- Pelembap mengandung humektan untuk menarik air ke dalam lapisan terluar kulit guna meningkatkan hidrasi.
- Emolien berfungsi sebagai pengisi celah pada permukaan kulit agar terasa lebih halus dan lembut.
- Bahan oklusif membentuk lapisan pelindung untuk mencegah penguapan air dari permukaan kulit secara efektif.
Suara.com - Di dalam pelembap terdapat berbagai bahan dengan mekanisme kerja berbeda untuk membantu menjaga fungsi skin barrier. Tiga kelompok bahan yang umum ditemukan adalah humektan, emolien, dan oklusif.
Memahami perbedaan humektan, emolien, dan oklusif dalam pelembap dapat membantu kamu memilih produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan kulit.
Mari simak penjelasannya berikut.
Humektan menarik dan mempertahankan air
Humektan merupakan bahan yang bekerja dengan menarik air menuju lapisan terluar kulit atau stratum korneum.
"Bayangkan bahan-bahan yang bekerja seperti magnet, menarik air ke dalam kulit Anda. Itulah cara kerja humektan," demikian dikutip dari laman Derma Care Direct.
Dengan demikian, humektan membantu meningkatkan kadar air pada kulit sehingga terasa lebih kenyal dan terhidrasi.
Beberapa contoh humektan yang umum ditemukan dalam produk skincare adalah gliserin, hyaluronic acid, urea, panthenol, sorbitol, dan propylene glycol.
Humektan umumnya cocok untuk kulit berminyak atau kombinasi serta mengalami dehidrasi atau terasa kering akibat kekurangan air. Namun, humektan bukan berarti otomatis mencegah air menguap dari permukaan kulit.
Karena itu, formulasi pelembap biasanya menggabungkan humektan dengan emolien atau oklusif untuk mempertahankan kelembapan lebih lama.
Emolien menghaluskan dan melembutkan kulit
Fungsi utama emolien adalah untuk melembutkan dan menghaluskan permukaan kulit.
Jadi, jika humektan lebih berfokus pada menarik air, emolien dapat dibayangkan seperti “pengisi celah” yang membuat permukaan kulit terasa lebih lembut.
Contoh bahan yang dapat berperan sebagai emolien antara lain squalene, cholesterol, fatty acids, fatty alcohols, dan beberapa jenis minyak.
Emolien juga dapat membantu memperbaiki tampilan kulit yang kasar atau terasa tidak nyaman akibat kekeringan. Emolien sangat penting untuk menjaga kilau kulit yang sehat dan tampak awet muda.
"Produk ini ibarat selimut yang memberikan kenyamanan maksimal bagi kulit Anda; produk ini memperbaiki dan memperkuat pelindung kulit, yang sangat bermanfaat terutama bagi kulit kering atau kulit yang rentan terhadap eksim," demikian penjelasan di laman Derma Care Direct.
Oklusif membantu mengunci kelembapan
Oklusif bekerja dengan membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit. Lapisan tersebut membantu mengurangi transepidermal water loss (TEWL) atau penguapan air dari kulit.
Contoh bahan oklusif yang umum digunakan adalah petrolatum, mineral oil, paraffin, beeswax, dan dimethicone.
Karena kemampuannya mengurangi kehilangan air, bahan oklusif sangat berguna untuk kulit yang kering dan membutuhkan perlindungan tambahan.
Penggunaannya juga dapat lebih efektif ketika diaplikasikan pada kulit yang masih sedikit lembap setelah mencuci wajah atau mandi, terutama dipakai pada malam hari.
"Anggap saja produk ini sebagai perisai yang mengunci kelembapan sekaligus melindungi kulit dari iritan eksternal," dikutip dari Derma Care Direct.
Mana yang paling penting untuk kulit?
Tidak ada satu jenis bahan yang selalu paling baik. Justru, banyak pelembap diformulasikan dengan kombinasi humektan, emolien, dan oklusif agar dapat memberikan hidrasi sekaligus membantu mempertahankan kelembapan dan memperbaiki tekstur kulit.
Secara sederhana, humektan dapat diibaratkan sebagai bahan yang menarik air, emolien yang menghaluskan permukaan kulit, sedangkan oklusif yang membantu mengurangi air keluar dari kulit.
Karena itu, saat memilih pelembap, jangan hanya melihat tekstur atau klaim "hydrating".
Perhatikan juga kandungan di dalamnya dan sesuaikan dengan kondisi kulit. Kulit dehidrasi mungkin membutuhkan humektan, sedangkan kulit sangat kering dapat memperoleh manfaat dari kombinasi humektan, emolien, dan oklusif.
Demikian artikel yang membahas perbedaan humektan, emolien, dan oklusif dalam pelembap. Semoga membantu!