- Majelis Ulama Indonesia menjelaskan rentang waktu pelaksanaan salat sunah Duha dari pagi hingga menjelang zuhur.
- Waktu paling utama mengerjakan salat Duha adalah pukul 09.00 hingga 11.00 ketika matahari terasa panas.
- Umat Muslim dapat melaksanakan ibadah salat Duha minimal dua rakaat menggunakan tata cara umum.
Ushalli sunnatad-duha rak'ataini lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat salat sunah Duha dua rakaat karena Allah Ta'ala."
Salat Duha paling sedikit dikerjakan sebanyak dua rakaat.
Mengenai jumlah rakaat, terdapat beberapa riwayat tentang pelaksanaannya, sementara MUI menyebut delapan rakaat sebagai jumlah yang utama dan 12 rakaat sebagai batas maksimal menurut pendapat yang dikutip dalam artikelnya.
Tata Cara Salat Duha
Secara umum, tata cara salat Duha sama seperti salat sunah lainnya. Salat dapat dikerjakan dua rakaat dan salam, kemudian dilanjutkan dua rakaat berikutnya jika ingin menambah jumlah rakaat. Berikut langkah sederhananya:
- Berwudu dan memastikan tubuh, pakaian, serta tempat salat dalam keadaan suci.
- Menghadap kiblat.
- Membaca niat salat Duha dalam hati.
- Takbiratul ihram, kemudian melaksanakan rakaat pertama seperti salat pada umumnya.
- Membaca Al-Fatihah, dilanjutkan dengan membaca surat pendek.
- Melakukan rukuk, iktidal, sujud, duduk di antara dua sujud, kemudian sujud kedua.
- Berdiri untuk rakaat kedua dan mengerjakan rangkaian salat seperti rakaat pertama.
Setelah tahiyat akhir, mengucapkan salam.
Jika ingin menambah rakaat, salat Duha dapat dilanjutkan dalam dua rakaat berikutnya.
MUI menyebut beberapa surah yang dianjurkan dibaca setelah Al-Fatihah, di antaranya Asy-Syams dan Ad-Duha, atau Al-Kafirun dan Al-Ikhlas. Namun, bacaan surah tersebut tidak menjadi syarat sah salat Duha.
Doa Salat Duha
Setelah menyelesaikan salat Duha, umat Muslim dapat berdoa dan memohon kepada Allah SWT sesuai kebutuhan. Doa dapat berisi permohonan ampun, kesehatan, keberkahan, kemudahan urusan, maupun rezeki yang baik.
Salah satu doa salat Duha yang populer diamalkan adalah:
Allahumma innad-duhaa'a duhaa'uka wal bahaa'a bahaa'uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal-qudrota qudratuka wal 'ismata 'ismatuka.
Artinya:
"Ya Allah, bahwasanya waktu duha itu waktu duha-Mu, kecantikan ialah kecantikan-Mu, keindahan itu keindahan-Mu, kekuatan itu kekuatan-Mu, kekuasaan itu kekuasaan-Mu, dan perlindungan itu, perlindungan-Mu".
Pada akhirnya, salat Duha paling utama dilakukan ketika matahari sudah tinggi dan panas mulai terasa, bukan tepat setelah matahari terbit.
MUI memberikan gambaran sekitar pukul 09.00–11.00 WIB sebagai waktu yang umumnya sesuai, tetapi patokan tersebut perlu disesuaikan dengan lokasi masing-masing.
Meski begitu, tidak perlu menunggu waktu paling utama jika ada kesibukan. Selama sudah masuk waktu Duha dan belum mendekati atau memasuki waktu Zuhur, salat Duha tetap dapat dikerjakan sesuai kemampuan.