- Sebanyak 400 pelajar dari 61 sekolah dan universitas mengikuti AYIMUN Bandung Chapter 2026 di Hotel Holiday Inn Bandung Pasteur pada 29–30 Agustus 2026.
- Para peserta melakukan simulasi sidang PBB untuk membahas isu pencucian uang, keamanan anak, serta perlindungan lingkungan dan ekonomi.
- Kegiatan tersebut bertujuan melatih kemampuan bernegosiasi, kepemimpinan, berpikir kritis, serta kerja sama dalam menghadapi berbagai persoalan global.
Hal senada disampaikan perwakilan United Nations Indonesia, Diandra Pratami, Economist di Resident Coordinator’s Office of the United Nations Indonesia. Menurutnya, anak muda memiliki posisi penting dalam menentukan arah pembangunan.
“Anak muda bukan hanya penerima manfaat dari pembangunan, tetapi juga merupakan bagian penting dari mereka yang membentuk masa depan. Karena itu, keterlibatan anak muda dalam berbagai isu pembangunan menjadi sangat penting,” jelas Diandra.
Bandung sendiri memiliki sejarah panjang dalam diplomasi internasional. Kota tersebut menjadi tempat berlangsungnya Konferensi Asia-Afrika 1955 yang menjadi simbol kerja sama negara-negara berkembang.
Semangat tersebut kembali terasa ketika ratusan anak muda berkumpul dan mendiskusikan persoalan global dari perspektif mereka.
Diandra menyebut tiga fokus utama PBB di Indonesia, yakni human development; nature, decarbonization and resilience; serta economic and digital transformation.
Berbagai fokus tersebut kemudian diterjemahkan melalui program yang melibatkan generasi muda dalam aksi iklim, transformasi digital, ekonomi kreatif, kewirausahaan, olahraga, pertanian, hingga kepemimpinan.
Sementara itu, Fuel Terminal Manager PT Pertamina (Persero) Afifah Rahmawati mengingatkan bahwa mempersiapkan masa depan bukan hanya berbicara mengenai teknologi dan pertumbuhan ekonomi. Ada nilai dan identitas yang juga perlu dijaga.
“Memastikan masa depan bukan hanya tentang melindungi masa depan. Ini adalah tentang memahami siapa diri kita hari ini, apa yang kita hargai, dan apa yang bersedia kita lindungi untuk generasi yang akan datang,” tuturnya.
AYIMUN Bandung Chapter 2026 menjadi salah satu contoh bagaimana pengalaman internasional dapat dimanfaatkan sebagai ruang belajar yang lebih luas.