- Suhu kulkas perlu dipertahankan pada 4 derajat Celsius untuk menjaga kesegaran cabai serta bumbu dapur yang mudah rusak.
- Cabai serta rempah segar tidak boleh dicuci sebelum disimpan demi mencegah kelembapan berlebih yang memicu pertumbuhan jamur.
- Bawang merah dan bawang putih utuh sebaiknya disimpan pada tempat kering bersirkulasi udara baik tanpa harus masuk kulkas.
FDA merekomendasikan bahan makanan yang disimpan di kulkas ditempatkan dalam wadah tertutup atau kantong penyimpanan yang tersegel untuk membantu melindungi makanan.
5. Pisahkan cabai yang sudah mulai rusak
Periksa persediaan cabai secara berkala. Jika menemukan satu cabai yang sudah lembek, berlendir, berjamur, atau membusuk, segera pisahkan dari cabai lainnya.
Jangan menunggu sampai seluruh cabai ikut rusak. Bahan yang sudah menunjukkan tanda pembusukan sebaiknya dibuang.
FDA menyebut makanan yang terlihat atau berbau mencurigakan sebaiknya dibuang, sementara bahan yang sudah berjamur juga sebaiknya tidak dikonsumsi.
6. Simpan bawang putih, bawang merah, dan bumbu umbi dengan cara berbeda
Tidak semua bumbu dapur cocok diperlakukan sama seperti cabai.
Bawang putih dan bawang merah yang masih utuh dan kering umumnya lebih baik disimpan di tempat yang kering dan memiliki sirkulasi udara baik, bukan otomatis dimasukkan ke kulkas.
USDA Food and Nutrition Administration mencantumkan dry onions atau bawang kering sebagai bahan yang tidak perlu didinginkan dan dapat disimpan pada tempat kering bersuhu sekitar 60–70°F.
Sementara itu, bumbu seperti jahe, kunyit, atau lengkuas dapat disimpan dalam kulkas jika ingin mempertahankan kualitasnya lebih lama. Pastikan bahan tidak dalam kondisi basah ketika dimasukkan ke wadah.
7. Daun bawang dan bumbu segar membutuhkan perhatian ekstra
Bumbu dapur berupa daun seperti daun bawang, seledri, daun ketumbar, atau rempah segar lebih mudah kehilangan kesegarannya.
Simpan dalam kondisi bersih dan kering menggunakan wadah yang sesuai. Jangan membiarkan daun terendam air selama penyimpanan karena kelembapan berlebih dapat membuatnya cepat berlendir dan membusuk.
FDA secara khusus merekomendasikan penyimpanan sayuran yang mudah rusak seperti herbs atau tanaman herbal segar di dalam kulkas pada suhu 40°F atau lebih rendah.
8. Jangan mencampur bumbu segar dengan bahan yang mudah mencemari
Simpan cabai dan bumbu dapur pada area yang bersih dan jauh dari daging, ayam, atau seafood mentah.
FDA menyarankan buah dan sayuran dipisahkan dari daging, unggas, dan seafood mentah untuk mengurangi risiko kontaminasi silang.
Karena itu, sebaiknya jangan meletakkan cabai atau bumbu segar tanpa wadah di rak kulkas yang sama dengan bahan mentah yang berpotensi meneteskan cairan.
9. Bersihkan kulkas secara rutin
Kulkas yang kotor juga dapat menjadi salah satu penyebab bahan makanan lebih cepat mengalami masalah.
Segera bersihkan tumpahan makanan dan lakukan pembersihan bagian dalam kulkas secara rutin. FDA juga merekomendasikan membersihkan kulkas secara berkala dan segera mengelap tumpahan makanan.
Sebelum menyimpan cabai dan bumbu baru, periksa juga bahan lama agar tidak ada bahan yang sudah membusuk dan terlupakan di dalam kulkas.
10. Jangan mencuci bumbu dengan sabun
Meski ingin memastikan bahan benar-benar bersih, jangan mencuci cabai atau sayuran menggunakan sabun, deterjen, maupun cairan pembersih rumah tangga.
FDA merekomendasikan mencuci buah dan sayuran menggunakan air mengalir, bukan sabun atau deterjen. Setelah dicuci, bahan sebaiknya dikeringkan sebelum digunakan atau disimpan.
Berapa lama cabai bisa disimpan di kulkas?
Lama penyimpanan cabai sangat bergantung pada jenis, tingkat kematangan, kondisi saat dibeli, suhu, dan kelembapan penyimpanan.
Sebagai gambaran, data USDA mengenai penyimpanan paprika dan cabai segar menyebut cabai segar dapat bertahan sekitar 2–3 minggu pada suhu sekitar 7°C dengan kelembapan relatif 90–95%, meski kondisi penyimpanan rumah tangga dapat berbeda. USDA juga mencatat cabai rentan mengalami chilling injury jika disimpan di bawah 7°C terlalu lama, yang dapat menyebabkan perubahan tekstur, bercak, dan pembusukan.
Artinya, memasukkan cabai ke kulkas bukan berarti cabai otomatis akan awet tanpa batas. Kondisi bahan dan pengaturan suhu kulkas tetap berpengaruh.
Dengan cara tersebut, cara menyimpan cabai dan bumbu dapur di kulkas tidak sekadar memasukkan semua bahan ke dalam lemari pendingin. Mengontrol kelembapan, menjaga kebersihan, memilih wadah yang tepat, dan memisahkan bahan berdasarkan jenisnya justru menjadi kunci agar stok bumbu tetap segar dan tidak cepat terbuang.