Masa lalu Britney Spears dengan Justin Timberlake menjadi sorotan setelah pengakuan sang diva soal dirinya pernah hamil dengan mantan anggota N'Sync tersebut.
Namun, karena tidak siap menjadi orang tua di usia muda, Britney pun memutuskan untuk mengaborsi bayi hasil hubungannya dengan Justin.
Pengakuan yang menghebohkan publik tersebut tertuang dalam memoar terbaru Britney Spears, The Woman In Me, yang rilis kemarin, Selasa (24/10/2023).
Sontak saja media ramai memberitakan hal tersebut. Bahkan, gara-gara berita ini, pernikahan Justin Timberlake dan sang istri, Jessica Biel, menjadi terguncang.
Melalui media sosialnya, Britney menegaskan kalau memoar yang ditulisnya itu tidak bertujuan untuk menyinggung siapapun.
"Buku saya tidak bertujuan untuk menyinggung siapa pun dengan cara apa pun," tulis Britney, dikutip dari akun Instagram pribadinya.
Britney juga menegaskan kalau itu semua adalah masa lalunya, dan ia sudah move on dengan itu semua.
"Itu aku waktu itu... itu masa lalu!" tegasnya.
Britney pun mengatakan kalau ia tidak suka membaca pemberitaan mengenai dirinya. Ia menyebut bahwa dirinya saat ini sudah move on, dan sudah benar-benar melupakan masa lalunya.
Lebih lanjut, Britney juga mengatakan kalau ia sebenarnya tidak pernah berpikir untuk menulis buku. Tapi pada akhirnya dia memutuskan untuk menerbitkan memoar The Woman in Me.
Baca Juga: Benarkah Luhut Mundur dari Posisi Menko? Ini 4 Faktanya
"Ini sebenarnya adalah buku yang saya tidak tahu perlu ditulis. Meskipun beberapa orang mungkin tersinggung, buku ini telah memberi saya penutup dalam segala hal demi masa depan yang lebih baik!" ungkap pelantun lagu Toxic itu.
Ia hanya berharap buku memoar tersebut bisa menginspirasi orang-orang yang pernah mengalami hal sama dengannya.
“Mudah-mudahan saya bisa mencerahkan orang-orang yang merasa sendirian dalam banyak kasus atau terluka atau disalahpahami,” katanya.
"Sekali lagi, motifku menulis buku ini bukanlah untuk menceritakan pengalaman masa laluku..." ungkap Britney.