Denny Sumargo terlahir dari keluarga dengan agama yang berbeda-beda. Sementara Denny sendiri memilih menjadi nasrani atau non muslim.
Namun, dalam perjalanan masa kecilnya, Denny mengungkapkan pernah mencoba belajar ngaji.
Sayangnya hal itu tidak berlanjut karena ia dibully saat belajar mengaji. Menurutnya karena ia berlatar belakang etnis Cina.
"Gue belajar ngaji sore-sore dan menikmati, karena hal itu bagian dari proses bertumbuh masa kecil gue. Tapi karena gue China digebukin cuy," kata pria yang akrab disapa Densu ini, dikutip dari Suara Denpasar - jaringan Suara.com, Selasa (11/4/2023).
Denny mengaku sedikit trauma mengingat masa-masa dibully tersebut.
"Lu enggak cocok. Agama lu sono. Serius loh. Makanya gua bingung waktu gua kecil. Gua masuk agama, kok gua malah bonyok ya," sambung dia.
Meskipun tak dapat kesempatan mengaji, pebasket mengaku masih hafal beberapa surat di Al-Qur'an seperti Al Fatihah dan Al Ikhlas.
Bagi Denny dunia islam bukanlah hal asing, karena ia sudah terbiasa hidup di tengah-tengah perbedaan. Keluarganya pun banyak yang menganut agama Islam.
Baca Juga: Komisi III DPR Usul Satgas Bentukan Komite TPPU Jajaki Kerja Sama dengan KPK dan Kejaksaan