Pakar komunikasi politik Lely Arrianie turut menyoroti pidato Jokowi soal pernyataannya terkait ciri-ciri pemimpin yang memikirkan rakyat.
Tak sedikit publik yang menilai ciri-ciri, salah satunya adalah rambut putih, adalah merujuk pada sosok Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Akan tetapi, menurut Lely cici-ciri tersebut tidak bisa dimaknai dengan monotafsir ditunjukkan kepada Ganjar semata.
"Setiap orang punya persepsi untuk memaknai. Boleh saja Ganjar senang, tapi kalau Ganjar kan keningnya belum berkerut. Kalau itu dianggap sebagai kode, artinya tidak monotafsir," terang Lely, dikutip dari wartaekonomi.co.id (jaringan Suara.com) pada Selasa (29/11/2022).
Lely menyampaikan bahwa hal itu berarti Jokowi hanya melakukan PHP (pemberi harapan palsu).
"Artinya, semua di PHP-in itu. He-he-he. Seolah-olah dia mengendorse. Padahal, konteksnya itu bisa disimpulkan, misal jangan pilih yang korupsi," sambungnya.
Selain itu, ciri fisik rambut putih dan kerutan di wajah itu, nilai Lely, bukanlah pernyataan yang serius. "Pernyataan itu biar lucu-lucu," yakinnya.
Karena, jika ia menyebut ciri fisik lain, bisa membuat banyak orang tersinggung.
"Misal, banyak orang dilantik langsung gendut gitu ya, untung enggak ngomong gitu, kalau ngomong gitu, banyak lagi yang tersinggung," terang Lely.
Baca Juga: Ferdy Sambo Minta Maaf ke Anggota Polri: Adik-Adik Ini Tidak Salah, Saya yang Salah
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi memberikan pesan kepada ribuan relawan untuk memilih pemimpin di 2024 mendatang.
Hal itu disampaikan Jokowi melalui pidatonya ketika mengumpulkan relawan di stadion GBK pada Sabtu (27/11/2022).
Menurut penuturan Jokowi, seorang pemimpin terlihat dari bagaimana penampilannya.
Pertama, Jokowi menyebut bahwa seorang pemimpin yang memikirkan rakyatnya akan terlihat dari rambutnya.
Kemudian, ia menyinggung ‘rambut putih’ yang disebutnya sebagai pemimpin yang memikirkan rakyat.
Kedua, Jokowi meminta relawan untuk hati-hati memilih pemimpin yang berwajah ‘cling’. Apabila pemimpin tidak ada kerutan di wajah, Presiden Jokowi meminta agar para relawan berhati-hati.