Elektabilitas Anies Baswedan Masih Kalah dari Prabowo tapi Mampu Curi Pendukung Jokowi

Mamagini

Kamis, 08 Desember 2022 | 20:43 WIB
Elektabilitas Anies Baswedan Masih Kalah dari Prabowo tapi Mampu Curi Pendukung Jokowi
Anies Baswedan ]Youtu

Lembaga Survei Jakarta (LSJ) menyebut elektabilitas Anies Baswedan masih kalah dengan Prabowo. Prabowo berada diposisi puncak dengan angka elektabilitas 32,3 persen. 

Anies berada di peringkat kedua dengan elektabilitas 20,5 persen. Kemudian disusul Ganjar di peringkat ketiga dengan elektabilitas 19,7 persen.

"Sejak survei LSJ bulan Januari 2022, Prabowo selalu berada dalam posisi teratas dan elektabilitasnya terus meningkat," ujar Peneliti LSJ Iqbal Mawardi dalam paparan survei secara daring di Jakarta, Rabu 7 Desember 2022, yang dikutip dari wartaekonomi.

Meskipun elektabilitas Anies Baswedan masih kalah, LSJ mengungkap survei lain terkait angka pendukung.

Menurut dia, pendukung Jokowi pada Pemilu 2019 beralih memilih Anies Baswedan sekitar 14,8 persen.

Selain itu, pendukung Jokowi juga berpindah ke 34,2 ke Prabowo Subianto pada Pemilu 2024 mendatang.

Kemudian berpindah ke Ganjar Pranowo 32,4 persen, dan 18,6 persen memilih tokoh-tokoh lain dan yang belum menentukan pilihan.

“Hasilnya, sebanyak 34,2 persen pendukung Jokowi mengaku akan memilih Prabowo Subianto,” kata dia.

Iqbal Mawardi menjelaskan angka tersebut didapat dari survei dengan analisis secara cross-tabulation untuk mengetahui arah pendukung Jokowi pada Pilpres 2019 akan mengarahkan pilihannya pada Pilpres 2024 nanti.

"Hingga kini pendukung Jokowi masih cenderung bersifat cair, namun sebagian besar dari mereka cenderung memindahkan dukungannya pada Prabowo jika Ketua Umum Partai Gerindra maju pada Pilpres 2024 nanti," jelasnya.

Menurutnya sinyal-sinyal dukungan dari Presiden Jokowi kepada Prabowo dapat mempengaruhi pilihan para pendukungnya jelang Pilpres 2024.

“Sedangkan bagi para pendukung Jokowi yang bermigrasi ke Prabowo memandang Ganjar sebagai sosok potensial untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Prabowo,” kata dia.


Metode pengambilan sampel

Survei ini melibatkan 1.220 responden di 34 Provinsi Indonesia, yang dilakukan pada tanggal 15-26 November 2022.

Metode pengambilan sampel menggunakan teknik acak bertahap atau multistage random sampling. 

Tingkat kesalahan atau margin of error yang diterapkan sebesar ±2,81 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anies Safari Politik ke Papua, Didoakan kalau Balik Lagi 2024 Sudah Dikawal Paspampres

Anies Safari Politik ke Papua, Didoakan kalau Balik Lagi 2024 Sudah Dikawal Paspampres

News | Kamis, 08 Desember 2022 | 20:04 WIB

Keluarga Presiden Jokowi Gelar Pengajian Jelang Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono

Keluarga Presiden Jokowi Gelar Pengajian Jelang Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono

Surakarta | Kamis, 08 Desember 2022 | 19:45 WIB

Ketika Polisi Jadi Kusir Kereta Kuda di Kirab Pengantin Putra Bungsu Presiden Jokowi

Ketika Polisi Jadi Kusir Kereta Kuda di Kirab Pengantin Putra Bungsu Presiden Jokowi

Jakarta | Kamis, 08 Desember 2022 | 19:27 WIB

Terkini

Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter

Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 01:00 WIB

Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas

Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:27 WIB

KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah

KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:27 WIB

Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa

Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:20 WIB

Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil

Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:11 WIB

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca

Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 23:51 WIB

Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel

Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel

Banten | Kamis, 11 Juni 2026 | 23:15 WIB

Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?

Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?

Sumsel | Kamis, 11 Juni 2026 | 23:11 WIB

Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran

Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran

Kalbar | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:53 WIB