Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Vania Rossa

Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB
Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli
Ilustrasi hewan peliharaan kucing. (Pexels)
baca 10 detik
  • Pemilik kucing perlu memeriksa komposisi nutrisi dan sertifikasi keamanan produk sebelum membeli makanan basah.
  • Tiga merek pakan lokal mencetak rekor dunia dan MURI karena ludes terjual dalam delapan jam.
  • Penjualan massal tersebut terjadi pada ajang Indonesia International Pet Expo 2026 di Indonesia.

Suara.com - Wet food atau makanan basah semakin banyak dipilih pemilik anabul sebagai bagian dari menu harian kucing.

Pilihannya pun kini tidak hanya datang dari produk impor. Beragam wet food buatan lokal mulai hadir dengan formulasi dan klaim nutrisi yang semakin beragam.

Sebelum membeli, pemilik kucing sebaiknya tidak hanya melihat harga, kemasan, atau rasa yang paling disukai anabul. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar makanan yang dipilih sesuai dengan kebutuhan kucing.

1. Cek Komposisi dan Formulasi Nutrisi

Hal pertama yang perlu dilihat adalah komposisi serta kandungan nutrisi pada kemasan. Kucing membutuhkan asupan nutrisi yang sesuai dengan karakteristik dan tahap kehidupannya.

Perhatikan sumber protein serta nutrisi lain yang ditawarkan dalam produk. Beberapa wet food juga diformulasikan untuk mendukung kesehatan pencernaan, imunitas, kulit, dan bulu.

Kebutuhan anak kucing, kucing dewasa, dan kucing senior tentunya dapat berbeda. Karena itu, pilih produk yang sesuai dengan usia, kondisi, dan kebutuhan anabul.

Kandungan air juga menjadi salah satu keunggulan wet food. Teksturnya yang basah dapat membantu menambah asupan cairan kucing, meski kebutuhan air tetap perlu diperhatikan secara keseluruhan.

2. Perhatikan Sertifikasi Produk

baca juga

Selain kandungan nutrisi, aspek keamanan juga penting. Pemilik sebaiknya memilih produk yang mencantumkan informasi bahan, produsen, serta sertifikasi yang dimiliki secara jelas.

Bagi pemilik anabul Muslim, sertifikasi halal bisa menjadi pertimbangan tambahan. Sertifikasi memberikan kepastian mengenai status kehalalan produk berdasarkan standar dan proses yang berlaku.

Kini, sejumlah produsen lokal mulai menghadirkan pakan kucing yang telah tersertifikasi halal. Perkembangan ini menunjukkan bahwa produk pet food dalam negeri semakin memperhatikan kebutuhan konsumen sekaligus standar keamanan produk.

3. Sesuaikan dengan Kebutuhan Anabul

Jangan langsung mengganti makanan hanya karena kucing terlihat menyukai suatu produk. Perubahan makanan sebaiknya dilakukan secara bertahap agar kucing dapat beradaptasi.

Jika anabul memiliki kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan terlebih dahulu pilihan makanan dengan dokter hewan. Dengan begitu, wet food yang diberikan tidak hanya menarik dari sisi rasa, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan kucing.

Produk Lokal Cetak Rekor

Perkembangan wet food lokal juga terlihat dari pencapaian industri pet food Indonesia di kancah internasional.

Pakan kucing lokal cetak rekor dunia dalam penjualan massal terbesar dan tercepat di IIPE 2026. (Dok. ist)
Pakan kucing lokal cetak rekor dunia dalam penjualan massal terbesar dan tercepat di IIPE 2026. (Dok. ist)

Pada Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2026, tiga merek pakan kucing lokal, Evopet, Life Cat, dan Bio Cat, mencatat penjualan massal yang diklaim memecahkan rekor dunia. Produk tersebut disebut ludes terjual dalam waktu delapan jam.

Pencapaian itu mendapat pengakuan Guinness World Records™ dengan penyerahan sertifikat kepada CEO sekaligus pendiri EVO Group, Hendry.

Tak hanya itu, pencapaian penjualan tersebut juga mendapat penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

CMO Evopet Dimas Baskoro mengatakan pihaknya bangga dengan antusiasme masyarakat terhadap produk pet food lokal.

“Kami bangga dengan antusiasme masyarakat Indonesia yang hadir di event IIPE 2026. Besar harapan kami semua pecinta kucing dapat memberikan makanan yang paling baik untuk kucing dan hewan peliharaan lainnya. Kami bahagia bisa mewakili nama Indonesia dalam hal industri pet food yang tersertifikasi halal sehingga layak dikonsumsi,” pungkas Dimas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Wet Food untuk Kucing

Ini yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Wet Food untuk Kucing

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 14:35 WIB

Bukan Cuma Jalan-Jalan, Komunitas Ini Bikin 'Night Walk' Seru Bareng Anabul Demi Lepas Penat

Bukan Cuma Jalan-Jalan, Komunitas Ini Bikin 'Night Walk' Seru Bareng Anabul Demi Lepas Penat

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Ditinggal Pergi Selamanya, Amanda Seyfried Kenang Momen Bersama Anabul

Ditinggal Pergi Selamanya, Amanda Seyfried Kenang Momen Bersama Anabul

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:50 WIB

Terkini

3 Zodiak yang Berpeluang Dapat Keuntungan Finansial pada 16 September 2026

3 Zodiak yang Berpeluang Dapat Keuntungan Finansial pada 16 September 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 06:41 WIB

Kondisi Korban Serangan Brutal Eks Timnas Indonesia Jhon van Beukering: Tujuh Gigi Copot

Kondisi Korban Serangan Brutal Eks Timnas Indonesia Jhon van Beukering: Tujuh Gigi Copot

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:40 WIB

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

News | Rabu, 16 September 2026 | 06:25 WIB

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 06:15 WIB

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:05 WIB

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

×