Menkes Sentil Orang Kaya Pakai BPJS, Warganet Tak Terima: Bukannya Buat Semua Kalangan?

Mamagini Suara.Com
Kamis, 24 November 2022 | 16:06 WIB
Menkes Sentil Orang Kaya Pakai BPJS, Warganet Tak Terima: Bukannya Buat Semua Kalangan?
YouTube/Sekretariat Presiden

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjadi sorotan publik usai pernyataannya dalam rapat kerja Komisi IX DPR RI pada Selasa (22/11/2022) lalu. Dirinya blak-blakan menyentil penggunaan BPJS yang dianggap tidak tepat sasaran.

Menkes menyebut bila penggunaan BPJS oleh orang kaya dan konglomerat sebagai penyebab pembengkakan biaya yang harus ditanggung oleh BPJS. Dirinya pun menyebut bila seharusnya para orang kaya bisa menambah asurasi swasta selain BPJS agar manfaat yang didapat bisa lebih banyak.

"Untuk nasabah-nasabah yang kaya dia harusnya bisa menambah dengan mengkombinasikaniuran jaminan sosial BPJS Kesehatan dengan swasta. Dan yang bersangkutan harus bayar sendiri," ucap Budi seperti dikutip dari akun Instagram Lambe_Turah.

Hal ini lantaran Budi kerap mendengar banyak orang kaya bahkan konglomerat mendapatkan perawatan kesehatan dari layanan BPJS Kesehatan. Hal ini mengakibatkan keadaan keuangan BPJS Kesehatan minus.

Budi juga berencana untuk menyortir ulang siapa saja yang berhak mendapatkan manfaat BPJS Kesehatan. Ia berencana menyortir dengan pertimbangan penggunaan listrik di rumah. Bagi masyarakat yang memiliki kVA lebih dari 6600 maka penggunaan BPJS dianggap tidak tepat.

"Saya mau lihat tagihan PLN bayarnya berapa kVA. Kalau kVAnya udah di atas 6600 ya pasti itu adalah orang yang salah," ungkapnya tegas.

Sontak saja pernyataan ini mencuri perhatian publik. Pasalnya kampanye BPJS untuk segala kalangan pernah digalakan beberapa waktu lalu. Pun peserta BPJS yang dianggap orang kaya ini juga membayar iuran mereka.

Seorang warganet menulis, "Kan BPJS bukannya buat semua kalangan? Karena diwajibkan punya. Malah pernah denger 'jangan malu pakai BPJS'. Sekarang kok orang kaya malah ga boleh pake. jadi yang bener BPJS itu buat seluruh rakyat Indonesia apa rakyat miskin aja?"

"Emang kenapa sih? Kan juga ikut iuran? Lagi pula kemarin yang mewajibkan bikin BPJS siapa? Ente kadang-kadang ente," komentar warganet lain.

Baca Juga: Koalisi Indonesia Bersatu Berpotensi Gagal Deklarasikan Capres -Cawapres, Pengamat Ungkap Penyebabnya

"Pak setau saya BPJS itu buat yang sakit, buat yang berobat. Bukan buat yang miskin aja atau yang kaya aja. Wong penyakit ga milih-milih kamu miskin atau kaya lho pak. Kalau sakitnya parah yang kaya juga lama-lama bisa miskin pak kalo gak boleh pake BPJS. Coba logikanya dipake pak," tambah warganet yang berbeda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI