Biadab! Kekerasan Seksual di Tempat Kerja, Terduga Pelaku Atasan Korban

manado

Rabu, 30 November 2022 | 14:37 WIB
Biadab! Kekerasan Seksual di Tempat Kerja, Terduga Pelaku Atasan Korban
Ilustrasi seksual (Shutterstock).

Pelecehan seksual dan pemerkosaan bisa terjadi pada siapapun. kapanpun dan dimanapun. Relasi kuasa yang membuat ‘atasan’ merasa superior dan  menggunakan hak prerogatifnya dengan seenaknya. 

Bukan hanya ketika ada kesempatan seorang pelaku pelecehan bisa melakukan aksinya, tapi bisa jadi terencana, tersistematis. 

Biasanya orang-orang melakukannya secara sistematis ini adalah ‘predator’ yang punya seribu cara untuk melakukan aksi bejatnya.

Seperti halnya yang terjadi baru-baru ini. Beredar sebuah unggahan yang menginformasikan kekerasan seksual di tempat kerja. Mulanya, kabar tersebut merupakan unggahan story Instagram @tubagusagnia_.

Kemudian diposting ulang lewat akun Twitter dengan nama pengguna @txtdarisisange.

“Saya akan share cerita ini berdasarkan persetujuan korban dan keluarganya. Tanpa ada paksaan apapun,” cuit narasi pada unggahan dikutip pada Rabu, (30/11/2022).

Pemilik akun bercerita bahwa, kekerasan seksual itu terjadi pada Sabtu, (26/11/2022) di wilayah Bogor, Jawa Barat.

Terduga pelaku merupakan owner di bidang jasa sekaligus seorang MC yang namanya sudah tidak asing lagi di Kota Hujan itu, karena kerap sekali mengisi banyak event. Sedangkan, korban adalah bawahan terduga pelaku.

“Sabtu, 26 November 2022 aksi bejatnya dilakukan. Kebetulan saya bersama 3 orang tim dicabut menjadi tim di salah satu wedding organizer lain. Event kami ada di Sentul. Di hari bersamaan, pelaku mengajak korban untuk LO-MC,” tuturnya.

baca juga

Tak menaruh curiga apapun, korban mengiyakan ajakan terduga pelaku yang meminta datang ke kos terduga, dengan dalih briefing. Kos tersebut juga menjadi basecamp tim WO.

“Korban mengiyakan ajakannya. Dalam kondisi itu korban tidak mengetahui ternyata eventnya pukul 13.00 WIB,” ungkap pemilik akun.

“Di situ kelakuan bejatnya terjadi. Korban bersaksi dipaksa dan tidak bisa berbuat apapun, karena kaget dan tenaga pelaku lebih kuat,” lanjutnya.

Usai melancarkan aksi bejatnya, terduga pelaku meminta korban bekerja profesional serta datang ke acara WO pukul 13.00 WIB tersebut.

Merasa tertekan dengan kondisi yang bercampur aduk, korban lantas menghubungi pemilik akun, meminta untuk dijemput.

“Saya yang sedang event di Sentul, bergegas menjemput korban setelah event selesai. Sepanjang  jalan dan sampai malam, korban hanya menangis dan tidak berani untuk speak up ke siapapun. Korban berani cerita ke saya antarkan pulang ke rumah,” katanya.

Sebelum tiba di rumah korban, terduga pelaku ternyata sudah ada di rumah korban. Pemilik akun menyebut kalau terduga pelaku telah mendoktrin keluarga korban dan mengarang cerita yang tidak sesuai fakta. Bahkan, terduga pelaku mengatakan jika korban dan pemilik akun melakukan hal yang melenceng di tempat kerja.

Dengan keadaan mental down dan seisi rumah yang berpihak kepada pelaku, korban pun teriak dan menangis pergi dari rumah. Pelaku membuntuti korban.

Di tengah kaburnya, korban sempat menelpon pemilik akun untuk menjemput lalu diantar ke kos temannya.

“Karena sudah lemas dan tidak bisa berhenti berjalan karena dibuntuti oleh pelaku. Sedangkan korban sudah muak untuk melihat pelaku,” cuitnya.

Keesokan harinya, korban pulang ke rumah dan menceritakan semua kejadian kekerasan seksual yang menimpa dirinya kepada keluarganya.

Tengah malam korban hanya menangis dan tidak mau pulang ke rumah.  Rumah yang dianggapnya tempat aman malah menjadi tempat mencekam. Semua cerita yang diputarbalikan oleh terduga pelaku akhirnya terbantahkan dengan pengakuan korban.

Pelaku diminta datang ke rumah korban untuk mengkonfirmasi apa yang terjadi oleh orang tua korban. Tak habis pikir, terduga malah mengatakan bahwa perbuatannya dilakukan suka sama suka.

“Pelaku justru menuduh korban yang nyosor duluan dan memojokan korban seolah korban adalah sosok yang bejat,” ujar dia lagi.

Namun, semua terbantahkan lewat pengakuan korban dan beberapa chat pelaku. 

Sampai saat ini, keluarga korban merasa terpukul dan akan berdiskusi untuk jeratan apa yang pantas untuk pelaku. Kabarnya keluarga juga akan melapor ke polisi.

“Karena kelakuannya, saya meminta netizen yang budiman untuk membantu memberi sanksi sosial kepada pelaku,” pintanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Semua Anggota Polisi di Sulawesi Selatan Diperintahkan Tembak di Tempat Pelaku Pembusuran

Semua Anggota Polisi di Sulawesi Selatan Diperintahkan Tembak di Tempat Pelaku Pembusuran

Sulsel | Rabu, 30 November 2022 | 14:06 WIB

Identitas Keluarga yang Tewas Diracun di Magelang: Ayah Pensiunan Kemenkeu, Anak Sempat Kerja di Bank

Identitas Keluarga yang Tewas Diracun di Magelang: Ayah Pensiunan Kemenkeu, Anak Sempat Kerja di Bank

News | Rabu, 30 November 2022 | 12:11 WIB

Jumlah Pengungsi Korban Gempa Cianjur Capai 108.720 Jiwa, Titik Pengungsian ada 39.985, Berikut Rinciannya

Jumlah Pengungsi Korban Gempa Cianjur Capai 108.720 Jiwa, Titik Pengungsian ada 39.985, Berikut Rinciannya

Bogor | Rabu, 30 November 2022 | 13:30 WIB

Kunjungi Langsung Korban Gempa Cianjur, Gaya Lesti Kejora Yang Hedon Saat Berikan Bantuan Rp500 Juta Jadi Sorotan

Kunjungi Langsung Korban Gempa Cianjur, Gaya Lesti Kejora Yang Hedon Saat Berikan Bantuan Rp500 Juta Jadi Sorotan

Bogor | Rabu, 30 November 2022 | 11:50 WIB

Terkini

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:20 WIB

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:18 WIB

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:54 WIB

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:38 WIB

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:34 WIB

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:26 WIB

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:23 WIB

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:22 WIB

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:17 WIB

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:10 WIB

×