Beredar kabar yang menarasikan bahwa Mahfud MD mengungkapkan jika penangkapan Jhonny G Plate hanyalah upaya menjegal Anies Baswedan dalam Pilpres 2024.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 240 ribu pengikut bernama LIDAH RAKYAT melalui sebuah video yang diunggah pada 19 Mei 2023.
"Di Ungkap Mahfud Md Secara GamblangPenangkapan Jhony Plate Hanya Upaya Untuk Jega Anies Baswedan" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Senin (22/5/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar thumbnail berupa foto yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"BLAK2AN MAHFUD MD BONGKAR SEMUA
PENANGKAPAN JHONY PLATE HANYA UPAYA UNTUK JEGAL ANIES PILPRES"
Namun begitu, apakah benar Mahfud MD mengungkapkan bahwa penangkapan Jhonny G Plate hanyalah upaya menjegal Anies Baswedan dalam Pilpres 2024?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait pernyataan Mahfud MD terkait kasus korupsi Jhonny G Plate.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Mahfud MD menyebut penangkapan Jhonny G Plate hanya sebagai upaya menjegal Anies Baswedan dalam Pilpres 2024.
Baca Juga: Dipanggil DPP PDIP, Gibran Dapat Oleh-oleh 2 Buku Dari Hasto Kristiyanto
Faktanya, berdasarkan penelusuran, Mahfud MD tidak pernah menyebut penangkapan Jhonny G Plate hanyalah upaya menjegal Anies Baswedan dalam Pilpres 2024.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan Mahfud MD menyebut penangkapan Jhonny G Plate hanya upaya menjegal Anies Baswedan dalam Pilpres 2024 merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].