- Cara Memakai Clay Mask diawali dengan melakukan double cleansing wajah.
- Cara Memakai Clay Mask membatasi durasi pemakaian 10 hingga 15 menit.
- Cara Memakai Clay Mask diakhiri penggunaan pelembap agar kulit terhidrasi.
Padahal, durasi aman yang disarankan pakar dermatologi adalah 10 hingga 15 menit saja.
Karena pada rentang waktu ini, tanah liat sedang bekerja maksimal menyerap sebum.
Jika dibiarkan terlalu lama sampai retak, masker justru akan menarik kelembapan alami kulit keluar.
Hal inilah yang memicu kondisi Trans-Epidermal Water Loss (TEWL) atau penguapan kadar air dalam kulit yang bikin wajah jadi kering kerontang dan sensitif.
4. Bilas dengan Air Hangat Sambil Dipijat
Setelah durasi cukup, bilas masker menggunakan air hangat atau suam-suam kuku.
Air hangat membantu melonggarkan tanah liat yang mulai mengeras tanpa harus digosok kasar.
Bilas sambil dipijat lembut agar sisa kotoran ikut terangkat, lalu tepuk-tepuk kering wajah menggunakan handuk bersih.
5. Jangan Lupa Pakai Pelembap
Clay mask bersifat menyerap minyak, sehingga setelah dibilas, kulit membutuhkan hidrasi kembali.
Segera gunakan toner, serum, dan moisturizer yang bersifat hydrating.
Pada pemilik kulit berminyak, pilihlah pelembap yang non-comedogenic dengan tekstur gel agar kulit tetap lembap tanpa rasa lengket.
Aturan Main Penggunaan Clay Mask
Agar mikrobioma kulit tetap seimbang, Beauties perlu memperhatikan aturan berikut:
- Frekuensi: Cukup gunakan 1–2 kali seminggu. Jangan gunakan setiap hari karena bisa merusak skin barrier.
- Sesuaikan Jenis Kulit: Jika kulit Anda sensitif, pilih jenis kaolin clay yang lebih lembut. Namun jika kulit sangat berminyak, bentonite bisa jadi pilihan yang lebih kuat.
- Durasi Khusus: Untuk kulit kering atau sangat sensitif, cukup diamkan masker selama 5–10 menit saja.