- Disarankan untuk membersihkan tangki dispenser air secara berkala setiap dua hingga empat minggu sekali.
- Pembersihan tangki dispenser melibatkan penggunaan larutan air hangat dan cuka putih untuk menghilangkan bau serta lumut.
- Proses pembersihan diakhiri dengan membilas dan mengeringkan seluruh komponen sebelum galon air dipasang kembali.
Suara.com - Air minum yang higienis sangat penting bagi kesehatan keluarga. Namun, tangki dispenser yang jarang dibersihkan dapat menjadi sarang kuman, terasa aneh, berbau tidak sedap, hingga ditumbuhi lumut dan lendir.
Idealnya, perawatan perangkat ini dilakukan secara berkala. Mengutip panduan dari Toshiba Lifestyle, dispenser harus rutin dibersihkan setiap 2–4 minggu sekali.
Jika muncul bau, rasa aneh, atau endapan di dalam tangki, itu tanda bahwa dispenser sudah kotor dan wajib segera dibersihkan.
Agar kualitas air minum tetap terjaga, simak panduan praktis berikut untuk membersihkan tangki dispenser dari lumut dan bau tak sedap.
1. Cabut kabel dan kosongkan dispenser
Sebelum mulai membersihkan, pastikan dispenser sudah tidak terhubung dengan listrik. Langkah ini penting untuk menghindari risiko korsleting selama proses pembersihan.
Setelah itu, lepaskan galon dan buang seluruh sisa air yang masih berada di dalam tangki. Pastikan tidak ada air yang tersisa agar proses pembersihan lebih maksimal.
Toshiba juga menyarankan menyiapkan beberapa perlengkapan, seperti lap bersih, sikat kecil atau sikat gigi bekas, air hangat, cuka putih atau baking soda, serta sabun cair ringan.
2. Gunakan campuran air hangat dan cuka
Untuk membersihkan bagian dalam tangki, siapkan campuran air hangat dan cuka putih dengan perbandingan 3:1. Cuka dapat digunakan untuk membantu membersihkan kotoran dan mengurangi bau yang tertinggal di dalam tangki.
"Tuang ke dalam tangki dan diamkan 10–15 menit. Gunakan sikat berukuran kecil untuk menjangkau dan membersihkan bagian dalam tangki dan kran," terang laman tersebut.
Jika tidak ingin menggunakan cuka, baking soda dapat menjadi alternatif.
3. Sikat bagian dalam tangki dan keran
Setelah larutan didiamkan, gunakan sikat kecil atau sikat gigi bekas untuk menggosok bagian dalam tangki. Perhatikan bagian yang terlihat berlendir, berlumut, atau memiliki endapan.
Jangan lupa membersihkan area keran karena bagian ini juga bersentuhan langsung dengan air yang akan diminum. Sikat secara perlahan agar tidak merusak komponen dispenser.
4. Bilas sampai bau dan residu hilang
Setelah tangki selesai disikat, buang larutan pembersih. Kemudian, bilas tangki menggunakan air bersih beberapa kali.
Tahap ini tidak boleh dilewatkan karena sisa cuka, baking soda, maupun kotoran yang tertinggal dapat memengaruhi rasa dan aroma air. Toshiba juga menyarankan “bilas tangki beberapa kali hingga tidak tersisa bau atau residu.”
5. Bersihkan nampan dan bagian luar dispenser
Cara membersihkan tangki dispenser dari lumut dan bau tidak berhenti pada bagian dalam. Lepaskan nampan atau penampung air, kemudian cuci menggunakan sabun, gosok hingga bersih, lalu bilas dan keringkan sebelum dipasang kembali.
Bagian luar dispenser, termasuk tombol dan bodi, juga dapat dilap menggunakan kain yang dibasahi sabun ringan. Hindari bahan kimia keras karena dapat merusak permukaan dispenser.
6. Keringkan sebelum memasang galon kembali
Terakhir, keringkan seluruh bagian dispenser menggunakan kain bersih. Biarkan tangki dan bagian yang sulit dijangkau terkena udara hingga benar-benar kering.
Setelah semuanya kering, pasang kembali komponen dan galon. Agar dispenser tetap higienis, lakukan pembersihan secara rutin dan letakkan dispenser di tempat yang bersih serta kering untuk membantu mencegah pertumbuhan jamur.