Rupiah Terus Tertekan, Bank Indonesia Sebut Belum Ada Rapat Darurat

M Nurhadi

Selasa, 09 Juni 2026 | 09:31 WIB
Rupiah Terus Tertekan, Bank Indonesia Sebut Belum Ada Rapat Darurat
Ilustrasi Bank Indonesia (Unsplash/nimbostratus)
baca 10 detik
  • Otoritas moneter memastikan bakal menyelenggarakan Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan sesuai jadwal.
  • BI tetap melangsungkan rapat koordinasi rutin mingguan
  • Bank Indonesia berkomitmen penuh untuk terus mengawal dan melakukan intervensi taktis terhadap pergerakan mata uang Garuda di pasar valuta asing.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan agenda evaluasi kebijakan moneter sesuai dengan kalender kerja yang telah ditetapkan sebelumnya.

Otoritas moneter memastikan bakal menyelenggarakan Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan sesuai jadwal, yakni pada tanggal 17 hingga 18 Juni 2026 mendatang.

Di samping agenda bulanan tersebut, bank sentral juga akan tetap melangsungkan rapat koordinasi rutin mingguan yang terjadwal setiap hari Selasa dan Kamis seperti biasa.

Kalangan pelaku pasar keuangan global sebelumnya sempat berspekulasi dan mempertanyakan kemungkinan adanya rencana pelaksanaan rapat darurat di luar jadwal resmi (off-cycle meeting), guna merespons tren pelemahan nilai tukar rupiah yang kian tajam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam beberapa waktu terakhir.

Guna menenangkan gejolak psikologis para pemilik modal di pasar keuangan dalam negeri, Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menyatakan bahwa otoritasnya tidak akan tinggal diam.

Bank Indonesia berkomitmen penuh untuk terus mengawal dan melakukan intervensi taktis terhadap pergerakan mata uang Garuda di pasar valuta asing.

Langkah pengawasan reguler ini diambil secara konsisten dengan tujuan utama untuk mencegah terjadinya fluktuasi nilai tukar yang terlalu ekstrem atau berlebihan (excessive fluctuations).

Lebih lanjut, dari sudut pandang analisis makro, Destry memaparkan bahwa tren kejatuhan nilai tukar rupiah baru-baru ini sebenarnya masih berada dalam koridor yang sejalan dengan koreksi performa yang tengah menimpa berbagai mata uang di negara-negara berkembang lainnya (emerging market currencies).

Dalam Laporan BNI Sekuritas, pelemahan mata uang regional tersebut secara linier dipicu oleh faktor eksternal dominan yang berasal dari luar negeri.

baca juga

Tekanan utama bersumber dari melesatnya indeks dolar AS (DXY) yang menguat tajam di pasar internasional, yang diperparah oleh tren kenaikan tingkat imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (U.S. Treasury yields) yang terus merangkak naik ke level tertinggi baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Uang Tunai dan Dana Perbankan Tetap Melimpah, BI Catat Uang Primer Tumbuh 14,2%

Uang Tunai dan Dana Perbankan Tetap Melimpah, BI Catat Uang Primer Tumbuh 14,2%

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:07 WIB

IDRX: Stablecoin Rupiah Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia

IDRX: Stablecoin Rupiah Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:32 WIB

Prabowo dalam Tekanan! Media Asing Sebut Anies Baswedan Saat Rupiah dan IHSG Kompak Jebol

Prabowo dalam Tekanan! Media Asing Sebut Anies Baswedan Saat Rupiah dan IHSG Kompak Jebol

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 18:35 WIB

Rupiah-IHSG Ambruk, Purbaya Akui Kelemahannya Ada di Komunikasi Pemerintah

Rupiah-IHSG Ambruk, Purbaya Akui Kelemahannya Ada di Komunikasi Pemerintah

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 18:28 WIB

Kepercayaan Investor Asing Hilang, Rupiah dan IHSG Kompak Melemah Hari Ini

Kepercayaan Investor Asing Hilang, Rupiah dan IHSG Kompak Melemah Hari Ini

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 16:52 WIB

Rupiah Jeblok ke Rp 18.100, Purbaya Ungkap Nasib Utang Pemerintah dan Subsidi Energi

Rupiah Jeblok ke Rp 18.100, Purbaya Ungkap Nasib Utang Pemerintah dan Subsidi Energi

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 16:42 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×