Kepala Biksu Umat Buddha di Tibet, Dalai Lama meminta maaf atas aksi yang dinilai menjijikan terhadap seorang anak.
Dalam video yang beredar di media sosial ia meminta seorang anak lelaki mencium bibir dan menghisap lidahnya.
"Yang Mulia meminta maaf kepada bocah itu dan keluarganya, juga kepada banyak temannya di seluruh dunia, atas luka yang mungkin ditimbulkan oleh kata-katanya," demikian pernyataan yang diposting pada akun Twitter resmi milik Dalai Lama.
Setelah video itu beredar, aksi Dalai Lama dianggap netizen sangat menjijikan hingga menyebutnya sebagai pelecehan seksual terhadap anak.
Melansir suara.com, video itu bermula viral di Twitter yang memperlihatkan lelaki berkepala plontos dengan setelah busana biksu merah dan oranye memegang tangan seorang anak lelaki yang usianya diperkirakan 8 hingga 9 tahun.
Setelah memegang tangannya, Dalai Lama lantas memonyongkan bibirnya dengan isyarat minta dibalas ciuman, setelah sedikit dibalas. Dalai Lama berkata meminta anak tersebut menjilat atau menghisap lidah yang dijulurkan.
Anak yang tidak tahu apa-apa itu hanya bisa menuruti perkataan orang paling nomor satu paling berpengaruh di Tibet itu.
Reaksi netizen banjir di media sosial, mereka menuding Dalai lama telah melakukan pelecehan terhadap anak.
"Saatnya menyelidiki dan menggali kejahatannya terhadap anak di bawah umur, meski hanya ada sedikit peluang," timpal @mumbaiactor.
Baca Juga: Niat Sholat Tarawih Ramadhan Sendiri dan Berjamaah, Latin Lengkap dengan Artinya