- Li-Ning Ignite 7 seharga Rp585.000 memiliki bobot 77 gram dan shaft fleksibel untuk kenyamanan pemula.
- Yonex Astrox Lite 27i berharga Rp379.000 menawarkan bobot 78 gram dan keseimbangan kepala yang memudahkan kontrol.
- Li-Ning Windstorm 72S seharga Rp1.499.800 berbobot 72 gram untuk membantu pemula beradaptasi dengan ayunan cepat.
Suara.com - Memilih raket badminton untuk pemula tidak cukup hanya melihat merek atau desain karena karakter raket dapat memengaruhi kenyamanan saat belajar bermain.
Raket yang terlalu berat atau memiliki tingkat kekakuan yang tidak sesuai dapat membuat pemain baru lebih cepat lelah ketika berlatih.
Sebaliknya, raket berbobot ringan dengan shaft yang fleksibel dapat membantu pemula mengayunkan raket dengan lebih mudah sambil membangun kontrol pukulan.
Karena itu, ada beberapa pilihan raket badminton yang dapat dipertimbangkan pemula berdasarkan bobot, keseimbangan, fleksibilitas, harga, dan pengalaman pengguna.
Berikut tiga raket badminton yang dapat menjadi pilihan untuk pemain yang baru mulai menekuni olahraga bulu tangkis.
1. Li-Ning Ignite 7

Harga: Rp585.000
Li-Ning Ignite 7 memiliki bobot sekitar 77 gram dengan titik keseimbangan 304 mm yang membuatnya tergolong head heavy.
Raket ini menggunakan material carbon fibre, shaft fleksibel, grip S1, serta memiliki batas tegangan senar hingga 30 lbs berdasarkan spesifikasi produk yang diberikan.
Karakter tersebut membuat Ignite 7 cukup menarik bagi pemula yang menginginkan raket ringan tetapi tetap terasa bertenaga ketika digunakan untuk melakukan pukulan dari belakang lapangan.
Shaft fleksibel juga dapat membantu pemain yang belum memiliki ayunan kuat untuk menghasilkan pukulan dengan lebih nyaman.
Pengalaman positif juga terlihat dari ulasan pengguna di Shopee
"Pertama beli langsung suka karena raketnya nyaman dipegang.... dan sesuai dengan kekuatan tangan saya," kata akun fahamslow di Shopee.
"Raket bagus dan nyaman, ringan tapi bertenaga. Kualitas bagus," kata akun s*3 di Shopee.
2. Yonex Astrox Lite 27i

Harga: Rp379.000
Yonex Astrox Lite 27i dapat menjadi pilihan bagi pemula yang mencari raket ringan dengan karakter head heavy.
Model 5U ini memiliki bobot sekitar 78 gram, grip G5, shaft hi-flex, serta batas tegangan hingga 30 lbs pada varian yang tercantum. Spesifikasi penjual juga mencatat balance point sekitar 300 mm.
Kombinasi bobot ringan dan keseimbangan ke arah kepala membuat raket relatif mudah digerakkan sekaligus membantu menghasilkan tenaga ketika melakukan clear atau smash.
Harga paket yang berada di kisaran Rp379.000 juga membuatnya cukup terjangkau untuk pemain yang baru ingin memiliki raket sendiri.
Dari sisi pengalaman pengguna, akun Yunike di Lazada memberikan komentar, "Desain yang elegan dan stylish, cocok untuk pemain profesional, pegangan yang bagus untuk kontrol yang lebih baik, tegangan yang sangat baik untuk tembakan yang presisi."
Akun Yami di Lazada juga menilai, "Tegangan yang sangat baik untuk tembakan yang presisi, keseimbangan sempurna untuk tembakan yang akurat, pegangan yang bagus untuk kontrol yang lebih baik, bahan grafit yang tahan lama."
3. Li-Ning Windstorm 72S

Harga: Rp1.499.800
Jika anggaran bukan menjadi pertimbangan utama, Li-Ning Windstorm 72S menawarkan konstruksi yang sangat ringan dengan bobot hanya 72 gram.
Raket ini memiliki keseimbangan head heavy dengan balance point 315 mm, shaft fleksibel, material carbon fibre, dan batas tegangan hingga 30 lbs.
Bobot yang ringan membuat raket lebih mudah digerakkan sehingga dapat membantu pemain pemula beradaptasi dengan ayunan dan perpindahan raket secara cepat.
Sementara itu, karakter head heavy tetap memberikan tambahan bobot di bagian kepala untuk membantu menghasilkan tenaga.
Pengguna juga memberikan penilaian positif terhadap performanya. Akun michsan8185 di Shopee mengatakan, "Cocok untuk pemain all around, kuat dan sangat bagus."
Sementara akun e*n di Shopee memberikan komentar singkat, "kualitas bagus, performa bagus, joss."
Dari ketiga pilihan tersebut, pemula dapat menyesuaikan raket dengan kebutuhan dan anggaran masing-masing, terutama dengan memperhatikan bobot, fleksibilitas shaft, keseimbangan kepala raket, serta kenyamanan grip saat digunakan.