Fakta Polisi Tembak Polisi di Lampung, Sebelum Ditangkap Tersangka Mengaku Pada Istri

Metro

Rabu, 07 September 2022 | 10:11 WIB
Fakta Polisi Tembak Polisi di Lampung, Sebelum Ditangkap Tersangka Mengaku Pada Istri
Tersangka Aipda Rudi Suryanto usai ditangkap karena kasus pembunuhan rekannya sesama polisi Aipda Ahmad Karnain, pada Senin (5/9/2022) dinihari. (*) (Humas Polres Lampung Tengah)

Metro.Suara.com - Usai menembak Aipda Ahmad Karnain, tersangka Aipda Rudi Suryanto kemudian pulang ke rumah dan memanggil adik-adiknya serta istrinya. Kepada mereka tersangka menceritakan bahwa dirinya baru saja menembak polisi. Istri tersangka pun langsung pingsan begitu mendengar tersangka baru menembak orang.

Lalu tersangka sempat ditelepon Kasi Propam Polres Lampung Tengah Eko Hery Susanto, untuk membuat laporan tentang kematian Aipda Ahmad Karnain.

Tersangka tidak langsung melakukan perintah atasannya itu, namun justru menelpon Aiptu Waluyo selaku Kanit Provos Polres Lampung Tengah dan menyatakan dirinya yang menembak korban. Tersangka lalu ditangkap di rumahnya pada Senin dinihari.

Hal itu terungkap saat polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan Aipda Ahmad Karnain, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Tersangka yang juga merupakan anggota polisi, Aipda Rudi Suryanto, Pejabat sementara (PS) Kanit Provos Polsek Way Pengubuan.

Menggunakan rompi oranye, tersangka Rudi memeragakan 21 adegan dalam rekonstruksi pembunuhan itu. Dari rekonstruksi terungkap fakta baru, yakni tersangka Rudi yang tadinya mengaku menembak korban dengan spontan, ternyata diketahui sudah merencanakan pembunuhan itu.

Menurut Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya dalam keterangan resminya yang dikutip pada Rabu (7/9/2022) mengatakan, rekonstruksi dilakukan di empat TKP (tempat kejadian perkara).

Berikut kronologi lengkap pembunuhan Aida Ahmad Karnain:

1. Peristiwa pembunuhan bermula saat tersangka yang merupakan Pejabat Sementara Kanit Provos sekaligus Kanit SPKT Polsek Way Pengubuan ditelfon sang istri saat sedang piket di kantornya. Kepada tersangka sang istrinya mengeluhkan sakit demam

2. Tersangka langsung meminta izin untuk pulang pada rekan-rekannya yang lain.

baca juga

3. Saat diperjalanan, tersangka justru terus teringat wajah korban karena masalah dendam lama.

4. Seharusnya tersangka langsung pulang, ke rumahnya di Desa Karang Endah, Kecamatan Terbanggi Besar, namun malah membelokkan motor ke arah rumah korban.

5. Korban sempat berhenti di sebuah kebun kosong dan menembakkan sebutir peluru untuk meluapkan emosinya. Hal itu juga dilakukannya untuk mencoba apaka senjatanya berfungsi (dari sini terkuak fakta bahwa pembunuhan itu sudah direncanakan tersangka)

6. Sebelum sampai rumah korban, tersangka sempat mengisi bensin di sebuah SPBU.

7. Begitu sampai di depan rumah korban, tersangka memanggil korban dan begitu mendekat tersangka menembaknya dari luar gerbang.

8. Korban yang tertembak dibagian dada kiri sempat berlari masuk rumah, namun rebah di hadapan istri dan anak-anaknya.

9. Setelah menembak korban, tersangka sempat pergi ke rumah seorang kepala desa untuk membahas bisnis singkong dan curhat masalah hidupnya.

10. Tersangka menceritakan sudah menembak korban pada adik dan istrinya.

11. Tersangka sempat ditelfon atasannya untuk mengurus laporan korban namun tersangka akhirnya mengaku sudah menembak korban pada atasannya.

12. Tersangka ditangkap di rumahnya.

Hasil dari 21 adegan rekonstruksi, menyatakan tersangka Aipda Rudi Suryanto sudah merencanakan pembunuhan pada korban Aipda Ahmad Karnain. Tersangka pun dijerat dengan pasal 340 tentang pembunuhan berencana dengan hukuman seumur hidup hidup atau pidana hukuman mati.

Menurut Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, fakta bahwa pembunuhan itu sudah direncanakan tergambar dari rekonstruksi di wilayah Jalan Lingkar Barat Lampung Tengah. Disana tersangka berhenti sebentar untuk memeriksa apakan pistolnya masih berfungsi.

Caranya? Tersangka menembakkan sekali pistol jenis revolvernya ke arah kebun. Setelah memastikan pistolnya berfungsi, baru tersangka bergerak menuju ke arah rumah korban.

“Pelaku mencoba meletuskan senjatanya diperkebunan singkong. Setelah yakin (senjatanya berfungsi), tersangka langsung menuju ke arah rumah korban. Setelah sampai gerbang rumah, pelaku memanggil korban dan setelah korban mendekat pelaku seketika langsung menembak,” papar Doffie dalam keterangan resminya yang dikutip pada Rabu (7/9/2022).  (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Update Polisi Tembak Polisi: 2 Putrinya Histeris Sambut Kedatangan Jenazah Aipda Karnain

Update Polisi Tembak Polisi: 2 Putrinya Histeris Sambut Kedatangan Jenazah Aipda Karnain

Metro | Senin, 05 September 2022 | 19:20 WIB

Aipda Karnain Ditembak Mati Kanit Provosnya Sendiri, Kapolres Lampung Tengah: Dendam Lama

Aipda Karnain Ditembak Mati Kanit Provosnya Sendiri, Kapolres Lampung Tengah: Dendam Lama

Metro | Senin, 05 September 2022 | 14:17 WIB

Breaking News: Oknum Polisi Penembak Rekannya Ditangkap, Ini Kronologinya Kejadiannya

Breaking News: Oknum Polisi Penembak Rekannya Ditangkap, Ini Kronologinya Kejadiannya

Metro | Senin, 05 September 2022 | 11:55 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×