- Memasukkan makanan panas langsung ke kulkas membuat kompresor bekerja lebih keras dan meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri.
- Makanan yang baru dimasak harus didinginkan terlebih dahulu di suhu ruang sebelum disimpan untuk menjaga kestabilan suhu.
- Proses penyimpanan yang benar meliputi penggunaan wadah kedap udara, penataan sesuai jenis, dan menghindari kulkas penuh.
Langkah ini membantu mengurangi beban sistem pendingin sekaligus mencegah perubahan suhu yang terlalu besar di dalam kulkas.
2. Gunakan wadah yang sesuai
Simpan makanan dalam wadah tertutup atau kedap udara agar aroma tidak mudah menyebar dan kondisi makanan lebih terlindungi dari perubahan suhu di dalam kulkas.
Wadah tertutup juga membantu menjaga makanan tetap higienis serta mengurangi kemungkinan makanan lain terkontaminasi.
3. Tempatkan makanan sesuai jenisnya
Penataan makanan berdasarkan jenis dapat membantu menjaga kebersihan sekaligus mengurangi risiko kontaminasi silang.
Daging mentah, misalnya, sebaiknya ditempatkan pada bagian yang lebih dingin, sedangkan makanan siap makan dapat diletakkan di rak atas atau tengah agar tidak mudah terkena cairan dari bahan makanan mentah.
4. Beri label pada wadah
Tambahkan label berupa tanggal penyimpanan pada wadah makanan agar Anda dapat mengetahui kapan makanan tersebut disimpan dan lebih mudah menentukan batas waktu konsumsinya.
Kebiasaan sederhana ini juga membantu mencegah makanan terlalu lama berada di dalam kulkas tanpa diperiksa.
5. Jangan memenuhi kulkas secara berlebihan
Kulkas yang terlalu penuh dapat menghambat sirkulasi udara sehingga proses pendinginan tidak berlangsung secara optimal.
Berikan ruang yang cukup di antara makanan dan wadah agar udara dingin dapat bergerak dengan lebih leluasa.