- Hyaluronic acid adalah humektan yang menarik dan mempertahankan air guna memberikan hidrasi instan pada kulit.
- Ceramide merupakan lipid alami pelindung kulit yang berfungsi mengunci kelembapan serta memperkuat struktur skin barrier.
- Ceramide lebih unggul dalam memperbaiki skin barrier rusak, namun keduanya bisa dipakai bersamaan untuk hasil optimal.
Suara.com - Hyaluronic acid dan ceramide menjadi dua kandungan paling populer di dunia skincare untuk memberikan maupun menjaga kelembapan kulit wajah.
Keduanya sama-sama dikenal mampu membantu mengatasi kulit kering, tetapi sebenarnya memiliki cara kerja dan manfaat yang berbeda. Pertanyaannya, mana yang lebih baik dalam memperbaiki skin barrier?
Saat skin barrier rusak, kulit bisa terasa kering, kencang seperti ditarik, perih, hingga tampak kemerahan.
Mari kita simak kegunaan dan cara kerja kedua kandungan dalam artikel berikut.
Apa Itu Hyaluronic Acid?
Hyaluronic acid (HA) merupakan humektan yang bekerja dengan menarik dan mempertahankan air di kulit.
Menurut laman Clinikally, bahan ini dapat menahan air hingga 1.000 kali beratnya sehingga membantu memberikan hidrasi sekaligus membuat kulit terlihat lebih plump.
Karena teksturnya cenderung ringan, hyaluronic acid cocok untuk berbagai jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan kombinasi. Kandungan ini dapat membantu memberikan kelembapan tanpa menambahkan minyak berlebih pada kulit.
Apa Itu Ceramide?
Berbeda dengan hyaluronic acid, ceramide merupakan jenis lipid yang secara alami terdapat pada lapisan terluar kulit. Kandungan ini berperan penting dalam membentuk dan mempertahankan skin barrier.
Ceramide membantu mengunci kelembapan sekaligus melindungi kulit dari berbagai faktor eksternal. Ketika skin barrier mengalami kerusakan, kulit dapat menjadi lebih kering, sensitif, dan mudah mengalami iritasi.
Oleh sebab itu, ceramide sangat cocok untuk pemilik kulit kering, sensitif, atau yang sedang mengalami masalah pada skin barrier.
Cara Kerja Hyaluronic Acid vs Ceramide
Hyaluronic acid merupakan jenis humektan yang bekerja menyerap dan menarik kelembapan dari lingkungan sekitar atau lapisan kulit dalam menuju permukaan wajah.
Bahan ini mampu mengikat air hingga seribu kali berat molekulnya sendiri untuk memberikan hidrasi instan secara menyeluruh.
"Terutama menghidrasi kulit untuk efek mengenyalkan secara instan, serta menyamarkan garis-garis halus," demikian dikutip dari laman Clinikally.
Di sisi lain, ceramide adalah jenis lipid atau lemak alami yang menyusun struktur pertahanan kulit (skin barrier). Cara kerjanya fokus memperkuat lapisan pelindung serta mengunci kelembapan agar air di dalam jaringan kulit tidak mudah menguap ke udara.
"Ceramide adalah lipid alami yang terdapat pada lapisan terluar kulit. Zat ini membentuk lapisan pelindung yang mengunci kelembapan sekaligus mencegah masuknya iritan, polutan, dan faktor pemicu stres dari lingkungan," terang laman Clinikally.