- USDA dan FDA menyatakan telur rebus matang dapat bertahan hingga tujuh hari di dalam kulkas.
- Telur rebus harus dimasukkan ke kulkas maksimal dua jam setelah dimasak untuk mencegah pertumbuhan bakteri.
- Telur rebus perlu disimpan dalam wadah tertutup di bagian dalam kulkas agar kualitasnya tetap terjaga.
Suara.com - Telur rebus sering menjadi pilihan praktis untuk sarapan, bekal, atau tambahan makanan sehari-hari. Agar bisa disiapkan sekaligus dalam jumlah banyak, telur rebus biasanya disimpan di dalam kulkas.
Meski sudah dimasak, telur rebus tetap termasuk makanan yang mudah rusak jika tidak disimpan dengan benar. Suhu dingin dari kulkas dapat membantu memperlambat pertumbuhan bakteri sehingga telur lebih aman untuk dikonsumsi.
Namun, menyimpan telur rebus tidak bisa dilakukan sembarangan. Waktu memasukkan telur ke kulkas, kondisi telur masih dengan kulit atau sudah dikupas, serta wadah penyimpanan perlu diperhatikan.
Telur rebus juga sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang sebelum masuk ke kulkas. Jika sudah melewati batas waktu penyimpanan yang dianjurkan, telur sebaiknya tidak dikonsumsi meskipun masih terlihat baik.
Jadi, telur rebus tahan berapa lama di kulkas dan bagaimana cara menyimpannya agar tetap aman? Berikut penjelasan yang bisa menjadi panduan.
Telur Rebus Tahan Berapa Lama di Kulkas?

Menurut U.S. Department of Agriculture (USDA), dilansir dari Healthline, telur yang sudah direbus hingga matang dapat disimpan di dalam kulkas hingga tujuh hari setelah dimasak.
Ketentuan ini berlaku baik untuk telur yang masih memiliki kulit maupun telur yang sudah dikupas, selama penyimpanannya dilakukan dengan benar.
Food and Drug Administration (FDA) juga merekomendasikan telur rebus dikonsumsi dalam waktu satu minggu setelah dimasak.
Kulkas sebaiknya berada pada suhu 40°F (sekitar 4°C) atau lebih rendah untuk membantu menjaga keamanan telur.
Telur rebus sebaiknya dimasukkan ke kulkas maksimal dua jam setelah dimasak. Jika suhu lingkungan mencapai sekitar 32°C atau lebih, batas waktu tersebut menjadi lebih singkat, yakni sekitar satu jam.
Jadi, jika telur direbus pada Senin dan langsung disimpan dengan benar di dalam kulkas, telur tersebut sebaiknya sudah dikonsumsi paling lambat pada Minggu.
Cara Menyimpan Telur Rebus agar Awet di Kulkas

Agar telur rebus tetap aman dan kualitasnya terjaga, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:
1. Segera masukkan ke kulkas
Jangan membiarkan telur rebus terlalu lama di suhu ruang setelah matang. USDA menyarankan telur rebus didinginkan dan dimasukkan ke kulkas dalam waktu maksimal dua jam setelah dimasak.
2. Simpan dalam wadah tertutup
Letakkan telur rebus dalam wadah makanan yang bersih dan tertutup sebelum dimasukkan ke kulkas. Wadah tertutup dapat membantu melindungi telur dari kontaminasi sekaligus mencegahnya menyerap aroma makanan lain.
3. Sebaiknya jangan dikupas sebelum disimpan
Jika belum akan dimakan, telur rebus sebaiknya tetap disimpan bersama kulitnya. Healthline menyebut cara ini dapat membantu mempertahankan kualitas telur, sementara telur yang sudah dikupas sebaiknya ditempatkan dalam wadah kedap udara agar tidak cepat kering.
4. Letakkan di bagian dalam kulkas
Simpan telur di rak bagian dalam kulkas, bukan di bagian pintu. Area tersebut cenderung memiliki suhu yang lebih stabil karena tidak terlalu sering mengalami perubahan suhu akibat pintu kulkas dibuka dan ditutup.
5. Jangan membekukan telur rebus
Telur rebus tidak dianjurkan untuk disimpan di freezer karena tekstur putih telurnya dapat berubah menjadi keras dan berair setelah dicairkan.
Karena itu, lebih baik menyimpan telur rebus di kulkas dan menghabiskannya dalam waktu maksimal tujuh hari.
6. Perhatikan tanda-tanda telur sudah tidak layak
Jika telur memiliki bau yang tidak biasa, tekstur menjadi berlendir, atau menunjukkan perubahan warna yang mencurigakan, sebaiknya jangan dikonsumsi.
Jika ragu terhadap kondisi telur atau lama penyimpanannya, pilihan yang paling aman adalah membuangnya.