8 Tips Memproduksi ASI Lebih Banyak dan Lancar, Salah Satunya Dengan Rutin Memijat Area Payudara

Mamagini | Suara.com

Rabu, 21 September 2022 | 09:34 WIB
8 Tips Memproduksi ASI Lebih Banyak dan Lancar, Salah Satunya Dengan Rutin Memijat Area Payudara
Ilustrasi menyusui (Elements Envato)

Pemberian ASI eksklusif pada periode enam bulan pertama dapat memberikan manfaat jangka panjang pada bayi bunda, salah satunya menjaga daya tahan tubuh mereka tetap kuat.

Bayi yang diberikan ASI secara rutin akan memiliki sistem imun tubuh yang lebih kuat terhadap infeski seperti diare dan pneumonia.

Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak bunda-bunda sekalian yang merasakan ASI miliknya mulai berkurang dan tidak lancar lagi. Beberapa dari bunda-bunda sekalian bahkan berpaling ke susu formula ketika ASI yang bunda produksi tidak mencukupi kebutuhan bayi bunda.

Merangkum dari berbagai situs, berikut adalah beberapa tips memproduksi ASI lebih banyak dan lancar:

1.Memijat Area Puting Susu

Tips pertama yang dapat bunda lakukan untuk memproduksi ASI lebih banyak dan lancar adalah dengan memijat area puting payudara bunda.

Memijat area putting pada payudara dapat meningkatkan produksi ASI dan membuat ASI keluar dengan lancar. Bunda dapat menggunakan baby oil untuk melakukan pemijatan pada area payudara setelah mandi.

Pijat area puting susu dengan baby oil selama beberapa hari sekali agar produksi ASI dapat meningkat dan melancarkan keluarnya ASI dari payudara.

2.Rutin Menyusui

Tips selanjutnya yang dapat bunda lakukan untuk memproduksi ASI lebih banyak dan lancar adalah dengan rutin menyusui.

Bayi yang baru lahir membutuhkan ASI secara rutin. Bayi membutuhkan setidaknya 2-3 jam sekali ASI dari bunda. Ketika bunda rutin menyusui bayi, maka produksi ASI akan meningkat sesuai dengan jumlah ASI yang telah dikeluarkan.

Produksi ASI akan meningkat dalam kurun 3-7 hari apabila bunda rutin menyusui bayi bunda selama 2-3 jam sekali setiap harinya.

3.Konsumsi Makanan Bernutrisi

Tips selanjutnya yang dapat bunda lakukan untuk memproduksi ASI lebih banyak dan lancar adalah dengan mengonsumsi makanan bernutrisi.

Makanan yang bernutrisi tinggi serta mengandung serat, protein, karbohidrat kompleks dan kalsium akan langsung tersalurkan ke ASI bunda.

Maka dari itu, memenuhi asupan nutrisi dapat membuat ASI bernutrisi dan tentunya sangat bermanfaat bagi bayi. Bunda setidaknya membutuhkan 330 kilokalori per hari selama periode menyusui.

4.Memompa ASI

Tips selanjutnya yang dapat bunda lakukan untuk memproduksi ASI lebih banyak dan lancar adalah dengan memompa ASI keluar.

Produksi ASI bunda akan meningkat apabila bunda rutin memompa ASI. Apabila bunda telah selesai menyusui bayi, bunda dapat langsung memompa ASI bunda agar jumlah ASI yang tersisa habis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

7 Hal yang Perlu Dipersiapkan Ibu Hamil Sebelum Melahirkan

7 Hal yang Perlu Dipersiapkan Ibu Hamil Sebelum Melahirkan

| Selasa, 20 September 2022 | 10:33 WIB

8 Arti dari Bahasa Tubuh Bayi, Bunda Wajib Mengetahuinya

8 Arti dari Bahasa Tubuh Bayi, Bunda Wajib Mengetahuinya

| Selasa, 20 September 2022 | 09:17 WIB

6 Tips Mengatasi Bayi Cegukan, Salah Satunya Dengan Cara Memeluk Si Kecil

6 Tips Mengatasi Bayi Cegukan, Salah Satunya Dengan Cara Memeluk Si Kecil

| Senin, 19 September 2022 | 08:04 WIB

Terkini

Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat

Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:41 WIB

Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini

Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:41 WIB

Lampung Melesat di Peringkat 2 Sumatera! BI Prediksi Ekonomi Terus Ngegas Hingga Akhir 2026

Lampung Melesat di Peringkat 2 Sumatera! BI Prediksi Ekonomi Terus Ngegas Hingga Akhir 2026

Lampung | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:40 WIB

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:37 WIB

Terungkap Kasus Penimbunan Solar Subsidi Ilegal di Klaten, Omzet Pelaku Rp200 Juta per Bulan

Terungkap Kasus Penimbunan Solar Subsidi Ilegal di Klaten, Omzet Pelaku Rp200 Juta per Bulan

Surakarta | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:37 WIB

Main Karet di GBK Bareng Komunitas Bermain: Nostalgia Seru yang Kadang Terbentur Ribetnya Izin

Main Karet di GBK Bareng Komunitas Bermain: Nostalgia Seru yang Kadang Terbentur Ribetnya Izin

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:34 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

PGRI Jatim Murka, Lahan SD Aktif di Blitar Mau Digusur Demi KDMP

PGRI Jatim Murka, Lahan SD Aktif di Blitar Mau Digusur Demi KDMP

Jatim | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:29 WIB

7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina

7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:25 WIB

Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY

Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY

Jogja | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:24 WIB