- Keringat yang bercampur bakteri pada area ketiak yang lembap dapat menimbulkan masalah bau tidak sedap.
- Minyak kelapa, tawas, lemon, cuka apel, dan baking soda sering digunakan sebagai bahan alami perawatan ketiak.
- Selain itu, pilih deodoran yang tepat membantu memberikan perlindungan serta kenyamanan saat beraktivitas.
Suara.com - Ketiak mudah berkeringat dan mengeluarkan bau tidak sedap tentu bisa mengganggu kenyamanan, terutama saat sedang beraktivitas di luar rumah.
Bau ketiak umumnya muncul ketika keringat bercampur dengan bakteri yang terdapat di permukaan kulit. Kondisi tersebut bisa semakin terasa ketika area ketiak lembap.
Selain itu, perubahan hormon, pola makan, hingga penggunaan obat tertentu juga dapat memengaruhi produksi keringat dan aroma tubuh.
Karena itu, menjaga kebersihan area ketiak menjadi salah satu langkah penting untuk membantu mengurangi masalah bau badan.
Bahan Alami untuk Merawat Ketiak

Selain rutin membersihkan tubuh, ada beberapa bahan alami yang kerap digunakan untuk membantu merawat area ketiak.
1. Minyak kelapa
Minyak kelapa dikenal memiliki sifat antibakteri sehingga kerap digunakan sebagai salah satu bahan alami dalam perawatan tubuh.
Penggunaannya pada area ketiak dapat menjadi bagian dari rutinitas perawatan untuk membantu menjaga kebersihan kulit.
2. Tawas
Tawas juga cukup populer digunakan sebagai alternatif deodoran. Bahan ini dikenal dapat membantu mengurangi kelembapan akibat keringat sehingga area ketiak terasa lebih kering.
3. Lemon
Kandungan asam sitrat pada lemon membuat bahan ini kerap digunakan dalam perawatan kulit dan dikaitkan dengan kemampuannya membantu mengurangi bakteri.
Namun, penggunaannya perlu dilakukan dengan hati-hati karena dapat menimbulkan rasa perih atau iritasi, terutama pada kulit yang sensitif atau baru selesai bercukur.
4. Cuka apel
Cuka apel juga sering digunakan dalam perawatan alami karena memiliki sifat antibakteri.
Meski begitu, cuka apel sebaiknya tidak langsung diaplikasikan dalam kondisi pekat.
Penggunaannya perlu diperhatikan agar tidak membuat kulit terasa terlalu kering atau mengalami iritasi.
5. Baking soda
Baking soda dikenal dapat membantu menetralkan bau sehingga cukup sering digunakan sebagai bahan dalam deodoran alami.
Namun, tidak semua kulit cocok dengan bahan ini. Penggunaan secara berlebihan dapat membuat kulit mengalami iritasi atau terasa tidak nyaman.
Berbagai bahan alami memang bisa menjadi pilihan untuk membantu merawat area ketiak.
Namun, untuk rutinitas sehari-hari, tentu dibutuhkan cara yang lebih praktis dan mudah diterapkan. Salah satunya dengan memilih deodoran yang sesuai dengan kebutuhan kulit.
Pilih Deodoran yang Tepat

Selain menjaga kebersihan, penggunaan deodoran yang tepat juga bisa menjadi bagian dari rutinitas perawatan ketiak sehari-hari.
Pilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kulit. Sebab, penggunaan produk yang kurang sesuai dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada sebagian orang.
Salah satunya Pherini Deodorant Crystal Dry Protection yang dapat digunakan sebagai bagian dari rutinitas perawatan ketiak sehari-hari.
Produk ini ditujukan untuk membantu memberikan perlindungan pada area ketiak sehingga kamu bisa tetap merasa nyaman dan percaya diri ketika menjalani berbagai aktivitas.
Penggunaan deodoran juga menjadi langkah praktis, terutama bagi kamu yang memiliki aktivitas padat dan membutuhkan perlindungan dari masalah bau badan.
Namun, perawatan ketiak tidak hanya bergantung pada penggunaan deodoran. Kebiasaan sederhana seperti menjaga kebersihan tubuh, memakai pakaian yang bersih, serta memastikan area ketiak tetap kering juga penting diperhatikan.
Dengan mengombinasikan kebiasaan tersebut dan menggunakan produk deodoran yang sesuai, area ketiak dapat terasa lebih segar dan nyaman sepanjang hari.