Dugaan Psikolog Forensik soal Kematian 1 Keluarga di Kalideres: Kombinasi Pembunuhan dan Bunuh Diri

manado

Minggu, 20 November 2022 | 13:46 WIB
Dugaan Psikolog Forensik soal Kematian 1 Keluarga di Kalideres: Kombinasi Pembunuhan dan Bunuh Diri
Penampakan saat polisi menggelar olah TKP kasus satu keluarga tewas di Kalideres, Jakbar. (Suara.com/Yaumal)

Kematian satu keluarga di Kalideres masih menjadi misteri dan teka teki hingga saat ini. Berbagai kejanggalan muncul dari kematian satu keluarga itu, sampai-muncul dugaan dari kriminolog bahwa korban bisa jadi menganut ajaran apokaliptik.

Sehubungan dengan hal tersebut, psikolog forensik Reza Indragiri memiliki pandangan tersendiri dari kematian misterius satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat.

Reza menjelaskan soal faktor atau penyebab kematian ke dalam 4 kategori, yakni NASH (Natural/alami, Accident/kecelakaan, Suicide/bunuh diri, Homicie/dibunuh).

Dalam kasus ini, dia menduga bahwa kematian tersebut adalah kombinasi dari suicide/bunuh diri dan homicide/pembunuhan.

Dia memberikan contoh dan mengandaikan bahwa tiga orang dalam keluarga itu dipaksa lapar dan tidak diperbolehkan makan hingga akhirnya mereka meninggal dunia.

Sementara pihak yang memaksa lapar dan melarang makan diduga ikut menghabisi hidupnya sendiri.

"Maka alih-alih ini faktor alami (kelaparan), justru terkesan sebagai kombinasi antara suicide (bunuh diri) dan homicide (pembunuhan)," jelas Reza dikutip dari metrotvnews, Minggu (20/11/2022).

Reza menjelaskan bahwa tepatnya diawali oleh pembunuhan, yang kemudian diikuti oleh bunuh diri.

Kendati demikian, Reza menyebut bahwa dugaan itu merupakan pikiran spekulatif. Artinya, dugaan itu satu dari sekian opsi yang tetap perlu diuji oleh pihak kepolisian.

baca juga

Dugaan kombinasi pembunuhan dan bunuh diri itu dijelaskan Reza dari kondisi rumah dan jasad korban.

Pertama adalah kondisi rumah korban relatif dalam keadaan tertata rapi. Meski ada tumpukan sampah, hal itu tak berarti adanya perkelahian atau kekerasan.

Lalu, yang kedua adalah pihak keluarga yang sengaja memutuskan aliran listrik. Dalam hal ini, keluarga disinyalir tak ingin aliran listrik tetap menyala dan memunculkan kewajiban finansial.

Selanjutnya, Reza menyebutkan soal kondisi jenazah korban yang berada di titik-titik tertentu dengan kondisi cenderung tertata.

"Dari tiga hal ini, saya berspekulasi bahwa entah sebagian atau seluruh jenazah tersebut semasa hidup memang berniat untuk rest in peace, mengakhiri hidup mereka dengan penuh kedamaian," jelas Reza.

"Dengan kata lain, tidak ada kegaduhan, tidak ada kepanikan, tidak ada ketakutan, tidak ada pergesekan yang bisa kita pandang sebagai hal-hal yang negatif atau hal-hal yang paling tidak mencurigakan dari sistem penegakan hukum," pungkasnya.

Reza lalu menyebutkan bahwa penemuan buku-buku agama soal dugaan penganut apokaliptik, justru bisa memperkuat spekulasinya soal sejumlah korban yang memang berniat untuk mengakhiri hidup mereka secara sengaja dengan situasi damai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

10 Hari Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Penyebab Masih Jadi Misteri

10 Hari Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Penyebab Masih Jadi Misteri

Cianjur | Minggu, 20 November 2022 | 07:00 WIB

Kesaksian Terbaru Kasus Keluarga Kalideres: Anak Diperiksa hingga Dugaan Sekte Sesat

Kesaksian Terbaru Kasus Keluarga Kalideres: Anak Diperiksa hingga Dugaan Sekte Sesat

News | Sabtu, 19 November 2022 | 21:15 WIB

Penyebab Tewasnya Sekeluarga Kalideres Bukan karena Kelaparan, Psikolog Forensik : Kombinasi Pembunuhan dan Bunuh Diri

Penyebab Tewasnya Sekeluarga Kalideres Bukan karena Kelaparan, Psikolog Forensik : Kombinasi Pembunuhan dan Bunuh Diri

Mamagini | Sabtu, 19 November 2022 | 21:11 WIB

Motif Kematian 4 Anggota Keluarga di Kalideres Terungkap, Tim Forensik RS Polri Beberkan Penyebabnya

Motif Kematian 4 Anggota Keluarga di Kalideres Terungkap, Tim Forensik RS Polri Beberkan Penyebabnya

Cianjur | Sabtu, 19 November 2022 | 17:36 WIB

Ini Ajaran Santhara yang Diduga Dianut Keluarga yang Tewas di Kalideres: Tak Makan 35 Hari Sebelum Mati

Ini Ajaran Santhara yang Diduga Dianut Keluarga yang Tewas di Kalideres: Tak Makan 35 Hari Sebelum Mati

Depok | Sabtu, 19 November 2022 | 16:39 WIB

Muncul Dugaan Penyebab Sekeluarga Tewas di Kalideres, Apa Itu Ritual Santhara?

Muncul Dugaan Penyebab Sekeluarga Tewas di Kalideres, Apa Itu Ritual Santhara?

Video | Sabtu, 19 November 2022 | 16:30 WIB

Terkini

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

×