LINIMASA - Penyanyi, Putri Ariani kini tengah menjadi buah bibir setelah tampil memukai di ajang America's Got Talent (AGT) 2023. Bahkan, Putri Ariani pun mendapat Golden Buzzer dari salah satu juri AGT, Simon Cowell.
Terkini, beredar kabar yang menyebut bahwa Putri Ariani dibayar Rp 7 triliun oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTbe Portal Jurnalis melalui unggahan sebuah video berjudul "Gempar Malam Ini ! Putri Ariani America's Got Talent Dibayar 7 Trilliun Oleh Presiden Joko Widodo."
Thumbnail video menampilkan Jokowi yang tampak bertemu dengan Putri Ariani. Penyanyi difabel itupun tampak senang dan melempar mimik muka girang ke arah Jokowi.
"Tak Bisa Melihat Dunia. Jokowi Bangga, Putri Ariani Mampu Mengguncang Dunia" tulis narasi pada thumbnail video.
Lalu, benarkah klaim video yang menyebutkan Jokowi memberikan uang Rp7 triliun kepada Putri Ariani?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran tim cek fakta, tidak ditemukan bukti valid ataupun keterangan resmi yang menyebutkan Putri Ariani mendapat uang Rp7 triliun dari Presiden Jokowi.
Setelah ditonton sampai akhir, narator hanya menjelaskan tentang Putri Ariani yang mendapat Golden Buzzer dari Simon Cowell karena tampil memukau di panggung Americas Got Talent 2023.
Baca Juga: Cek Fakta: AHY Gabung PDIP, Anies Baswedan Gagal Nyapres
Narator menjelaskan tak hanya artis yang membantu Putri Ariani melainkan para pejabat pun melakukan hal yang sama.
Namun, tidak ada bukti akurat yang mendukung klaim tersebut. Selain itu, thumbnail video pun merupakan hasil editan.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyebut Putri Ariani mendapat uang Rp 7 triliun dari Presiden Jokowi merupakan kabar sesat alias hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta linimasa.suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].