LINIMASA - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengaku pernah meminta kepada Presiden Joko Widodo alias Jokowi untuk membubarkan lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Alasan Megawati meminta Jokowi membubarkan KPK karena dianggap tak efektif memberantas korupsi di Tanah Air.
Hal itu disampaikan Megawati dalam acara sosialisasi yang digelar BPIP di Tribrata Dharmawansa, Jakarta Selatan pada Senin (21/8/2023).
"Saya sampai kadang-kadang bilang sama Pak Jokowi, 'sudah deh bubarkan saja KPK itu pak, menurut saya nggak efektif," kata Megawati dikutip dari Suara.com.
Lembaga antirasuah tersebut berdiri di era kepemimpinan Megawati sebagai Presiden Ri pada 2002 lalu. Sebagai orang yang telah membentuk KPK, Megawati mengaku kesal karena banyak praktik korupsi di Indonesia.
"Hayo kalian pergi lah ke bawah, lihat noh rakyat yang masih miskin, ngapain kamu korupsi akhirnya masuk penjara juga, bohong kalau nggak kelihatan, persoalannya penegak hukumnya mau tidak menjalankan hukum di Indonesia ini yang sudah susah payah saya buat, itu persoalannya, itu persoalannya, hayo," curhatnya.
"Lalu untuk apa dia mejeng-mejeng doang, coba bayangkan, rakyat kan kasihan disuruh bayar pajak itu kalau dengerin kan merintih saya, udah gitu katanya orang pajak, 'ya ini kan harus dibayar untuk negara', gile gue bilang, padahal udah gitu ditilep, lah betul," tambahnya.
Megawati pun menegaskan jika ia tak segan berbicara blak-blakan mengenai hal itu. Musababnya, kata dia, KPK berdiri saat ia masih menjabat sebagai kepala negara.
"Ibu nih kalau ngomong ces pleng. Lho aku sing nggaweke kok (lho saya yang bikin kok)," katanya.
Baca Juga: Cek Fakta: Terjadi Keributan di Rumah Arya Saloka dan Putri Anne, Ada Apa?