Metro.Suara.com - Para pengendara baik motor maupun mobil patut waspada saat melewati Jalan Lintas Barat penghubung Kabupaten Lampung Barat dan Pesisir Barat atau Jalan Lintas Liwa-Krui. Sebab, jalan itu rawan longsor terlebih pada musim penghujan.
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Pesisir Barat, dalam waktu dua hari terakhir sudah terjadi dua kali longsor di dua titik Jalin Lintas Liwa-Krui, ruas Pal 7 dan 8, Desa Pelabuhan Mandi.
Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa itu, karena longsor terjadi saat tidak ada kendaraan yang melintas.
Bahkan longsor di salah satu titik nyari menghabiskan setengah badan jalan, sehingga kendaraan harus bergantian jika ingin melintas di ruas jalan itu.
Pihak BPBD sudah berupaya menyingkirkan material longsoran berupa tanah lumpur, bebatuan, hingga pohon tumbang, serta memberi tanda supaya pengendara berhati-hati.
“Pengendara juga kami imbau tidak melanjutkan perjalanan dalam kondisi hujan,” ungkap Kepala BPBD Pesisir Barat Mirza Sahri.
Untuk tindakan antisipasi, BPBD Pesisir Barat telah menyiapkan sejumlah personel reaksi cepat bencana Jalur Liwa-Krui. Selain personel, juga disiapkan alat berat di beberapa titik lokasi rawan longsor dan rawan pohon tumbang. (*)