Tutup AOE 2022, Mendag Siap Bantu Pasarkan Produk UMKM ke Pasar Internasional

Metro

Minggu, 24 Juli 2022 | 00:02 WIB
Tutup AOE 2022, Mendag  Siap Bantu Pasarkan Produk UMKM ke Pasar Internasional
Kemendag (suara.com)

Metro, Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan mengapresiasi gelaran Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2022 dan pihaknya siap membantu memasarkan produk-produk UKM ke pasar internasional. Hal ini disampaikannya saat menutup AOE 2022 di JCC Senayan Jakarta, Jumat (22/07/2022).  

Zulkifli Hasan mengapresiasi Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang telah mampu menghadirkan kegiatan pameran tahunan yang tahun ini merupakan ke-17 kalinya.

"Pameran ini penting untuk memperkenalkan produk-produk unggulan kita. Dari pameran inilah kita bisa mendapatkan data-data buyer maupun investor yang nanti bisa ditindaklanjuti menjadi konsumen besar. Sekali lagi apresiasi untuk Apkasi, tambah sukses dan jaya selalu," katanya.

Zulhas, sapaan Menteri Perdagangan ini juga mengajak kita semua mensyukuri setelah melewati 2 tahun pandemi, kondisi di tanah air makin kondusif dan makin melandai kasus Covid-19-nya, bahkan ini sudah masuk ke endemi, bukan lagi pandemi sehingga acara AOE 2022 ini bisa ramai dikunjungi. Namun ia tetap mengingatkan agar kita semua tetap waspada, dengan terus membiasakan diri dengan protokol kesehatan dan gaya hidup sehat. 

“Yang kedua, kita syukuri juga walaupun pandemi berlangsung 2 tahun, ekonomi Indonesia masih tumbuh di atas 5%, lebih baik dibanding Tiongkok 4,8%, Singapura 3,4%, Korea Selatan 3,07% yang bahkan AS pun hanya 4,29%. Kalau hari ini PDB kita US$ 1,3 triliun maka 20 tahun lagi diharapkan bisa mencapai US$ 3.500 hingga US$ 4.000 triliun dan kalau sudah masuk ke US$ 4.000 Indonesia akan masuk ke tataran negara maju di dunia, insya Allah,” katanya. 

Menariknya, sambung Zulhas, yang menopang ekonomi nasional ini adalah sektor UMKM, sebanyak 61% dengan menyumbangkan serapan tenaga kerja sebanyak 97%. Untuk itu, lanjutnya, Kementerian Perdagangan mengembangkan apa yang disebut jalan tol-way agar UMKM ini baik di dalam dan luar bisa berkembang dengan cepat.

“Pertama untuk segmen di dalam negeri, kita akan mengembangkan sejuta UMKM, yang mana sejuta UMKM yang sudah ada akan dikembangkan dengan berbagai program pemerintah seperti KUR dan lain-lain, serta kolaborasi dengan pengusaha-pengusaha besar yang saling menguntungkan,” katanya lagi.

Zulhas mengaku telah mengajak dialog dengan pengusaha-pengusaha ritel yang memiliki jaringan hingga ke kampung-kampung untuk diajak kerjasamanya mendorong UMKM. Ia berujar, keberadaan usaha ritel besar ini tentu ini kita dukung dan tidak kita ganggu. Mereka ini memiliki gudang logistik di kabupaten masing-masing provinsi, dan supplier dan bentuk dukungannya mereka akan diwajibkan melalui Permendag yang sedang digodog sekarang, untuk membina warung-warung yang ada di sekitarnya.

Zulhas menambahkan bahwa Kemendag juga tengah menjalin kerjasama dengan internasional untuk membuka jalur-jalur distribusi yang baru.

baca juga

"Dulu hub kita itu terpusat di Singapura untuk pasar Eropa, Amerika dan itu sudah bagus. Sekarang ini, kita akan bikin hub yang baru yakni melalui Dubai. Dengan melalui hub ini, nantinya kita bisa memasarkan produk-produk ke pasar Timur Tengah dan Afrika. Afrika ini memiliki populasi 1 miliar, apa saja dibeli. Kalau Pak Bupati kirim makanan, pakaian, hasil pertanian dibeli sama mereka, dan ini potensinya masih bisa melebar lagi hingga ke Asia Tengah dan Eropa Timur, termasuk India, Bangladesh dan Pakistan. Itu semua adalah pasar yang sangat besar sekali dan mereka punya uang," kata Zulhas.

Langkah-langkah yang telah diambil ini, sambung Zulhas, tentu perlu kerjasama dengan pemerintah daerah, para bupati, para UKM dan pengusaha besar untuk bersama-sama bergerak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Percepat Ekspor, Mendag Zulhas Pertimbangkan Hapus DMO / DPO CPO

Percepat Ekspor, Mendag Zulhas Pertimbangkan Hapus DMO / DPO CPO

News | Jum'at, 22 Juli 2022 | 11:10 WIB

AOE 2022 Resmi Dibuka Mendagri, Ketua Apkasi: Momentum Pemulihan Ekonomi Nasional

AOE 2022 Resmi Dibuka Mendagri, Ketua Apkasi: Momentum Pemulihan Ekonomi Nasional

Sumbar | Kamis, 21 Juli 2022 | 12:58 WIB

Apkasi Otonomi Expo 2022 Resmi Dibuka, Sutan Riska: Momentum Pemulihan Ekonomi Nasional

Apkasi Otonomi Expo 2022 Resmi Dibuka, Sutan Riska: Momentum Pemulihan Ekonomi Nasional

News | Kamis, 21 Juli 2022 | 12:54 WIB

Terkini

Manfaat Azelaic Acid untuk Memudarkan PIE, PIH dan Meredakan Rosacea di Usia 30+

Manfaat Azelaic Acid untuk Memudarkan PIE, PIH dan Meredakan Rosacea di Usia 30+

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 18:05 WIB

Tak Ada Lagi 'Bayar Mahal Berangkat Cepat', Mekanisme Lunas Tunda Ganti Haji Khusus Resmi Dihapus

Tak Ada Lagi 'Bayar Mahal Berangkat Cepat', Mekanisme Lunas Tunda Ganti Haji Khusus Resmi Dihapus

News | Kamis, 10 September 2026 | 18:04 WIB

Bitcoin Cs Kompak Merah, Indeks CFX10 Turun 1,26 Persen

Bitcoin Cs Kompak Merah, Indeks CFX10 Turun 1,26 Persen

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 18:03 WIB

Negeri Kabut dan Pesta Imajinasi Seno Gumira Ajidarma

Negeri Kabut dan Pesta Imajinasi Seno Gumira Ajidarma

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 18:00 WIB

Risiko Bisnis Makin Rumit, Tata Kelola Jadi Penentu

Risiko Bisnis Makin Rumit, Tata Kelola Jadi Penentu

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:59 WIB

Menkeu Purbaya Mau Tahu Apa Alasan Otorita IKN Minta Tambah Anggaran Rp15,8 Triliun

Menkeu Purbaya Mau Tahu Apa Alasan Otorita IKN Minta Tambah Anggaran Rp15,8 Triliun

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:58 WIB

Raih Golden Trophy, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko Berbasis ESG

Raih Golden Trophy, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko Berbasis ESG

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:58 WIB

Industri Kejar Efisiensi, Perpanjang Umur Aset Jadi Strategi Baru

Industri Kejar Efisiensi, Perpanjang Umur Aset Jadi Strategi Baru

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:58 WIB

Banjir Kepung Medan, Puluhan Warga Mengungsi

Banjir Kepung Medan, Puluhan Warga Mengungsi

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 17:56 WIB

Tepis Isu Suap Jaksa Agung, Kejagung Pastikan BAP Rp40 Miliar Tan Kian Bukan dari Tim 9

Tepis Isu Suap Jaksa Agung, Kejagung Pastikan BAP Rp40 Miliar Tan Kian Bukan dari Tim 9

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:56 WIB

×