Virtual Reality Permudah Siswa Temukan Minat dan Pengalaman Kerja

Metro | Suara.com

Sabtu, 30 Juli 2022 | 08:09 WIB
Virtual Reality Permudah Siswa Temukan Minat dan Pengalaman Kerja
Virtual Reality Permudah Siswa Temukan Minat dan Pengalaman Kerja (Kemdikbudristek)

Metro, Suara.com-Hadirnya teknologi virtual reality (VR) tak dimungkiri kian mempermudah aktivitas masyarakat. Teknologi ini memungkinkan orang memasuki dunia virtual dengan bantuan perangkat lunak atau aplikasi yang tersambung dengan sebuah perangkat berupa kaca mata virtual (VR box) yang menutup mata, sehingga yang memakainya dibawa ke dalam dunia virtual yang berisi kumpulan obyek-obyek virtual.

Momen ini pun tak luput dimanfaatkan oleh pendidikan vokasi yang bertujuan menyiapkan sumber daya manusia unggul dan kompeten melalui proses pembelajaran berbasis proyek.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati, mengatakan, kementerian mendorong kolaborasi dari satuan pendidikan ini untuk menciptakan kesempatan lebih luas bagi siswa vokasi terjun ke dunia kerja.

"Jadi Vokasiland ini bukan akhir, justru ini adalah permulaan untuk inovasi-inovasi yang lebih berkembang ke depan. Harapannya, akan tumbuh teknologi dan inovasi yang bisa menjawab kebutuhan masyarakat," katanya saat membuka Mahakarya Vokasi, “Vokasiland : Road to Hakteknas 2022”, di Surabaya, Jawa Timur (28/7).

Menggandeng Pijar Foundation, SMK Raden Umar Said (RUS) Kudus, Jawa Tengah, membesut sebuah alat VR untuk memudahkan peserta didik menemukan minat ataupun memudahkan dirinya mempelajari kondisi pekerjaan di lapangan tanpa harus terjun secara langsung.

“Awal mulanya kami mengerjakan proyek ini adalah karena adanya keresahan bagaimana agar siswa/siswi SMK dapat diterima bekerja di industri. Permasalahannya, inisiatif atau soft skill kurang. Mereka agak kagok ketika langsung praktik di industri, mungkin takut akan kesalahan,” jelas Creative Director RUS Animation, Ivan Nadi, saat gelar wicara bertajuk “VR Cloud Lab” pada ajang kolaborasi Mahakarya Vokasi, “Vokasiland : Road to Hakteknas 2022” tersebut.

Misalnya di jurusan animasi, tutur Ivan, banyak divisi di jurusan tersebut yang membutuhkan penguasaan bidang ilmu berbeda. Di samping bagaimana produk ini juga dapat menyampaikan informasi secepat mungkin. “Kita juga mau agar yang berada di wilayah pelosok turut mendapatkan informasi yang terkini,” jelasnya.

Senada dengan Ivan, CTO Pijar Foundation, Ahmad Ataka, menambahkan, salah satu penyebab kesulitan tersebut adalah peserta didik yang belum dapat membayangkan bidang ilmu yang akan ditempuh atau akan fokus di mana. Maka dari itu, menurut Ahmad, siswa perlu diberikan pengetahuan sedini mungkin tentang opsi di masa depan.

“Di sisi akses, kami fokus bersama-sama maju, berani bermimpi, hingga mendapatkan pilihan karier yang cocok,” ujarnya.

Ahmad menjelaskan, pemanfaatan VR dibutuhkan untuk mendapatkan tampilan dan rasa hingga siswa serasa melakukan sendiri di lapangan.

“Jadi, mereka dapat melihat langsung dunia baru. Peran VR ini amat krusial karena mendapatkan pengalaman yang berbeda,” ujar Ahmad.

Ahmad berharap, produk teknologi VR ini dapat memberikan manfaat bagi para siswa di masa depan. “Misalnya di kelas 10 mereka dapat diperkenalkan dengan berbagai bidang ilmu yang ingin ditempuh,” ujarnya.

Hadirnya teknologi ini sejatinya juga tak lepas dari kolaborasi. Pihak SMK RUS menyediakan konten, lalu diolah oleh Pijar Foundation.

“Teknisnya kami kolaborasi dengan menyediakan konten. Namun, konten harus ada analisis terlebih dahulu hingga butuh kerja sama dengan yang lainnya. Hasil ini mempermudah proses pembelajaran. Hingga nantinya, bisa terbayang juga bagaimana bekerja di industri. Kami membuat contoh dengan memperlihatkan suasana dan produk,” terang Ivan.

Ivan menjelaskan, pihaknya terlebih dahulu menyusun susunan cerita (storyline) layaknya sebuah film agar menarik. Adapun jumlah anggota tim yang terlibat sekitar 10-15 siswa SMK. “Lalu masukkan penjelasan hingga penutup berupa survei. Misalnya ketika mengambil jurusan animasi, cocoknya di mana,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gernas BBI Perkuat Kemitraan Pendidikan Vokasi dan UMKM

Gernas BBI Perkuat Kemitraan Pendidikan Vokasi dan UMKM

| Jum'at, 29 Juli 2022 | 15:05 WIB

Porseni Politeknik 2022 Bangun SDM Vokasi yang Sehat, Sportif, Kreatif, dan Berkarakter

Porseni Politeknik 2022 Bangun SDM Vokasi yang Sehat, Sportif, Kreatif, dan Berkarakter

| Sabtu, 16 Juli 2022 | 01:19 WIB

Pendidikan Vokasi, Pendaftaran Peserta Didik SKB Negeri Surabaya Dibuka Sampai 24 Juli

Pendidikan Vokasi, Pendaftaran Peserta Didik SKB Negeri Surabaya Dibuka Sampai 24 Juli

Jatim | Sabtu, 02 Juli 2022 | 17:13 WIB

Terkini

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:43 WIB

Dakwaan Jaksa Soal Dugaan Gratifikasi dan TPPU Tak Terbukti, Eks Sekretaris MA Pilih Mubahalah

Dakwaan Jaksa Soal Dugaan Gratifikasi dan TPPU Tak Terbukti, Eks Sekretaris MA Pilih Mubahalah

Jakarta | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:41 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Regional Office Palembang Kucurkan KUR Rp 2,34 Triliun

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Regional Office Palembang Kucurkan KUR Rp 2,34 Triliun

Sumsel | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:37 WIB

Krisis Sampah Berakhir? 7 Fakta Pemkab Serang 'Gempur' TPS3R demi Lingkungan Bersih

Krisis Sampah Berakhir? 7 Fakta Pemkab Serang 'Gempur' TPS3R demi Lingkungan Bersih

Banten | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:32 WIB

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:31 WIB

Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol

Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol

Bola | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:27 WIB

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:22 WIB

Akhirnya! 7 Titik Biang Macet Puncak Bogor Mulai Dieksekusi, Simak Lokasinya

Akhirnya! 7 Titik Biang Macet Puncak Bogor Mulai Dieksekusi, Simak Lokasinya

Bogor | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:22 WIB

Arus Balik Memuncak: Tol MBZ Mulai Diserbu Pemudik, Volume Kendaraan Naik Drastis

Arus Balik Memuncak: Tol MBZ Mulai Diserbu Pemudik, Volume Kendaraan Naik Drastis

Jabar | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:16 WIB

Gubernur Sulsel Ajak Saudagar KKSS Pulang Kampung: Bangun Daerah dengan Prinsip Kebaikan

Gubernur Sulsel Ajak Saudagar KKSS Pulang Kampung: Bangun Daerah dengan Prinsip Kebaikan

Sulsel | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:10 WIB