubungan antara bangunan dan lingkungan merupakan salah satu perhatian utama. Penelitian mengenai arsitektur Feng Shui menunjukkan bahwa konsep tersebut secara historis berkaitan dengan cara manusia menyesuaikan tempat tinggal dengan kondisi alam dan lingkungan.

Karena itu, sisakan ruang untuk bergerak dan pastikan jalur antarruang tidak terlalu sempit.

Rumah yang memiliki sirkulasi baik juga lebih mudah dirawat dan digunakan sehari-hari.

Feng Shui Bukan Jaminan Uang Tidak Akan Habis

Penting dipahami bahwa Feng Shui tidak terbukti secara ilmiah dapat membuat seseorang menjadi kaya atau menjamin uang tidak akan habis.

Sejumlah penelitian akademik membahas Feng Shui terutama sebagai tradisi penataan lingkungan dan arsitektur. Misalnya, studi dalam jurnal Building and Environment menjelaskan Feng Shui sebagai sistem tradisional yang berkaitan dengan lingkungan binaan, sementara penelitian lain membandingkan prinsip Feng Shui dengan praktik tata ruang dan desain arsitektur.

Bahkan penelitian yang lebih baru mengenai rumah tradisional Tiongkok menggunakan pendekatan komputasional untuk mengkaji bagaimana prinsip Feng Shui diterapkan pada orientasi, ukuran ruang, dan dimensi bangunan. Studi tersebut tetap menempatkan Feng Shui dalam konteks tradisi dan warisan arsitektur.

Dengan demikian, tips Feng Shui agar uang tidak cepat habis lebih tepat dipahami sebagai praktik budaya dan penataan ruang, bukan metode investasi atau strategi keuangan.

Jika ingin benar-benar menjaga uang agar tidak cepat habis, penerapannya dapat dipadukan dengan kebiasaan finansial yang nyata, seperti membuat anggaran bulanan, mencatat pengeluaran, menyiapkan dana darurat, dan menetapkan batas belanja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teras Rumah Jadi Kunci Sukses dan Kaya, Begini Cara Mengaturnya Menurut Feng Shui

Teras Rumah Jadi Kunci Sukses dan Kaya, Begini Cara Mengaturnya Menurut Feng Shui

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Mulai September, BI Hilangkan Insentif Bank yang Kebanyakan Pegang Surat Berharga

Mulai September, BI Hilangkan Insentif Bank yang Kebanyakan Pegang Surat Berharga

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Feng Shui Meja Kerja Membelakangi Pintu, Apakah Bikin Rezeki Seret? Cek Faktanya di Sini

Feng Shui Meja Kerja Membelakangi Pintu, Apakah Bikin Rezeki Seret? Cek Faktanya di Sini

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Rumah Tusuk Sate Seperti Apa? Ini Tips Feng Shui agar Tidak Membawa Sial

Rumah Tusuk Sate Seperti Apa? Ini Tips Feng Shui agar Tidak Membawa Sial

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 10:10 WIB

7 Dekorasi Dinding yang Baik untuk Energi Positif di Ruang Tamu Menurut Feng Shui

7 Dekorasi Dinding yang Baik untuk Energi Positif di Ruang Tamu Menurut Feng Shui

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Terkini

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

×