- Kipas angin model AC atau air cooler dari merek resmi seperti Kris, Krisbow, dan Sharp menjadi alternatif pendingin ruangan tanpa instalasi permanen.
- Air cooler menggunakan air dan sistem penguapan untuk memberikan hembusan sejuk yang berbeda dari AC sungguhan dengan sistem refrigerasi.
- Konsumen dapat memilih berbagai model air cooler dan kipas angin pintar sesuai kapasitas tangki air, fitur, serta kebutuhan sirkulasi udara ruangan.
Suara.com - Kipas angin model AC semakin banyak dipilih sebagai alternatif pendingin ruangan karena mampu menghasilkan hembusan yang terasa lebih sejuk dibandingkan kipas angin biasa, tetapi umumnya tidak membutuhkan instalasi permanen seperti AC.
Namun, perlu dipahami bahwa istilah kipas angin model AC di pasaran bisa merujuk pada air cooler atau evaporative cooler, bukan AC sungguhan. Air cooler memanfaatkan air untuk membantu proses pendinginan melalui penguapan, sehingga hasilnya tetap berbeda dengan AC yang menggunakan sistem refrigerasi.
Jika mencari produk dari merek resmi dan cukup dikenal, Kris, Krisbow, dan Sharp bisa masuk daftar pertimbangan. Rekomendasi resmi ini patut jadi pertimbangan mengingat saat ini banyak sekali kipas angin model AC rakitan yang tidak resmi dari brand dan beredar di pasaran.
Berikut beberapa model yang dapat dipilih sesuai kebutuhan.
1. Kris 8 Ltr Evaporative Air Cooler 513 CMH

Kris 8 Ltr Evaporative Air Cooler 513 CMH dapat menjadi pilihan untuk pengguna yang membutuhkan perangkat penyejuk berukuran relatif ringkas.
Produk ini menggunakan tangki air berkapasitas 8 liter dan memiliki kemampuan aliran udara hingga 513 CMH. Kris juga menyematkan fungsi humidifier dan ionizer pada produk tersebut.
Dengan konsep evaporative cooling, perangkat ini lebih tepat disebut air cooler daripada AC portable. Artinya, udara yang dihasilkan terasa lebih sejuk melalui proses penguapan air, bukan melalui refrigeran seperti AC.
2. Krisbow Sync 30 Ltr Smart Air Cooler

Jika membutuhkan kapasitas air yang jauh lebih besar, Krisbow Sync 30 Ltr Smart Air Cooler bisa menjadi pilihan menarik.
Sesuai namanya, perangkat ini mempunyai tangki air berkapasitas 30 liter dan mampu menghasilkan aliran udara hingga 2.400 CMH. Daya yang tercantum pada halaman produk adalah 120 watt.
Kapasitas tangki besar membuat pengguna tidak perlu terlalu sering mengisi air. Produk ini juga dirancang portable dengan roda sehingga lebih mudah dipindahkan.
Selain itu, tersedia beberapa pilihan mode angin seperti normal, natural, dan sleep, sehingga pengguna dapat menyesuaikannya dengan kondisi ruangan.
3. Krisbow Sync Smart Kipas Angin Berdiri WiFi

Bagi pengguna yang lebih mengutamakan kipas angin pintar daripada air cooler, Krisbow Sync Smart Kipas Angin Berdiri WiFi dapat dipertimbangkan.
Berbeda dari air cooler, kipas angin jenis ini tidak ditujukan untuk menghasilkan pendinginan melalui air. Keunggulannya lebih pada kemudahan pengoperasian dan konsep smart home, termasuk konektivitas WiFi.
Model berdiri juga membuatnya praktis karena tidak membutuhkan pemasangan permanen di dinding. Pengguna bisa memindahkannya sesuai kebutuhan.
4. Kris Kipas Angin Berdiri Mechanical

Untuk pilihan yang lebih sederhana, Kris Kipas Angin Berdiri Mechanical bisa menjadi alternatif.
Model mechanical umumnya lebih mengutamakan pengoperasian yang sederhana tanpa berbagai fitur pintar. Keuntungannya, pengguna cukup mengatur kecepatan dan fungsi kipas secara langsung.
Produk seperti ini cocok bagi konsumen yang sebenarnya tidak membutuhkan teknologi WiFi atau fitur tambahan, tetapi ingin memperoleh sirkulasi udara yang lebih baik dengan perangkat yang praktis.
5. SHARP Air Cooler PJ-A26MY-B

Selain Kris dan Krisbow, Sharp juga mempunyai produk air cooler resmi yang dapat dipertimbangkan, salah satunya PJ-A26MY-B.
Menurut laman resmi Sharp Indonesia, model ini mempunyai tangki air 6 liter, konsumsi daya 65 watt, panel LCD, auto swing louver, serta 4 Cooler Ice Pack yang dirancang untuk memberikan efek pendinginan tambahan.
Kehadiran ice pack menjadi salah satu nilai tambah jika pengguna menginginkan hembusan yang terasa lebih sejuk dibandingkan penggunaan air biasa.
Jangan Keliru: Air Cooler Bukan AC
Meski sering disebut kipas angin model AC, air cooler tidak bekerja seperti AC split. Air cooler tidak menggunakan kompresor dan refrigeran untuk menurunkan temperatur ruangan. Proses pendinginannya memanfaatkan penguapan air sehingga efek sejuknya sangat dipengaruhi kondisi lingkungan.
Karena itu, air cooler biasanya lebih ideal digunakan pada kondisi udara yang tidak terlalu lembap dan ketika pengguna menginginkan hembusan sejuk tanpa instalasi AC permanen.
Jika mencari kipas angin model AC dari merek resmi, Kris, Krisbow, dan Sharp merupakan beberapa pilihan yang bisa dipertimbangkan. Pilih air cooler jika menginginkan sensasi udara lebih sejuk, atau kipas angin biasa jika kebutuhan utamanya hanya memperlancar sirkulasi udara.