Apa Penyebab Rem Hidrolik Sepeda Gunung Blong? Ini 8 Cara Bleeding

Ruth Meliana

Kamis, 03 September 2026 | 11:35 WIB
Apa Penyebab Rem Hidrolik Sepeda Gunung Blong? Ini 8 Cara Bleeding
ilustrasi sepeda gunung (magnific)
baca 10 detik
  • Rem hidrolik sepeda gunung dapat mengalami blong akibat udara, minyak terkontaminasi, kebocoran, atau keausan komponen.
  • Proses bleeding dilakukan untuk mengeluarkan udara dan mengganti minyak rem agar sistem pengereman berfungsi optimal.
  • Perawatan berkala dan penggantian minyak rem setiap satu hingga dua tahun mencegah kerusakan sistem pengereman.

5. Overheating berulang

Penggunaan rem secara terus-menerus di turunan panjang membuat sistem panas ekstrem. Panas berlebih bisa merusak seal dan menurunkan performa minyak rem secara permanen.

6. Kesalahan saat bleeding sebelumnya

Proses bleeding yang tidak sempurna meninggalkan sisa udara di dalam sistem. Banyak rider yang mencoba bleeding sendiri tanpa peralatan lengkap justru memperparah kondisi.

Cara Bleeding Rem Hidrolik Sepeda Gunung

Ilustrasi sepeda gunung (Freepik)
Ilustrasi sepeda gunung (Freepik)

 

Bleeding adalah proses mengeluarkan udara dan mengganti minyak rem agar sistem kembali tertutup sempurna.

Berikut langkah-langkah umum yang bisa dilakukan:

Siapkan peralatan: minyak rem yang sesuai (mineral oil untuk Shimano, DOT untuk SRAM), bleed kit, kunci pas, kain bersih, dan sarung tangan.

  1. Pasang sepeda pada stand agar roda depan dan belakang bebas bergerak.
  2. Lepas kampas rem dan pasang bleed block agar piston tidak keluar terlalu jauh.
  3. Buka baut bleed di kaliper dan sambungkan selang bleed kit.
  4. Tekan tuas rem beberapa kali sambil membuka baut bleed secara perlahan hingga gelembung udara keluar.
  5. Isi reservoir tuas dengan minyak baru secara bertahap sambil terus menekan tuas.
  6. Setelah tidak ada lagi gelembung, kencangkan baut bleed dan bersihkan sisa minyak.
  7. Pasang kembali kampas, putar roda, dan uji tuas rem. Pastikan terasa padat dan responsif.
  8. Lakukan proses ini dengan sabar dan di tempat yang bersih. Jika Anda kurang yakin, serahkan kepada teknisi berpengalaman agar hasilnya maksimal.

Tips Merawat Rem Hidrolik Agar Tidak Cepat Blong

Ilustrasi sepeda gunung (Magnific/rawpixel.com)
Ilustrasi sepeda gunung (Magnific/rawpixel.com)

 

  • Ganti minyak rem secara berkala setiap 1–2 tahun atau setelah pemakaian intensif.
  • Hindari menyentuh rotor dan kampas dengan tangan kosong agar tidak terkontaminasi oli.
  • Periksa secara rutin apakah ada kebocoran di sekitar hose dan sambungan.
  • Jangan biarkan tuas rem tertekan dalam waktu lama saat sepeda disimpan.
  • Setelah riding di jalur basah atau berlumpur, bersihkan area kaliper dan rotor.

Rem hidrolik yang terawat dengan baik akan memberikan rasa percaya diri tinggi saat menuruni tanjakan curam atau melewati trail teknis. Dengan memahami penyebab blong dan menguasai cara bleeding, Anda bisa menjaga performa sepeda gunung tetap optimal dalam jangka panjang.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Groupset Shimano untuk Sepeda Gunung, dari Level Rendah hingga Tertinggi

Mengenal Groupset Shimano untuk Sepeda Gunung, dari Level Rendah hingga Tertinggi

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 14:38 WIB

Mending Groupset Shimano atau SRAM? Kenali Bedanya Sebelum Merakit Sepeda

Mending Groupset Shimano atau SRAM? Kenali Bedanya Sebelum Merakit Sepeda

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 10:40 WIB

8 Cara Mencuci Sepeda Gunung yang Benar agar Komponen Awet dan Performa Maksimal

8 Cara Mencuci Sepeda Gunung yang Benar agar Komponen Awet dan Performa Maksimal

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Terkini

Berawal dari Bullying, Kuasa Hukum Beberkan Penyebab Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe

Berawal dari Bullying, Kuasa Hukum Beberkan Penyebab Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:12 WIB

Danantara Masih Janji Terus Keluarkan Laporan Keuangan

Danantara Masih Janji Terus Keluarkan Laporan Keuangan

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:07 WIB

Urutan Skincare Wardah Renew You Pagi dan Malam untuk Merawat Tanda Penuaan Kulit

Urutan Skincare Wardah Renew You Pagi dan Malam untuk Merawat Tanda Penuaan Kulit

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Pertamina NRE, Kodaeral III, dan Lumitech Daya Nusantara Studi Pengembangan Energi Terbarukan

Pertamina NRE, Kodaeral III, dan Lumitech Daya Nusantara Studi Pengembangan Energi Terbarukan

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:03 WIB

Terlalu Sering Baca Review Sebelum Belanja Bikin Kita Kena Krisis Insting, Benarkah?

Terlalu Sering Baca Review Sebelum Belanja Bikin Kita Kena Krisis Insting, Benarkah?

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:01 WIB

Tak Cuma Berpikir Positif, Pentingnya Mengamati Pola Hidup di Buku 59 Detik

Tak Cuma Berpikir Positif, Pentingnya Mengamati Pola Hidup di Buku 59 Detik

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:00 WIB

IHSG Babak Belur Dihantam MSCI, Prabowo Mendadak Panggil Bos OJK ke Istana

IHSG Babak Belur Dihantam MSCI, Prabowo Mendadak Panggil Bos OJK ke Istana

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:59 WIB

Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran, Ini Kasus Korupsi yang Dinilai Berdampak pada HAM

Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran, Ini Kasus Korupsi yang Dinilai Berdampak pada HAM

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:58 WIB

Kawasan Kumuh Anak Kali Krukut Bakal Ditata Mulai 2027

Kawasan Kumuh Anak Kali Krukut Bakal Ditata Mulai 2027

Foto | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Misi Dagang Jatim-Aceh Dipimpin Khofifah, Transaksi Tembus Rp1,218 Triliun

Misi Dagang Jatim-Aceh Dipimpin Khofifah, Transaksi Tembus Rp1,218 Triliun

Jatim | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:50 WIB

×