Suporter Masih Doyan Ricuh, Erick Thohir: Apa Kita Mau Dihukum Lagi oleh FIFA?

Mamagini

Senin, 17 Juli 2023 | 14:29 WIB
Suporter Masih Doyan Ricuh, Erick Thohir: Apa Kita Mau Dihukum Lagi oleh FIFA?
Presiden Jokowi saat bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri BUMN Erick Thohir saat menonton pertandingan Timnas Indonesia melawan Timnas Argentina

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menekankan pentingnya kolaborasi suporter dalam transformasi sepak bola Indonesia. Ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap kericuhan yang masih terjadi pada awal BRI Liga 1 2023/2024 yang baru berlangsung tiga pekan. Insiden kericuhan melibatkan suporter dalam pertandingan Persis Solo vs Persebaya Surabaya, PSM Makassar vs Dewa United, dan Persik Kediri vs Arema FC.

Pada laga Persik vs Arema, kerusuhan terjadi karena suporter Persik menemukan suporter Arema yang menyelinap masuk ke stadion saat penonton tandang dilarang. Selain itu, kericuhan juga terjadi antara suporter tuan rumah dalam dua pertandingan lainnya.

Erick Thohir, yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN, mengajak suporter untuk aktif berpartisipasi dalam membenahi sepak bola Indonesia. Salah satu langkah yang diinginkan adalah menghindari terjadinya kerusuhan selama berlangsungnya kompetisi. Ia mengingatkan bahwa FIFA masih mengawasi Indonesia dan memberlakukan larangan suporter tandang selama dua tahun.

Erick berpesan bahwa suporter harus menjadi bagian dari transformasi ini. Ia menyoroti peristiwa Kanjuruhan yang belum sepenuhnya selesai dan pengawasan FIFA yang akan berlangsung selama dua tahun mendatang. Hal tersebut mengakibatkan larangan suporter tandang untuk sementara waktu.

"Ada lagi kerusuhan, Persik-Aremania, tiba-tiba ada suporter tamu datang yang jelas-jelas kesepakatan FIFA dengan pemerintah Indonesia, kesepakatan Liga dengan Kepolisian tidak ada suporter tamu,” tutur Erick dikutip dari Bolatimes.

Erick Thohir menyatakan kekhawatirannya jika insiden kericuhan terus berulang dan tidak ada perubahan positif selama pengawasan FIFA. Ia menegaskan bahwa jika tidak ada introspeksi dari suporter, klub, dan panitia penyelenggara, konsekuensi berupa sanksi bisa menimpa Indonesia.

Melalui pernyataan ini, Erick Thohir mengajak seluruh pihak untuk menghindari peristiwa serupa dan berkomitmen untuk membawa perubahan positif dalam sepak bola Indonesia.

"Kalau ini (kericuhan) terus menerus, tidak ada introspeksi diri, baik dari suporter, dari klub, tim yang menjadi panitia tamu, percaya sama saya, (akan) dihukum. Apa kita mau dihukum lagi?” ucap Erick Thohir.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kaget Sama Atmosfer Liga Indonesia, Pemain Jepang Sebut Suporter Tanah Air Terlalu "Cepat Panas"

Kaget Sama Atmosfer Liga Indonesia, Pemain Jepang Sebut Suporter Tanah Air Terlalu "Cepat Panas"

Mamagini | Senin, 17 Juli 2023 | 08:11 WIB

6 Fakta Aksi PSSI untuk Hadapi Sanksi AFC Terkait Final SEA Games 2023: Ajukan Banding, Denda Ditanggung Organisasi

6 Fakta Aksi PSSI untuk Hadapi Sanksi AFC Terkait Final SEA Games 2023: Ajukan Banding, Denda Ditanggung Organisasi

Mamagini | Sabtu, 15 Juli 2023 | 13:59 WIB

Shin Tae-yong Tak Adakan Pemusatan Latihan Meski AFF U-23 2023 Sudah Dekat, Apa Sebab?

Shin Tae-yong Tak Adakan Pemusatan Latihan Meski AFF U-23 2023 Sudah Dekat, Apa Sebab?

Mamagini | Sabtu, 15 Juli 2023 | 12:55 WIB

Terkini

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:37 WIB

12 Cara Membersihkan Makeup Waterproof dengan Efektif

12 Cara Membersihkan Makeup Waterproof dengan Efektif

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:30 WIB

115 Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

115 Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:28 WIB

Hari Ketujuh, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda hingga 6.010 NM Persegi

Hari Ketujuh, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda hingga 6.010 NM Persegi

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:25 WIB

×