Pemberdayaan UMKM Kunci Peningkatan Penggunaan Produk Lokal

Metro | Suara.com

Sabtu, 03 September 2022 | 21:15 WIB
Pemberdayaan UMKM Kunci Peningkatan Penggunaan Produk Lokal
Pemberdayaan UMKM Kunci Peningkatan Penggunaan Produk Lokal (Kemenparekraf)

Metro, Suara.com-  Pemberdayaan UMKM adalah kunci peningkatan penggunaan produk lokal Hal tersebut disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam kegiatan "Morning Coffee #3" yang diinisiasi Kompas bekerja sama dengan APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) di Rumah Makan Raasaa Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Sabtu (3/9/2022),

Sandiaga mengatakan bahwa saat ini, permintaan produk dalam negeri meningkat sekitar 500 sampai 800 triliun. Namun dari sisi supply masih mengalami kendala untuk memenuhi tingginya permintaan masyarakat, alhasil produk impor menjadi pilihan lain.

"Kuncinya adalah pemberdayaan agar kontribusi ekosistem UMKM semakin besar," kata  Sandiaga.

Persoalan lainnya adalah produk-produk dalam negeri sering kali memiliki kualitas yang belum mumpuni, sehingga mengurangi minat masyarakat untuk menggunakan produk dalam negeri. Hal ini pun direspons dengan tegas oleh Menparekraf Sandiaga. Menurutnya justru kekurangan ini harus didukung dengan berbagai masukan dan saran yang membangun.

"Kita memang berpihak kepada barang-barang buatan Indonesia tapi kalau dipakainya tidak enak bagaimana? Tidak nyaman? Sepatunya bikin lecet? Justru harus dipakai, karena kalau tidak dipakai, mereka (pelaku ekraf) tidak mendapat feedback untuk mengubah desainnya, atau cuttingan dan lain sebagainya," ujarnya.

"Sepatu yang saya pakai sudah tiga tahun bersama saya, pertama kali pakai juga lecet, tapi karena ikut marathon dan saya memberikan masukan dimana kekurangan produknya, lama-kelamaan semakin baik," ujar Sandiaga.

Dengan begitu pelaku ekonomi kreatif bisa meningkatkan kualitas produk mereka, yang akan berdampak terhadap peningkatan penggunaan produk dalam negeri.

"Dan angkanya jelas (penggunaan produk dalam negeri) akan menambah pertumbuhan ekonomi sebesar 1,71 persen dan akan menambah jumlah lapangan kerja hingga dua juta. Mudah-mudahan kita bisa wujudkan ini sehingga di tahun 2024 ada 4,4 juta lapangan kerja baru dan berkualitas," ujar Sandiaga.

Sementara itu Ketua APEKSI Bima Arya menyampaikan pemberdayaan pelaku ekonomi kreatif memang perlu dilakukan untuk mengatasi persoalaan supply side.

"Mulai dari hulu hingga ke hilir yang berkaitan dengan peningkatan kapasitas, kompetensi, literasi digital, hingga sertifikasi. Sementara dari sisi pemerintah perlu adanya roadmap TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga evaluasi Perkada (Peraturan Kepala Daerah) yang masih belum bersahabat untuk dicarikan solusinya," pungkas Bima.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gelaran Kawan Nusantara 2022 Jadi Wujud Nyata BRI Dukung Pelaku Kreatif

Gelaran Kawan Nusantara 2022 Jadi Wujud Nyata BRI Dukung Pelaku Kreatif

Sulsel | Sabtu, 03 September 2022 | 16:06 WIB

Terkini

Masuk Kerja Lagi Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Melawan 'Magical' Biar Nggak Malas Gerak

Masuk Kerja Lagi Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Melawan 'Magical' Biar Nggak Malas Gerak

Jakarta | Kamis, 26 Maret 2026 | 23:25 WIB

Bank Sumsel Babel Ingatkan Bahaya Modus Penipuan Pasca Lebaran, Ini yang Harus Diwaspadai

Bank Sumsel Babel Ingatkan Bahaya Modus Penipuan Pasca Lebaran, Ini yang Harus Diwaspadai

Sumsel | Kamis, 26 Maret 2026 | 23:16 WIB

Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026

Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 26 Maret 2026 | 23:05 WIB

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 23:03 WIB

Hindari Macet Tol Cipali Malam Ini, Pemudik Disarankan Keluar di Cirebon dan Lewat Pantura

Hindari Macet Tol Cipali Malam Ini, Pemudik Disarankan Keluar di Cirebon dan Lewat Pantura

Jakarta | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:58 WIB

Keluhan Pemudik Asal Bogor, Terjebak Macet Horor di Tol Cipali Malam Ini

Keluhan Pemudik Asal Bogor, Terjebak Macet Horor di Tol Cipali Malam Ini

Jabar | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:54 WIB

'Mau Abang Culik?', Bocoran Chat Oknum Kader HMI yang Dikaitkan dengan Dugaan Pelecehan

'Mau Abang Culik?', Bocoran Chat Oknum Kader HMI yang Dikaitkan dengan Dugaan Pelecehan

Jawa Tengah | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:32 WIB

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:31 WIB

Abdul Wahid Disidang, Publik Singgung Dinamika Politik Senggol SF Hariyanto

Abdul Wahid Disidang, Publik Singgung Dinamika Politik Senggol SF Hariyanto

Riau | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:28 WIB

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:27 WIB