Sudaryono Tutup 833 Dapur MBG, Tapi Akar Masalahnya Belum Tersentuh

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Rabu, 29 Juli 2026 | 12:22 WIB
Sudaryono Tutup 833 Dapur MBG, Tapi Akar Masalahnya Belum Tersentuh
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono melakukan inspeksi mendadak di sejumlah SPPG di Bogor, Jumat (24/7/2026).
baca 10 detik
  • Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono menutup ratusan dapur dan memecat ratusan pegawai terkait masalah program Makan Bergizi Gratis.
  • Dosen UGM menilai penunjukan pengelola dapur sarat KKN sehingga program tidak adil dan membebani anggaran negara.
  • Pemerintah didesak mereformasi rantai pasok pangan lokal serta merampingkan anggaran program untuk wilayah tertinggal.

Suara.com - Gebrakan awal Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, yang menutup 833 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta memecat 261 pegawai non-ASN dinilai belum menyentuh akar masalah. 

Langkah tersebut dipandang baru sekadar pintu masuk awal untuk merombak total pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini carut-marut.

"Semoga ini menjadi pembuka jalan untuk terus membenahi carut marutnya program MBG," kata Dosen Manajemen Kebijakan Publik (MKP) UGM, Agustinus Subarsono, Rabu (29/7/2026).

Sorotan tajam mengarah pada tata kelola dan proses seleksi penunjukan pengelola dapur SPPG yang kental dengan benturan kepentingan. Selama ini, mekanisme seleksi yang tertutup dinilai memicu praktik nepotisme, hingga menjadikan dapur penyedia makanan sebagai ajang bagi-bagi lapak bagi kelompok pemilik kekuasaan.

"Aroma KKN terasa kental dalam proses penunjukan SPPG. Dengan demikian, banyak Dapur SPPG dimiliki oleh TNI, Kepolisian, Parpol dan mereka yang memiliki jejaring dengan politisi atau penguasa," ujarnya.

Selain masalah transparansi dapur, Subarsono menyoroti soal skema pendistribusian program MBG yang dianggap mencederai rasa keadilan sosial dan membebani anggaran negara. 

Kebijakan yang memperlakukan sama antara siswa dari keluarga mampu dan tidak mampu dinilai sebagai langkah yang tidak rasional di tengah kondisi keuangan negara yang terbatas.

"Pemerintah melakukan praktik ketidakadilan ketika memperlakukan sama antara murid yang berbeda kondisi sosial ekonominya dengan anggaran negara," tuturnya.

Untuk menekan pembengkakan defisit anggaran APBN, pemerintah didesak melakukan langkah efisiensi ekstrem. Program MBG disarankan tidak lagi dijalankan penuh selama lima hari kerja, melainkan dipangkas dan difokuskan hanya pada wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) serta kelompok miskin di perkotaan.

baca juga

"Mengingat APBN kita mengalami defisit fiskal, maka tidak ada salahnya melakukan perampingan progran MBG dari 5 hari menjadi 3 hari di samping hanya menyasar murid daerah 3T, dan untuk wilayah kota hanya untuk murid dari keluarga miskin," ujarnya.

Perbaikan turut dialamatkan pada sistem rantai pasok bahan pangan yang dinilai masih melenceng jauh dari misi pemberdayaan ekonomi rakyat. 

Sehingga dapur SPPG tidak kemudian lebih memilih berbelanja di pasar modern atau supermarket ketimbang menyerap hasil panen petani lokal, UMKM, maupun BUMDes.

"Kepala BGN perlu membuat regulasi agar semua dapur SPPG mempraktekan rantai pasok dengan petani local atau pengusaha lokal atau UMKM atau Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sehingga akan menghidupkan ekonomi lokal," tegasnya.

Oleh karena itu, BGN di bawah kepemimpinan baru dituntut segera menjalankan reformasi kelembagaan secara menyeluruh. Hal ini mencakup pembentukan lembaga pengawas independen untuk memantau standar SOP dapur serta pengujian model SPPG baru berbasis kantin sekolah dan UMKM.

"Dengan demikian, jalan masih panjang untuk kita mewujudkan program MBG yang ideal. Namun harus dimulai dari sekarang, di bawah Kepala BGN yang baru," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Bappenas: Program MBG Lebih Mendesak Daripada Lapangan Pekerjaan

Menteri Bappenas: Program MBG Lebih Mendesak Daripada Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:28 WIB

DPR Minta BGN Terbitkan Aturan Tertulis Larangan Dapur MBG Pakai MinyaKita dan Gas Melon

DPR Minta BGN Terbitkan Aturan Tertulis Larangan Dapur MBG Pakai MinyaKita dan Gas Melon

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:31 WIB

Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG

Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:05 WIB

Terkini

Dibalik OTT Bupati Pemalang, Camat Turut Diangkut: KPK Sabar Tunggu Rapat Sampai Selesai

Dibalik OTT Bupati Pemalang, Camat Turut Diangkut: KPK Sabar Tunggu Rapat Sampai Selesai

Jawa Tengah | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:26 WIB

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, 21 Orang Diamankan di 3 Kota

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, 21 Orang Diamankan di 3 Kota

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:24 WIB

Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Scorpio Saat Mereka Sedang Marah atau Ngambek?

Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Scorpio Saat Mereka Sedang Marah atau Ngambek?

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:23 WIB

Sudaryono Tutup 833 Dapur MBG, Tapi Akar Masalahnya Belum Tersentuh

Sudaryono Tutup 833 Dapur MBG, Tapi Akar Masalahnya Belum Tersentuh

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:22 WIB

Profil Risya Azzahra Natakusumah, Anak Wakil Gubernur Banten yang Viral di X

Profil Risya Azzahra Natakusumah, Anak Wakil Gubernur Banten yang Viral di X

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:17 WIB

Apakah Cushion OMG Cocok untuk Kulit Berjerawat? Kenali Klaimnya sebelum Membeli

Apakah Cushion OMG Cocok untuk Kulit Berjerawat? Kenali Klaimnya sebelum Membeli

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:14 WIB

Krisis Iklim Sebabkan Warga Indonesia Kehilangan 84 Jam Tidur per Tahun: Apa Dampaknya?

Krisis Iklim Sebabkan Warga Indonesia Kehilangan 84 Jam Tidur per Tahun: Apa Dampaknya?

Health | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:10 WIB

Beli Pulsa dan Paket Data Indosat di BRImo Dapat Cashback 10 Persen

Beli Pulsa dan Paket Data Indosat di BRImo Dapat Cashback 10 Persen

Bri | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:07 WIB

Rakyat Tak Butuh Birokrasi Berbelit dan Pemimpin yang Tak Bekerja

Rakyat Tak Butuh Birokrasi Berbelit dan Pemimpin yang Tak Bekerja

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:06 WIB

Di Tengah Evakuasi Korban Gempa Bumi Kumamoto, Jepang Diterjang Cuaca Panas Ekstrem

Di Tengah Evakuasi Korban Gempa Bumi Kumamoto, Jepang Diterjang Cuaca Panas Ekstrem

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:04 WIB

×