- Hyaluronic acid adalah humektan yang menarik dan mempertahankan air guna memberikan hidrasi instan pada kulit.
- Ceramide merupakan lipid alami pelindung kulit yang berfungsi mengunci kelembapan serta memperkuat struktur skin barrier.
- Ceramide lebih unggul dalam memperbaiki skin barrier rusak, namun keduanya bisa dipakai bersamaan untuk hasil optimal.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa ceramide berperan penting menjaga kelembapan yang dibawa oleh humektan seperti hyaluronic acid. Tanpa dukungan ceramide, air yang ditarik oleh hyaluronic acid berisiko cepat menguap kembali.
Mana yang Lebih Cocok untuk Atasi Skin Barrier Rusak?
Jika tujuan utama adalah mengatasi skin barrier yang rusak, ceramide lebih cocok dibandingkan hyaluronic acid.
Pasalnya, ceramide merupakan lipid yang secara alami menjadi bagian dari skin barrier dan berperan membantu mempertahankan kelembapan sekaligus melindungi kulit dari faktor eksternal.
Ketika skin barrier terganggu, kulit biasanya lebih mudah kehilangan air sehingga terasa kering, kasar, perih, atau sensitif. Penggunaan skincare dengan kandungan ceramide dapat membantu mendukung fungsi pelindung kulit dan mengurangi kehilangan kelembapan.
Meski begitu, bukan berarti harus memilih salah satu. Ceramide dan hyaluronic acid dapat digunakan secara bersamaan untuk memberikan manfaat yang saling melengkapi. Hyaluronic acid membantu menghidrasi kulit, sedangkan ceramide membantu mempertahankan kelembapan dan mendukung skin barrier.