Sejarah Lagu Halo-Halo Bandung yang Diduga Dijiplak Malaysia Jadi Hello Kuala Lumpur

Mamagini

Selasa, 12 September 2023 | 21:09 WIB
Sejarah Lagu Halo-Halo Bandung yang Diduga Dijiplak Malaysia Jadi Hello Kuala Lumpur
Sejarah Lagu Halo-Halo Bandung ((Pemkot Bandung))

Masyarakat Indonesia dibuat meradang dengan kemunculan lagu 'Hello Kuala Lumpur' yang diduga menjiplak lagu nasional Halo-Halo Bandung

Lagu yang diunggah di akun YouTube Lagu Kanak TV tersebut memiliki nada yang mirip dengan lagu Halo-Halo Bandung. Hanya saja, liriknya diganti sehingga menggambarkan kota Kuala Lumpur.

Tak heran kalau masyarakat Indonesia merasa marah. Pasalnya, lagu 'Halo-Halo Bandung' merupakan lagu nasional yang menggambarkan perjuangan bangsa Indonesia. 

Seperti apa sejaran lagu 'Halo-Halo Bandung' ini?

Lagu 'Halo-Halo Bandung' diciptakan oleh Ismail Marzuki, terinspirasi dari pengalamannya yang mendalam dengan kota Bandung, termasuk pertemuan dan pernikahannya dengan Eulis Zuraidah, rekannya di grup musik saat berada di kota tersebut.

Awalnya, lagu tersebut dinyanyikan dalam bahasa Sunda. Namun dalam perjalanannya, lirik diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia selama periode pendudukan Jepang untuk menumbuhkan semangat kebangsaan.

Lirik lagu kembali mengalami modifikasi setelah peristiwa dramatis saat Ismail dan istrinya terpaksa mengungsi dari Jakarta ke Bandung karena invasi pasukan Inggris.

Tragisnya, selama berada di Bandung, mereka mendapat perintah dari pasukan sekutu untuk meninggalkan kota itu akibat peristiwa bersejarah yang dikenal sebagai Bandung Lautan Api, yang terjadi pada tanggal 24 Maret 1946.

Saat itu, Ismail Marzuki menyanyikan lagu itu sambil menggubah ulang lirik akhirnya untuk mencerminkan situasi saat itu, menggambarkan Bandung sebagai "lautan api" dan memanggil orang-orang untuk merebut kembali kota mereka.

Proses penciptaannya ini menjadikan lagu 'Halo Halo Bandung' tidak hanya sebagai simbol kenangan indah bagi Ismail Marzuki, tetapi juga sebagai simbol perlawanan dan nasionalisme yang mendalam.

Itulah sejarah lagu 'Halo-Halo Bandung' karya Ismail Marzuki yang saat ini diduga dijiplak oleh Malaysia dan diganti judulnya menjadi Hello Kuala Lumpur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Lirik Lagu Hello Kuala Lumpur yang Diduga Menjiplak Lagu Halo-Halo Bandung

Ini Lirik Lagu Hello Kuala Lumpur yang Diduga Menjiplak Lagu Halo-Halo Bandung

Mamagini | Selasa, 12 September 2023 | 19:15 WIB

Warganet Geram, Beredar Lagu Hello Kuala Lumpur yang Diduga Menjiplak Lagu Halo-Halo Bandung

Warganet Geram, Beredar Lagu Hello Kuala Lumpur yang Diduga Menjiplak Lagu Halo-Halo Bandung

Mamagini | Selasa, 12 September 2023 | 19:08 WIB

Lagu Hello Kuala Lumpur Dituding Jiplak Halo Halo Bandung, Netizen: Liriknya Jelek Banget

Lagu Hello Kuala Lumpur Dituding Jiplak Halo Halo Bandung, Netizen: Liriknya Jelek Banget

Sumbar | Selasa, 12 September 2023 | 20:35 WIB

Terkini

Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?

Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB

Clara Bernadeth dan Dayinta Melira Dalami Karakter Sampai Konsultasi ke Ahlinya | NGORBIT

Clara Bernadeth dan Dayinta Melira Dalami Karakter Sampai Konsultasi ke Ahlinya | NGORBIT

Video | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:30 WIB

Diguyur Hujan, Ratusan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Gejayan Gelar Seruan Bersama

Diguyur Hujan, Ratusan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Gejayan Gelar Seruan Bersama

Jogja | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:28 WIB

Kenapa Jennifer Coppen Akad Nikah Pakai Binti Ibunya? Begini Hukumnya dalam Islam

Kenapa Jennifer Coppen Akad Nikah Pakai Binti Ibunya? Begini Hukumnya dalam Islam

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:27 WIB

BBM Naik, Kritik Diblokade: Mengapa Hubungan Kita dan Pemerintah Makin Toxic?

BBM Naik, Kritik Diblokade: Mengapa Hubungan Kita dan Pemerintah Makin Toxic?

Your Say | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:20 WIB

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:20 WIB

Jangan Tunggu Hutan Terbakar, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Siaga Karhutla Hadapi El Nino

Jangan Tunggu Hutan Terbakar, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Siaga Karhutla Hadapi El Nino

Jawa Tengah | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:18 WIB

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:11 WIB

Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman

Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman

Bali | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:10 WIB

Sarwendah Kirim Surat Ajak Ruben Onsu Bertemu, Pengacara Jadwalkan Bulan Depan

Sarwendah Kirim Surat Ajak Ruben Onsu Bertemu, Pengacara Jadwalkan Bulan Depan

Entertainment | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:10 WIB