Kericuhan yang diwarnai aksi baku hantam terjadi dalam acara pembukaan Munas XVII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Solo, Senin (21/11/2022).
Video kericuhan itupun viral di media sosial dan turut dibagikan lewat akun instagram @camerapenjurunews, Selasa (22/11/2022).
Dalam video itu, tampak 2 peserta yang memakai baju batik warna coklat saling adu jotos.
Sementara peserta lainnya, terlihat berusaha untuk melerai pertengkaran itu.
“Woi, woi, woi,” kata salah satu peserta dalam video yang beredar.
Belum diketahui pasti apa yang menjadi pemicu keributan tersebut.
Padahal, saat pembukaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat hadir untuk memberikan sambutan.
Saat itu, Jokowi berpesan agar membawa suasana politik tetap adem dan terjaga.
"Inilah yang sekali lagi saya ingatkan kepada capres dan cawapres, untuk membawa suasana politik kita menuju 2024.... paling banter anget dikit, syukur bisa adem," ujar Jokowi, melansir akun YouTube Setpres, Senin (21/11/2022).
Baca Juga: Bupati Adil Laporkan Mantan Bupati Meranti Irwan Nasir, Perkara Apa?
Jokowi tetap mempersilakan para kandidat untuk berdebat soal gagasan atau ide yang membangun, bukan yang menyebabkan perpecahan.
"Debat gagasan, debat ide, membawa negeri ini lebih baik silakan. Tapi jangan sampai panas, apalagi membawa politik SARA, tidak, jangan. Politisasi agama tidak, jangan," ucap Jokowi.
Menurut beliau, Indonesia sudah banyak pengalaman, merasakan dampak dari politisasi agama yang berkepanjangan dan sangat berbahaya bagi keutuhan bangsa.
"Kita hindari ini, lakukan politik gagasan, politik ide, tapi jangan politik SARA, politisasi agama, politik identitas, jangan, berbahaya bagi negara Indonesia yang beragam," tutur Jokowi.