Perihal Nama-nama Jawa di Kota Metro

Metro

Sabtu, 21 Mei 2022 | 11:19 WIB
Perihal Nama-nama Jawa  di Kota Metro
Tropen Museum

Di masa lalu, Lampung termasuk salah satu daerah yang dijadikan tujuan perpindahan penduduk dari Jawa. Gelombang kedatangan penduduk dimulai pada 1905-an oleh Pemerintah Hindia Belanda dan dinamakan kolonisasi. 

Agar membuat nyaman, para kolonis mengusulkan agar tempat tinggal baru mereka dinamakan dengan nama wilayah yang sebelumnya mereka ting- gali di Jawa. Usul itu pun disetujui Pemerintah Hindia Belanda. Oleh sebab itu, banyak nama dae- rah di Lampung yang  sama  dengan  nama  daerah di Pulau Jawa. Dari situ bisa kita perkirakan asal muasal penduduk di situ, misalnya Pekalongan, Way Jepara, ataupun Bagelan. 

Melansir penjelasan Burhanuddin, salah seorang pengurus Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL), mengatakan, kedatangan rombongan kolonisasi ke di Lampung kala sedikit banyak menyebabkan terjadinya percampuran budaya. Perkenalan dengan budaya baru, menurut Burhanuddin semakin memperkaya budaya lokal Lampung sendiri. Akulturasi budaya terjadi dengan sendirinya.

Hal itu juga terjadi Metro, sebagai daerah kolo- nisasi hubungan antara masyarakat di daerah ini cukup berjalan dengan harmonis. Metro mampu berkembang menuju kemajuan dengan keberagaman etnik dan budaya. Menariknya   nama-nama daerah di Metro seperti nama kelurahan atau  dusun berbau kosakata bahasa Jawa. Bagaimanapun asal-usul daerah atau toponimi menjadi bagian yang tak terpisahkan bagi perkembangan suatu masyarakat.

Pemberian nama yang sama persis itu bukan tanpa alasan. Pemberian  nama  daerah  yang persis sama dilakukan untuk mengobati rindu para transmigran dengan daerah asalnya. Alasan lainnya agar mereka merasa tetap berada di Jawa meskipun telah pindah.  Dengan begitu, mereka  tetap  betah di Lampung. Nama nama di Kota Metro memiliki kemiripan dengan daerah yang ada di Pulau Jawa, antara lain Kauman, Bantul, Karang Rejo, Sumber Sari, Margo Rejo, Iringmulyo dll.

Adanya nama yang mirip dengan nama tempat Pulau Jawa, menjadi bukti sejarah bahwa te- lah terjadi transmigrasi. Pada penggunaan bahasa, mereka juga banyak masih memakai Bahasa Jawa. Pemberian nama berbau Jawa di Metro ini memiliki keterkaitan dengan asal-usul daerah mereka di Jawa. Misalnya kelompok warga yang menempati daerah Kauman, rata-rata juga berasal dari daerah Kauman. Masih banyak lagi nama- nama dan tempat di Metro yang memiliki kemiripan dengan Pulau Jawa sebagai dampak dari Kolonisasi Sukadana  dan transmigrasi yang terjadi di Lampung. 

Hal ini membuat daerah ini kaya akan budaya dan adat istiadat. Termasuk dalam hal pemberian nama-nama tempat dan daerah. Nama-nama yang ada di Kota Metro adalah bukti sejarah yang membuktikan terjadinya transmigrasi dari Pulau Jawa ke Lampung Nama dan bahasa yang mirip dan pengelompokan penduduk yang juga sama dengan daerah asalnya dahulu. Sehingga nama daerah asalnya itu lalu juga mempengaruhi nama tempat tinggalnya di Metro.

Saat ini nama-nama tersebut masih digunakan di berbagai daerah yang ada di Kota Metro. Adat istiadat dan budaya seperti Bahasa Jawa juga masih kental digunkan di Metro. Hal ini berlaku sebagai upaya melestarikan kebudayaan dan sama dari nenek moyang mereka. Keberadaan budaya daerah ini, menjadi penting dalam upaya mem- perkuat jati diri sebagai bangsa yang multikultur. Dari hal ini diharapkan akan tercipta masyarakat yang harmonis. Sebagimana semboyan negara ini Bhineka Tunggal Ika.

Agista Andriyani ( Guru IPS SMP Islam Darul Muttaqin Metro)
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Toponimi, Bahasa, dan Warisan Budaya

Toponimi, Bahasa, dan Warisan Budaya

Your Say | Selasa, 18 Juli 2023 | 10:46 WIB

Membangun Kota dengan Identitas Kuat: Peran Geografi Perkotaan dan Toponimi

Membangun Kota dengan Identitas Kuat: Peran Geografi Perkotaan dan Toponimi

Your Say | Selasa, 06 Juni 2023 | 15:55 WIB

Menyingkap Pesona Toponimi: Jendela Puitis Geografi

Menyingkap Pesona Toponimi: Jendela Puitis Geografi

Your Say | Minggu, 04 Juni 2023 | 21:00 WIB

Mengenal Peran Kita dalam Penyelenggaraan Nama Rupabumi Melalui Aplikasi SINAR

Mengenal Peran Kita dalam Penyelenggaraan Nama Rupabumi Melalui Aplikasi SINAR

Your Say | Senin, 26 September 2022 | 13:50 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×