Kemendikbudristek Dorong Transformasi Literasi Melalui Merdeka Belajar

Metro

Jum'at, 09 September 2022 | 19:01 WIB
Kemendikbudristek Dorong Transformasi Literasi Melalui Merdeka Belajar
Kemendikbudristek Dorong Transformasi Literasi Melalui Merdeka Belajar (Kemdikbusristek)

Metro, Suara.com-  Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Iwan Syahril menyampaikan tema peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) yang dicanangkan UNESCO tahun ini yakni Transformasi Ruang Pembelajaran Literasi sejalan dengan kebijakan Kemendikbudristek yang giat melaksanakan program penguatan literasi, numerasi, dan karakter melalui Merdeka Belajar. .
 
Merdeka Belajar menurut Iwan, secara konseptual bertujuan untuk mewujudkan kompetensi pelajar Indonesia yang mencerminkan profil Pelajar Pancasila.

“Program Merdeka Belajar adalah layanan pendidikan yang berpusat pada peserta didik dengan memberikan keleluasaan pada pendidik dan peserta didik untuk mengembangkan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik,” ucapnya, Kamis (8/9/2022).

Selain meningkatkan akses layanan pendidikan melalui penuntasan buta aksara dan mengatasi anak usia sekolah yang tidak sekolah, lanjut Iwan, program dan layanan pendidikan di Indonesia harus diarahkan untuk menciptakan sistem pembelajaran yang merdeka bagi semua peserta didik, pada setiap jenis dan jenjang pendidikan.

“Hal ini demi terwujudnya manusia Indonesia yang berkualitas menuju peradaban baru 2045 yaitu profil Pelajar Pancasila,” kata Iwan.  

Pada peringatan HAI ini, kata Iwan, penurunan buta aksara adalah salah satu indikator dari keberhasilan atau kemajuan pendidikan di suatu negara.

“Mengacu pada hasil Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susesnas) tahun 2021, angka buta aksara di Indonesia tinggal 1,56 persen atau 2,7 juta orang. Jumlah tersebut menurun jika dibandingkan dengan data buta aksara tahun 2020 dengan angka buta aksara 1,71 persen atau sekitar 2,9 juta orang,” papar Iwan.

Penurunan angka buta aksara telah menjadi komitmen dunia yang tertuang dalam program UNESCO yaitu Suistainable Development Goals (SDG’s) dalam menyukseskan kebijakan Education 2030, khususnya pada Goal 4.6.

Director and Representative UNESCO Office Jakarta, Regional Science Bureau for Asia and The Pacific, Mohammed Djelid memberikan selamat kepada pemerintah Indonesia yang telah bekerja secara efektif melalui program pendidikan yang komprehensif dalam bidang literasi dalam rangka menjamin keberlangsungan pembelajaran berkelanjutan baik selama maupun pascapandemi Covid-19.

“Selamat memperingati Hari Aksara Internasional 2022. Literasi adalah masalah martabat dan hak asasi manusia dan tujuan kita untuk menghasilkan masyarakat yang melek aksara. Ingat tugas kita belum selesai,” ucap Muhammad Djelid.

baca juga

Tema peringatan HAI 2022 yang diangkat UNESCO tahun ini, jelas Mohammed Djelid, memberikan kesempatan kepada dunia untuk memikirkan kembali fondasi yang sangat penting pada ruang pembelajaran literasi untuk membangun ketangguhan dan menjamin kualitas kesetaraan dan pendidikan inklusif bagi semua.

“Hari Aksara Internasional memberikan suatu kesempatan untuk mengakses perkembangan serta memacu momentum bahwa literasi merupakan hak asasi manusia yang memiliki peran dasar dalam mewujudkan masyarakat yang lebih melek huruf serta memiliki wawasan yang lebih terbuka dan keterampilan yang berkelanjutan,” tuturnya.

.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tingkatkan Literasi Digital, Kemendikbudristek dan Twitter Kembangkan Program Literasi Media Sosial

Tingkatkan Literasi Digital, Kemendikbudristek dan Twitter Kembangkan Program Literasi Media Sosial

Metro | Senin, 29 Agustus 2022 | 19:02 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×