Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Dinda Rachmawati

Senin, 14 September 2026 | 20:46 WIB
Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia
Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Puspresnas Kemendikdasmen bekerja sama dengan International Global Network menandatangani nota kesepahaman pengembangan talenta peserta didik.
  • Kerja sama tersebut memberikan pembinaan bagi finalis Lomba Debat Indonesia 2026 dan pembiayaan AYIMUN.
  • Tiga peserta terbaik mendapatkan pembiayaan penuh mengikuti AYIMUN ke-24 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Suara.com - Prestasi di sekolah tentu menjadi sesuatu yang membanggakan. Namun, bagi peserta didik, perjalanan untuk berkembang tidak seharusnya berhenti ketika sebuah penghargaan berhasil diraih. Ada pengalaman, wawasan, dan kemampuan lain yang perlu terus diasah agar prestasi tersebut menjadi bekal untuk melangkah lebih jauh.

Semangat inilah yang menjadi bagian dari kerja sama Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, bersama International Global Network (IGN) dalam pengembangan talenta peserta didik Indonesia melalui Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Kepala Pusat Prestasi Nasional Maria Veronica Irene Herdjiono dan Presiden International Global Network Muhammad Fahrizal.

Maria mengatakan, pengembangan talenta membutuhkan keterlibatan banyak pihak dan harus dilakukan secara berkelanjutan.

“Partisipasi semesta harus terus dijalankan dalam rangka pengembangan talenta,” ujar Maria.

Menurutnya, terdapat empat prinsip utama yang perlu menjadi perhatian dalam manajemen talenta muda, yakni kolaborasi, berkelanjutan, inklusivitas, dan berorientasi pada kepentingan murid.

Prinsip tersebut menjadi penting karena kemampuan seorang peserta didik tidak hanya diukur dari nilai akademik atau jumlah penghargaan yang diperoleh.

Kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, berpikir kritis, hingga memahami perbedaan budaya juga semakin dibutuhkan ketika generasi muda memasuki lingkungan yang lebih luas.

Kesempatan untuk berinteraksi dalam forum internasional dapat menjadi salah satu ruang pembelajaran yang mempertemukan peserta didik dengan beragam perspektif.

baca juga

Mereka tidak hanya belajar menyampaikan pendapat, tetapi juga ditantang untuk mendengarkan, memahami sudut pandang orang lain, menyusun argumen, dan mencari solusi bersama.

Hal tersebut menjadi salah satu pengalaman yang ditawarkan melalui AYIMUN. Forum ini mempertemukan pelajar dari berbagai negara untuk membahas isu-isu global sekaligus merancang resolusi atas persoalan yang dibahas.

Bagi para peserta didik Indonesia, pengalaman semacam ini dapat menjadi proses belajar yang berbeda. Mereka berhadapan dengan situasi yang mendorong keberanian berbicara sekaligus mengajarkan pentingnya diplomasi dan negosiasi.

Muhammad Fahrizal menyebut kerja sama tersebut sebagai langkah awal untuk memberikan ruang lebih luas bagi anak muda Indonesia.

“Bagaimana memberikan ruang bagi anak muda di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, dan melalui kerja sama ini kami bisa membersamai adik-adik di level internasional,” katanya.

Dalam kerja sama ini, 15 finalis terbaik Lomba Debat Indonesia (LDI) Bahasa Inggris 2026 kategori individu jenjang pendidikan menengah akan mendapatkan pembinaan. Tiga peserta terbaik juga akan mendapatkan pembiayaan penuh untuk mengikuti AYIMUN ke-24 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 15-18 Januari 2027.

Namun, nilai utama dari pengalaman tersebut tidak hanya terletak pada kesempatan pergi ke luar negeri. Lebih dari itu, peserta didik memperoleh ruang untuk menguji kemampuan yang selama ini dipelajari di lingkungan sekolah dalam situasi yang lebih beragam.

Kemampuan public speaking, diplomasi, negosiasi, berpikir kritis, dan kepemimpinan lintas budaya menjadi kompetensi yang dapat terus digunakan dalam berbagai tahap kehidupan.

Pengalaman internasional juga dapat membantu peserta didik memahami bahwa persoalan yang dihadapi dunia tidak selalu memiliki satu jawaban. Perbedaan latar belakang, budaya, dan cara berpikir justru dapat menjadi bagian dari proses menemukan perspektif baru.

Karena itu, prestasi seharusnya bukan menjadi garis akhir, melainkan pintu menuju kesempatan belajar berikutnya. Ketika seorang peserta didik diberi ruang untuk bertemu dengan dunia yang lebih luas, ia memiliki kesempatan untuk mengenal kemampuan dirinya sekaligus memahami bahwa masih banyak hal yang dapat dipelajari.

Kerja sama Puspresnas dan IGN pun memperlihatkan bagaimana prestasi dalam kompetisi dapat dilanjutkan menjadi pengalaman pengembangan diri.

Bagi generasi muda Indonesia, pengalaman seperti ini dapat menjadi bekal untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri, terbuka terhadap perbedaan, mampu berkolaborasi, dan siap berkontribusi dalam lingkungan global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Tahun Tak Terputus, Konsistensi Jaga Reputasi Berbuah Penghargaan

4 Tahun Tak Terputus, Konsistensi Jaga Reputasi Berbuah Penghargaan

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 05:20 WIB

Dinobatkan sebagai PPIU of The Year, Ekosistem Layanan Umrah Kian Terintegrasi

Dinobatkan sebagai PPIU of The Year, Ekosistem Layanan Umrah Kian Terintegrasi

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 16:45 WIB

Pegadaian Raih Penghargaan Corporate Secretary Champion 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola

Pegadaian Raih Penghargaan Corporate Secretary Champion 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 20:50 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×