Krisis Iklim Ancam Keselamatan Jemaah Haji, Studi Soroti Risiko Heatstroke

Bimo Aria Fundrika

Senin, 11 Mei 2026 | 11:20 WIB
Krisis Iklim Ancam Keselamatan Jemaah Haji, Studi Soroti Risiko Heatstroke
Potret Jemaah Haji yang sedang beribadah di Ka'bah (Pexels/Mustafa Fathy)

Suara.com - Ibadah haji kini menghadapi tantangan baru akibat krisis iklim. Sebuah studi terbaru mengungkap suhu ekstrem di Arab Saudi selama musim haji telah mencapai tingkat yang berbahaya bagi tubuh manusia dan berpotensi mengancam keselamatan jemaah.

Dilansir dari Phys.org pada 8 Mei 2026, studi berjudul When Faith Meets Heat: Climate Change Risks During the Hajj Pilgrimage menyebut kombinasi panas dan kelembapan saat musim haji di Tanah Suci semakin sulit ditoleransi, bahkan oleh orang dewasa yang sehat.

Temuan ini muncul setelah suhu di Masjidil Haram pada 16–18 Juni 2024 mencapai 47 derajat Celsius dan dilaporkan sempat menembus lebih dari 51,8 derajat Celsius.

Kondisi tersebut berdampak fatal. Reuters melaporkan lebih dari 1.300 jemaah meninggal dunia selama pelaksanaan haji 2024, dengan sebagian besar korban diduga mengalami heatstroke atau serangan panas.

Salah satu peneliti studi tersebut, Atta Ullah, mengatakan paparan panas pada 17 Juni 2024 telah melampaui batas kemampuan tubuh manusia untuk bertahan dalam waktu lama di luar ruangan.

“Analisis kami menunjukkan bahwa pada 17 Juni 2024, gabungan efek panas dan kelembaban melampaui ambang batas kemampuan bertahan hidup bahkan untuk orang dewasa muda dan sehat selama kurang lebih empat jam berturut-turut,” ujar Atta.

Menurutnya, dalam kondisi panas ekstrem, tubuh manusia tidak lagi mampu menjaga suhu inti hanya melalui mekanisme berkeringat. Situasi ini membuat aktivitas di luar ruangan tanpa perlindungan menjadi berisiko tinggi bagi kesehatan dan keselamatan jemaah.

Penelitian tersebut juga menyoroti hari Arafah sebagai salah satu rangkaian ibadah haji dengan risiko tertinggi karena jemaah menghabiskan banyak waktu di area terbuka. Karena itu, para peneliti mendorong langkah mitigasi seperti penyediaan area teduh, akses air minum yang cukup, hingga edukasi pencegahan heatstroke bagi jemaah.

Adapun langkah sederhana yang disarankan untuk mengurangi risiko heatstroke antara lain memperbanyak konsumsi air putih, menggunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat, memakai tabir surya, serta menghindari paparan matahari langsung saat suhu terlalu tinggi.

baca juga

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2025, sebanyak 203.149 jemaah asal Indonesia diberangkatkan ke Tanah Suci. Penelitian tersebut memperingatkan bahwa tanpa upaya mitigasi dan penanganan krisis iklim, risiko panas ekstrem selama musim haji diperkirakan akan terus meningkat pada masa mendatang.

Penulis: Natasha Suhendra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Plastik Melonjak! Ini 5 Alternatif Wadah Daging Kurban yang Ramah Lingkungan

Harga Plastik Melonjak! Ini 5 Alternatif Wadah Daging Kurban yang Ramah Lingkungan

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:35 WIB

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:46 WIB

Sampah Hari Ini, Ancaman Masa Depan: Gen Z Tak Boleh Acuh pada Lingkungan

Sampah Hari Ini, Ancaman Masa Depan: Gen Z Tak Boleh Acuh pada Lingkungan

Your Say | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:50 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×