Cara Menghitung Neptu Weton Sendiri Berdasarkan Hari dan Pasaran

Ruth Meliana

Kamis, 17 September 2026 | 12:15 WIB
Cara Menghitung Neptu Weton Sendiri Berdasarkan Hari dan Pasaran
ilustrasi pemilik weton (magnific/jcomp)
baca 10 detik
  • Weton adalah warisan budaya Jawa yang menggabungkan hari Masehi dan pasaran untuk menentukan neptu.
  • Masyarakat dapat menghitung neptu weton dengan menjumlahkan nilai tetap hari dan pasaran kelahiran mereka.
  • Hasil perhitungan neptu weton dimanfaatkan untuk mencocokkan jodoh dan menentukan hari baik secara tradisional.

Suara.com - Weton merupakan salah satu warisan budaya Jawa yang hingga kini masih banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Konsep ini menggabungkan hari dalam kalender Masehi dengan pasaran Jawa yang terdiri dari lima hari pasar.

Dari kombinasi tersebut, muncul angka yang disebut neptu weton. Angka ini dipercaya menggambarkan karakter, nasib, serta kecocokan seseorang dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari pernikahan hingga keputusan penting lainnya.

Dengan memahami nilai neptu masing-masing hari dan pasaran, siapa saja bisa mengetahui total neptu kelahirannya hanya dalam hitungan menit. Pengetahuan dasar ini juga membantu kita lebih menghargai kearifan lokal yang sudah diwariskan turun-temurun.

Sistem perhitungan weton berlandaskan pada dua komponen utama: hari (Senin hingga Minggu) dan pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap hari dan setiap pasaran memiliki nilai neptu yang tetap.

Ketika kedua nilai tersebut dijumlahkan, hasilnya disebut neptu weton. Angka inilah yang kemudian digunakan untuk berbagai keperluan tradisional seperti mencocokkan jodoh, menentukan hari baik, atau sekadar memahami sifat bawaan seseorang.

Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah agar bisa menghitung neptu weton sendiri dengan akurat. Mulai dari mengingat nilai neptu hari dan pasaran, cara mencari pasaran kelahiran, hingga contoh perhitungan lengkap.

Pahami Pengertian Dasar Hari dan Pasaran

Hari dalam kalender Masehi terdiri dari tujuh hari: Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, dan Sabtu. Sementara pasaran Jawa berputar setiap lima hari: Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Kombinasi keduanya menciptakan siklus 35 hari yang disebut weton.

Setiap orang yang lahir pada hari dan pasaran tertentu memiliki weton unik, misalnya Senin Legi atau Kamis Kliwon. Memahami perbedaan antara hari dan pasaran adalah langkah awal yang sangat penting sebelum menghitung neptu.

Hafalkan Nilai Neptu untuk Setiap Hari

Berikut adalah nilai neptu resmi untuk tujuh hari dalam seminggu yang sudah digunakan secara turun-temurun:

baca juga
  • Minggu: 5
  • Senin: 4
  • Selasa: 3
  • Rabu: 7
  • Kamis: 8
  • Jumat: 6
  • Sabtu: 9

Nilai-nilai ini bersifat tetap dan tidak berubah. Anda cukup mengingat atau menyimpan daftar singkat ini agar mudah digunakan kapan saja.

Hafalkan Nilai Neptu untuk Setiap Pasaran

Sama seperti hari, setiap pasaran juga memiliki nilai neptu yang baku:

  • Legi: 5
  • Pahing: 9
  • Pon: 7
  • Wage: 4
  • Kliwon: 8

Dengan menghafal kedua daftar neptu di atas, proses perhitungan selanjutnya menjadi sangat mudah karena Anda hanya perlu menjumlahkan dua angka saja.

Tentukan Hari Lahir Anda

Langkah pertama yang paling sederhana adalah mengetahui hari kelahiran Anda. Cukup lihat akte kelahiran, kartu keluarga, atau tanyakan kepada orang tua.

Jika sudah lupa, Anda bisa menggunakan aplikasi kalender atau situs online yang menyediakan fitur “cari hari lahir” dengan memasukkan tanggal, bulan, dan tahun lahir.

Pastikan hari yang Anda dapatkan benar karena kesalahan di tahap ini akan memengaruhi hasil akhir neptu.

Tentukan Pasaran Kelahiran Anda

Menemukan pasaran sedikit lebih rumit jika Anda tidak memiliki catatan tradisional. Cara termudah adalah menggunakan konverter weton online yang banyak tersedia di internet.

Cukup masukkan tanggal lahir lengkap, lalu sistem akan menampilkan kombinasi hari dan pasarannya.

Alternatif lain adalah bertanya kepada orang yang lebih tua atau menggunakan kalender Jawa cetak. Setelah pasaran diketahui, catatlah dengan rapi.

Jumlahkan Neptu Hari dan Neptu Pasaran

Ini adalah tahap inti perhitungan. Ambil nilai neptu hari lahir Anda, lalu tambahkan dengan nilai neptu pasarannya. Hasil penjumlahan itulah yang disebut neptu weton.

Misalnya, seseorang lahir pada hari Rabu dengan pasaran Pahing. Nilai neptu Rabu adalah 7, sedangkan Pahing adalah 9.

Maka total neptu wetonnya adalah 7 + 9 = 16. Angka 16 inilah yang kemudian digunakan untuk berbagai penafsiran tradisional.

Contoh Perhitungan Lengkap

Berikut beberapa contoh agar lebih jelas:

  • Lahir Senin Legi: 4 (Senin) + 5 (Legi) = 9
  • Lahir Kamis Kliwon: 8 (Kamis) + 8 (Kliwon) = 16
  • Lahir Jumat Pon: 6 (Jumat) + 7 (Pon) = 13
  • Lahir Sabtu Wage: 9 (Sabtu) + 4 (Wage) = 13

Dengan melihat contoh di atas, Anda bisa langsung mempraktikkan perhitungan untuk tanggal lahir sendiri. Hasil yang didapatkan biasanya berkisar antara 7 hingga 18.

Simpan dan Manfaatkan Hasil Perhitungan

Setelah mendapatkan angka neptu weton, simpanlah dengan baik.

Banyak orang menggunakan angka ini untuk mencocokkan jodoh (dengan menjumlahkan neptu pasangan), menentukan hari baik untuk pernikahan atau pindah rumah, hingga memahami kecenderungan sifat pribadi.

Meski bersifat tradisional, perhitungan ini tetap menjadi bagian penting dari identitas budaya Jawa yang layak dilestarikan.

Dengan mengikuti delapan langkah di atas, siapa saja bisa menghitung neptu weton sendiri secara mandiri dan akurat. Prosesnya sederhana, tidak membutuhkan alat khusus, dan hanya memerlukan sedikit ketelitian. Mulailah dari sekarang dengan mencari tahu hari dan pasaran kelahiran Anda, lalu jumlahkan nilai neptunya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

17 September 2026 Weton Kamis Pahing, Apa Keistimewaannya?

17 September 2026 Weton Kamis Pahing, Apa Keistimewaannya?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:07 WIB

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan

Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB

Terkini

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:45 WIB

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:32 WIB

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 07:28 WIB

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest  di Solo Tetap Digelar

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest di Solo Tetap Digelar

Surakarta | Rabu, 04 November 2026 | 07:26 WIB

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 07:23 WIB

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:20 WIB

×