"Korban ini ikut juga main investasi gitu, dia lebih banyak berhasil dan mungkin korban dianggap lebih banyak duitnya, jadi (pikir pelaku) dengan menguasai ATM-nya bisa selesaikan utang saya (pelaku). Setelah diambil, dompet diambil dicoba ke ATM karena tidak tahu PIN-nya akhirnya diblok," sambungnya.
Seperti diketahui Muhammad Naufal Zidan (19), mahasiswa Universitas Indonesia (UI) ditemukan tewas di kosannya di wilayah Kukusan, Beji, Kota Depok. Naufal Zidan merupakan mahasiswa Fakultas Sastra Rusia Universitas Indonesia (UI).
Mayat korban ditemukan dalam kondisi yang mengerikan terbungkus dalam dua lapis plastik sampah hitam di bawah kolong tempat tidur. Kamar tersebut berantakan, tetapi terlihat sudah dibersihkan sebelumnya.
Setelah penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi, pelaku Altafasalya Ardnika Basya (23) yang ternyata merupakan senior korban di kampus, berhasil ditangkap dalam waktu 3 jam. Pelaku dan korban merupakan adik kelas satu jurusan di Fakultas Sastra Rusia dan saling mengenal.