Kriyanusa 2026 Tak Lagi Sekadar Pameran, Kriya Nusantara Dibawa ke Dunia Digital

Dythia Novianty

Sabtu, 19 September 2026 | 20:00 WIB
Kriyanusa 2026 Tak Lagi Sekadar Pameran, Kriya Nusantara Dibawa ke Dunia Digital
Kriyanusa 2026 digelar pada 26-30 September 2026 di Jakarta Convention Center (JCC). [Komdigi]
baca 10 detik
  • Dekranas menggelar pameran Kriyanusa 2026 di Jakarta Convention Center pada 26 hingga 30 September 2026.
  • Pameran bertema Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia ini menggunakan teknologi digital imersif yang interaktif bagi pengunjung.
  • Sumatera Selatan menjadi ikon pameran dengan menampilkan produk dan warisan budaya dari 17 kabupaten atau kota.

Suara.com - Pameran kerajinan biasanya identik dengan deretan produk yang dipajang untuk dilihat. Namun, Kriyanusa 2026 mencoba mengubah pengalaman tersebut dengan membawa kriya dan budaya Nusantara ke ruang digital imersif.

Melalui teknologi ini, pengunjung tidak hanya melihat visual, tetapi juga dapat berinteraksi menggunakan sentuhan maupun wajah. Teknologi imersif tersebut menjadi salah satu pembeda Kriyanusa 2026 yang digelar pada 26-30 September 2026 di Jakarta Convention Center (JCC).

Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Tri Tito Karnavian mengatakan, konsep tersebut terinspirasi dari pengalaman Indonesia di World Expo Osaka.

“Ini memang di eranya digital. Di sana kita bisa memasuki ruangan dengan suasana yang menyatu dengan pengunjung dan ini merupakan pengalaman yang mungkin pertama kali di pameran-pameran kerajinan di Indonesia,” ujar Tri Tito dalam konferensi pers Kriyanusa 2026 di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, Jumat (18/9).

Kriya Masuk Ruang Digital

Meski mengandalkan teknologi, Kriyanusa tetap menjadikan karya perajin dan budaya daerah sebagai inti. Tahun ini, Sumatera Selatan menjadi ikon pameran dengan kekayaan kriya, wastra, dan warisan budaya yang menjadi bagian dari desain maupun rangkaian acara.

Kriyanusa 2026 mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”. Dekranas ingin produk kerajinan tidak hanya bertahan dari sisi produksi, tetapi juga memiliki peluang lebih besar di pasar global.

“Tema 'Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia' maksudnya adalah hasil-hasil kerajinan ini harus berkesinambungan, tidak hanya dalam siklus yang satu kali, tapi siklus yang terus-menerus yang pasti juga memperhatikan aspek lingkungan,” jelas Tri Tito.

Berdasarkan data BPS yang disampaikan Tri Tito, ekspor kerajinan Indonesia pada 2025 mencapai sekitar Rp20 triliun. Dekranas ingin capaian tersebut terus meningkat melalui penguatan kualitas dan daya saing perajin.

baca juga

“Kami ingin mencapai pasar dunia, karena ternyata serapan untuk ekspor kerajinan Indonesia sendiri pada 2025 menurut data dari BPS itu mencapai Rp20 triliun. Kita ingin capaian bisa lebih meningkat,” katanya.

410 Booth dan Konsep Kampung Sumsel

Kriyanusa 2026 melibatkan 257 peserta dengan 410 booth yang menampilkan batik, tenun, songket, anyaman, keramik, ukiran, hingga karya modern berbasis tradisi. Produk yang hadir telah melalui proses kurasi.

Ketua Panitia Pelaksana Kriyanusa 2026 Ayu Heni Rosan mengatakan membeli produk kriya juga berarti memberikan apresiasi kepada perajinnya.

“Kalau kita membeli suatu produk kriya, tidak hanya membeli suatu barang tetapi kita juga mengapresiasi perajin-perajin kita dengan usaha kerasnya, dengan tenaganya, dan ciptaan produknya yang diberikan,” ucap Ayu.

Sebagai ikon, Sumatera Selatan akan membawa konsep “Kampung Sumatera Selatan” yang memperkenalkan produk dari 17 kabupaten/kota, termasuk ukiran kayu khas Palembang serta kuliner daerah.

“Kami juga mempromosikan serta memperkenalkan dan memasarkan, karena kabupaten kota itu kaya akan warisan budaya kita. Kami juga mempunyai konsep dalam kegiatan ini adalah konsepnya Kampung Sumatera Selatan,” kata Ketua Dekranasda Sumatera Selatan, Feby Herman Deru.

Ilustrasi fashion show. [Unsplash]
Ilustrasi fashion show. [Unsplash]

Selain pameran, pengunjung dapat mengikuti fashion show, talk show, pertunjukan musik dan tari, termasuk Gending Sriwijaya dan tari piring.

Kriyanusa 2026 pada akhirnya tidak hanya menawarkan tempat untuk melihat dan membeli produk kerajinan. Teknologi imersif digunakan untuk mempertemukan warisan budaya dengan pengalaman digital, sekaligus membuka cara baru agar kriya Nusantara lebih dekat dengan generasi muda dan pasar global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada APK hingga Deepfake, IMS Bedah Keamanan Siber di Gen Z Impact Fest 2026

Waspada APK hingga Deepfake, IMS Bedah Keamanan Siber di Gen Z Impact Fest 2026

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 16:21 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Sengketa Tower di Bali Memanas, Komdigi: Asasnya Tidak Boleh Monopoli

Sengketa Tower di Bali Memanas, Komdigi: Asasnya Tidak Boleh Monopoli

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 19:50 WIB

86% Warga RI Pede Bisa Kenali Scam, tapi 2 dari 3 Tetap Terpapar

86% Warga RI Pede Bisa Kenali Scam, tapi 2 dari 3 Tetap Terpapar

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 15:13 WIB

Perluas Jangkauan Wi-Fi 7 di Rumah, TP-Link Hadirkan RE225BE

Perluas Jangkauan Wi-Fi 7 di Rumah, TP-Link Hadirkan RE225BE

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 14:44 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×