Metro.Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Meski banyak kritikan yang datang, Jokowi menyebut bahwa itu (menaikkan harga BBM) adalah pilhan terakhir untuk mengalihkan subsidi BBM.
Menurut Jokowi, anggaran subsidi pemerintah sudah meningkat 3 kali lipat dari Rp152,5 triliun menjadi Rp502,4 triliun dan itu tentu saja akan terus meningkat. Lebih dari 70 persen subsidi justru dinikmati oleh kelompok masyarakat yang mampu, yaitu pemilik mobil pribadi.
Menurut Jokowi, anggaran subsidi pemerintah sudah meningkat 3 kali lipat dari Rp152,5 triliun menjadi Rp502,4 triliun dan itu tentu saja akan terus meningkat. Lebih dari 70 persen subsidi justru dinikmati oleh kelompok masyarakat yang mampu, yaitu pemilik mobil pribadi.
“Sehingga harga beberapa jenis BBM yang selama ini subsidi akan mengalami penyesuaian,” ungkap Jokowi dalam siaran bertajuk “Konferensi Pers Presiden Jokowi dan Menteri Terkait perihal Pengalihan Subsidi BBM, Sabtu kemarin.
Meski Solar, Pertalite, dan Pertamax mengalami kenaikan harga per 3 September, beberapa jenis BBM nonsubsidi justru mengalami penurunan harga selama Agustus kemarin.
Harga BBM baik subsidi maupun non subsidi pun sudah ditetapkan Pertamina dan berlaku untuk seluruh wilayah di Indonesia. Berikut daftar harga BBM terbaru di Indonesia untuk jenis Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, dan Bio Solar:
1. Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
Harga terbaru Pertalite: Rp 10.000
Harga terbaru Pertamax: Rp 14.500
Harga terbaru Bio Solar: Rp 6.800
Harga terbaru Dexlite: Rp 17.100
Harga terbaru Pertadex: Rp 17.400
Harga terbaru Pertamax Turbo: Rp 15.300
2. Provinsi Sumatera Utara
Harga terbaru Pertalite: Rp 10.000