LINIMASA - Kabar perselingkuhan Syahnaz Sadiqah dengan Rendy Kjaernett dibongkar oleh Lady Nayoan.
Istri sah Rendy menyebarkan bukti perselingkuhan Syahnaz Sadiqah dengan suaminya.
Imbas dari berita tersebut, baru-baru ini beredar sebuah informasi kalau KPI resmi memboikot Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett hingga Lady Nayoan bahagia dan sebut karma.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube Vemi Liar pada Jumat (30/6/2023) dengan judul "Tepat Hari Ini! KPI Resmi Boikot Syahnaz dan Rendy, Raffi Ahmad Syok Lady Nayoan Bahagia, Karma? ".
Dalam thumbnail video terlihat foto Raffi Ahmad seolah syok dengan pemberitaan bahwa KPI resmi boikot Syahnaz dan Rendy.
Selain itu, tampak pula potret Lady Nayoan yang merasa tak suka dengan kedekatan Syahnaz Sadiqah dengan Rendy Kjaernett.
Lantas benarkah yang beredar tersebut?
Penjelasan
Setelah ditelusuri linimasa.suara.com, klaim yang menyebut KPI resmi memboikot Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett hingga Lady Nayoan bahagia dan sebut karma adalah salah.
Baca Juga: Bareskrim Polri Gandeng Densus 88 Cari Keberadaan Dito Mahendra
Dalam video yang berdurasi 3 menit 46 detik itu tidak ditemukan informasi yang sesuai dengan judul unggahan.
Narator hanya menyampaikan sebuah berita terkait respon KPI terkait munculnya permintaan untuk memboikot Syahnaz Sadiqah dengan Rendy Kjaernett.
Bahkan foto dalam thumbnail video pun merupakan hasil rekayasa semata.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa klaim yang menyebut KPI resmi memboikot Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett hingga Lady Nayoan bahagia dan sebut karma adalah tidak benar.
Jadi, video di atas termasuk ke dalam konten menyesatkan atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].